Transformasi Industri Olahraga di Indonesia Setelah New Normal Dimulai


1
1 point

Industri Olahraga

               
Secara umum industri kreatif di Indonesia dapat dibagi menjadi empat belas subsektor, yaitu musik, pasar barang seni, penerbitan dan percetakan, periklanan, permainan interaktif, arsitektur, desain, fesyen, film, video dan fotografi, kerajinan, layanan komputer dan peranti lunak, riset dan pengembangan, seni pertunjukan, serta televisi dan radio. Meski belum secara resmi dimasukkan ke dalam subsektor industri kreatif oleh pemerintah, sejatinya olahraga sendiri sebenarnya telah lama menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari industri kreatif. Olahraga dalam berbagai bentuk kegiatannya telah tumbuh menjadi sebuah industri yang memiliki pasar yang sangat besar. Para penggila sepak bola misalnya, akan berusaha memperoleh kaos (jersey) klub sepak bola favoritnya untuk kemudian digunakan dalam setiap acara nonton bareng (nobar).

Sebagai sebuah industri, olahraga tumbuh dan berkembang, maka pada saat yang bersamaan muncul dan berkembanglah berbagai sektor yang mendukungnya. Industri olahraga membutuhkan berbagai industri pendukung baik secara langsung maupun yang tidak langsung. Industri yang secara langsung mendukung industri olahraga jelas dapat dilihat dari berbagai industri yang menghasilkan berbagai produk alat-alat olahraga. Seperti raket, bola, mesin mobil dan sepeda motor, serta lain sebagainya.

Perbandingan performa industri olahraga sebelum dan setelah pandemi.

Masalah yang dihadapi


Dikarenakan pandemi corona banyak perhelatan olahraga berskala besar yang ditunda, atlet profesional akhirnya terpaksa melakukan penjadwalan ulang program latihan agar kebugaran tubuh mereka tetap terjaga selama berada didalam rumah. Ancaman lain yang dirasakan oleh atlet selain ditundanya sejumlah perhelatan olahraga adalah ancaman diputusnya kontrak oleh sponsor yang sebelumnya telah ditandatangani.


Selain atlet profesional, banyak pihak terlibat yang ikut terimbas pandemi corona. Seperti kita ketahui dalam industri olahraga banyak sekali bisnis yang terlibat seperti penyelenggaraan liga, acara, usaha perjalanan, pariwisata, infrastruktur, transportasi, katering, dan penyiaran media. Roda ekonomi yang diputar oleh industri olahraga bernilai sangat fantastis terancam berhenti jika industri olahraga tidak berjalan normal.

                                                                 

Dampak lainnya yang ditimbulkan adalah pada bidang sosio-kultural dalam masyarakat. Kita mengetahui banyak kelompok masyarakat yang sangat menggilai olahraga. Dalam hal ini, olahraga berfungsi untuk membina komunikasi dan membangun jembatan antarkelompok masyarakat dan antargenerasi. Melalui olahraga juga berbagai kelompok masyarakat dapat memainkan peran yang lebih krusial terhadap transformasi dan pengembangan sosial, khususnya dalam masyarakat yang mengalami disintegrasi. Hal ini memungkinkan olahraga digunakan sebagai alat untuk menciptakan peluang belajar dan mengakses populasi yang seringkali terpinggirkan.


Corona juga memberikan dampak ditutupnya pusat olahraga, kolam renang, sanggar tari, stadion, tempat fisioterapi, taman dan tempat olahraga lainnya. Yang berakibat banyak orang tidak dapat melakukan akktifitas olahraga baik secara individu maupun kelompok. Bahkan hanya untuk melakukan kegiatan fisik diluar rumah mereka mengalami hambatan.

Berikut gambar dari dampak dikarenakan pandemi corona :



FHF Chapter 1 – The Dynamics Of Business And Economics

Perbandingan performa industri olahraga di beberapa sistem ekonomi di dunia.

Setiap negara pasti memiliki sistem ekonomi yang berbeda dengan negara lainnya. Tetapi pada dasarnya terdapat tiga sistem ekonomi di dunia ini, Komunisme, Sosialisme dan Kapitalisme. Dan untuk Indonesia, kita menganut sistem ekonomi Pancasila. Berikut perbandingan sistem ekonomi terutama untuk industri olahraga di beberapa negara yang memilki siste ekonomi berbeda.


Korea Utara
(Komunisme)

Indonesia
(Pancasila)

Amerika
(Kapitalisme)

Kepemilikan Bisnis

Industri olahraga sebagian besar dimiliki oleh negara. Bahkan hanya untuk tim olahraga semua dimiliki militer dan negara

Sebagian besar dimiliki oleh swasta dan pemerintah daerah, tetapi untuk pusat olahraganya sebagian besar dimiliki oleh negara.

Sektor swasta menguasai dan mengoperasikan industri olahraga ini.

Persaingan Usaha

Diatur secara ketat oleh negara.

Dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran pasar, tetapi tetap harus mematuhi regulasi dari pemerintah.

Sepenuhnya dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran pasar.

Pembagian Keuntungan

100% diserahkan kepada negara

Keuntungan bebas dialokasikan sesuai porsi kepemilikan. Tetapi setelah pembayaran pajak.

Keuntungan bebas dialokasikan sesuai porsi kepemilikan. Tetapi setelah pembayaran pajak.

Ketersediaan produk

Pilihan sangat terbatas.

Banyak opsi terkait ketersediaan produk.

100% dimiliki dan disediakan oleh swasta. 

Employment Options

Kesempatan sangat terbatas, karena semuanya dimiliki oleh negara.

Pilihan sangat beragam, mulai sebagai atlit ataupun sebagai karyawan di perusahaan yang berkaitan dengan dunia olahraga.

Kesempatan tidak terbatas.

FHF Chapter 2 – Business Ethics And Social Responsibility

Etika Bisnis

Etika bisnis sangat dibutuhkan dan harus dipelajari oleh semua pengusahan sebelum mereka terjun untuk menjalankan sebuah bisnis. Dengan tujuan untuk memberikan dorongan kesadaran moral dan dapat digunakan untuk memberi batasan batasan bagi para pengusaha agar mereka menjalankan bisnis mereka secara bersih dan tidak merugikan pihak pihak yang terkait.

Dengan demikian, para pelaku bisnis dapat menerapkan aturan yang dapat digunakan untuk mengarahkan mereka dalam mewujudkan visi dan misi bisnis yang baik sehingga orang percaya bahwa bisnis tersebut memiliki etika yang baik. Selain itu dapat juga menghindarkan citra buruk seperti penipuan, licik maupun cara yang kotor. Pelaku bisnis yang memiliki etika bisnis yang baik biasanya tidak akan pernah punya keinginan untuk merugikan bisnis lain, tidak melanggar peraturan yang berlaku, tidak menciptakan suasana yang tidak kondusif kepada saingan bisnisnya dan memiliki izin usaha yang sah.

Selama masa pandemi ini banyak industri olahraga yang melakukan pemutusan hubungan kerja kepada karyawannya. Disebabkan banyaknya penutupan event olahraga yang berimbas penurunan daya serap terhadap peralatan yang diproduksi oleh industri olahraga. 

Peraturan penting yang dapat dijadikan dasar antara lain :

  1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.
  2. Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/3/HK.04/III/2020 Tahun 2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19(“SE Menaker M/3/HK.04/III/2020”).

Dan peraturan peraturan tadi rawan untuk dilanggar dikarenakan kondisi covid yang berimbas dan menghantam stabilitas industri olahraga. Contoh terbaru terdapat sekitar 4000 karyawan Nike di Tangerang yang akhirnya di PHK selama masa pandemi terjadi.


Dalam SE Menaker M/3/HK.04/III/2020, Menteri Ketenagakerjaan meminta kepada para gubernur untuk melaksanakan perlindungan pengupahan bagi pekerja/buruh terkait pandemi COVID-19, sebagai berikut :

SE Menaker M/3/HK.04/III/2020

Realisasi Yang Terjadi Di Lapangan

Bagi pekerja/buruh yang dikategorikan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) COVID-19 berdasarkan keterangan dokter sehingga tidak dapat masuk kerja paling lama 14 hari atau sesuai standar Kementerian Kesehatan, maka upahnya dibayarkan secara penuh.


Bagi pekerja/buruh yang dikategorikan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) COVID-19 berdasarkan keterangan dokter sehingga tidak dapat masuk kerja paling lama 14 hari atau sesuai standar Kementerian Kesehatan, terdapat beberapa perusahaan yang tidak membayar penuh bahkan tidak membayarkan gaji atau upak pegawainya.


Bagi pekerja/buruh yang dikategorikan kasus suspek COVID-19 dan dikarantina/diisolasi menurut keterangan dokter, maka upahnya dibayarkan secara penuh selama menjalani masa karantina/isolasi.


Bagi pekerja/buruh yang dikategorikan kasus suspek COVID-19 dan dikarantina/diisolasi menurut keterangan dokter, terdapat beberapa perusahaan yang tidak membayar penuh bahkan tidak membayarkan gaji atau upak pegawainya.

                                                         

Bagi pekerja/buruh yang tidak masuk kerja karena sakit COVID-19 dan dibuktikan dengan keterangan dokter, maka upahnya dibayarkan sesuai peraturan perundang-undangan.


Bagi pekerja/buruh yang tidak masuk kerja karena sakit COVID-19 dan dibuktikan dengan keterangan dokter, terdapat beberapa perusahaan yang tidak membayar penuh bahkan tidak membayarkan gaji atau upak pegawainya.

Bagi perusahaan yang melakukan pembatasan kegiatan usaha akibat kebijakan pemerintah di daerah masing-masing guna pencegahan dan penanggulangan COVID-19, sehingga menyebabkan sebagian atau seluruh pekerja/buruhnya tidak masuk kerja, dengan mempertimbangkan kelangsungan usaha maka perubahan besaran maupun cara pembayaran upah pekerja/buruh dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja/buruh.

Bagi perusahaan yang melakukan pembatasan kegiatan usaha akibat kebijakan pemerintah di daerah masing-masing guna pencegahan dan penanggulangan COVID-19, sehingga menyebabkan sebagian atau seluruh pekerja/buruhnya tidak masuk kerja, dengan mempertimbangkan. Banyak perusahaan yang langsung merumahkan karyawannya tanpa mendapatkan gaji.

FHF Chapter 11 - Customer Driven Marketing


Indonesia Esports Association (IESPA) optimistis bahwa industri kreatif khususnya eSports di Indonesia akan semakin menggeliat, menyusul bertambahnya perusahaan besar yang menerjuni bisnis ini. Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA), Eddy Lim mengatakan bahwa buktinya sudah ada, salah satunya banyak perusahaan besar seperti Gopay dan Firstmedia yang juga ikutan mulai terjun ke industri ini. Menurutnya di saat, marketing atau branding melalui event, tidak bisa dilakukan melalui kegiatan lainnya, maka esports menjadi salah satu alternatif menarik bagi perusahaan untuk tetap melakukan digital marketing. “Esports itu tergantung kepada teknologi. Makin cepat dan berkembangnya teknologi, esports juga akan ikut berkembang dan esports adalah olah raga nya kaum milenials. Jadi besar nya market esports, bisa mengikuti besarnya market millenials,” tuturnya.

 

Indonesia sendiri menjadi salah satu pasar video game terbesar di Asia Pasifik, dengan angka mencapai US$941 juta (sekitar Rp13 triliun). Asia Pasifik merupakan wilayah dengan pertumbuhan pasar game paling tinggi di dunia. Apalagi, ada Cina dan India yang juga memiliki jumlah pemain video game sangat besar.

Melihat angka tersebut, bukan hal mengherankan apabila industri e-sport juga ikut berkembang pesat. E-sport adalah permainan video game yang bersifat kompetitif. Apabila sebelumnya e-sport identik dengan game untuk PC dan konsol, kini telah menjamah ranah game mobile.

Sehingga salah satu solusi yang paling masuk akal yang dapat diterapkan pada era kenormalan baru adalah menggerakkan roda perekonomian industri olahraga melalui jalur Esport.

Hal paling penting dalam menanamkan brand awareness mengenai esport adalah melalui markeing srategy yang baik. Marketing strategi yang baik dibangun melalui empat tahap penting, antara lain :

a. Market segmentation

b. Targeting – Select the target market

Market yang paling memiliki potensi dalam penggunaan esport adalah semua pengguna internet yang memiliki umur 12 – 26 tahun.

c. Product Positioning

Penempatan produk esport dalam iklannya bisa ditempatkan di media sosial yang memiliki pengguna aktif banyak, seperti instagram, tiktok, youtube, dsb.

d. Decide on the optimal marketing mix

Salah satu kasus atau cara marketing esport yang paling viral akkhir akhir ini adalah marketing mengenai chess online yang beberapa waktu kemarin viral karena pertandingan online antara gothamchess dan dewakipas, yang akhirnya berdampak naiknya secara signifikan peminat dan pengguna aplikasi chess online.

Sehingga dapat disimpulkan, menurut saya untuk menggerakkan roda perekonomian industri olahraga yang sempat terhambat adalah menumbuhkan minat masyarakat terhadap esport, dengan cara cara antara lain :

  1. Menggunakan influencer yang memiliki banyak follower seperti dedy corbuzier, reza arap, dll.
  2. Menggunakan media sosial sepert instagram, tiktok, dll.
  3. Menggunakan momen yang tepat sehingga cepat viral dan mengena di mata calon market baru.

Sumber :

Ferrell, O.C., Hirt, G. and Ferrell, L. (2020): Business: A Changing World, 12th Edition, McGraw-Hill, New York

https://www.idntimes.com/sport/soccer/pawonpedia/dikenal-misterius-ini-6-fakta-sepakbola-korea-utara-c1c2/4

https://kompaspedia.kompas.id/baca/paparan-topik/industri-olahraga-potret-dan-tantangannya-di-indonesia

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200528174215-92-507731/4985-buruh-pabrik-sepatu-nike-kena-phk-di-tangerang

https://sport.bisnis.com/read/20200618/402/1254457/iespa-proyeksikan-industri-esport-makin-kuat

https://id.techinasia.com/esport-indonesia-2019

UTS-SEMBA 42 C_ 42P20078_Septian Arif Nugroho



Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
SeptianArif

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format