Self-Made: Menilik Kisah Madam CJ Walker


0

Still cut: Self Made Netflix mini series (Available on: https://youtu.be/yYDJvnDfB2w)


SINOPSIS

Self Made merupakan serial film yang terinspirasi dari kisah nyata yang diperankan oleh Octavia Spencer sebagai Madam CJ Walker, yang merupakan miliuner pertama di Amerika berkat hasil kerja kerasnya sendiri (bukan dari keluarga kaya). Madam CJ Walker dulunya merupakan seorang tukang cuci baju yang dipekerjakan oleh Addie Munroe, seorang pengusaha industri kecil yang memproduksi produk penumbuh rambut dan memasarkannya. Saat bekerja dengan Addie, Madam CJ Walker mempunyai permasalahan dengan rambutnya. Rambutnya yang tipis dan sedikit membuat ia diperlakukan kasar oleh suaminya sampai akhirnya suaminya tersebut rela meninggalkannya. 

Gambar 1. Addie Munroe membantu Madam CJ Walker melakukan perawatan rambut (www.Kontan.co.id)

Di saat sedang terpuruk, Addie datang menolongnya. Addie memberikan penumbuh rambut yang diproduksi olehnya kepada Madam CJ Walker, dan hasilnya sangatlah memuaskan; rambutnya kian tumbuh lebat. Rambutnya yang lebat dan indah, membuat seorang pria bernama Charles James Walker jatuh hati kepadanya. Sejak itulah Madam CJ Walker terinspirasi dari produk penumbuh rambut yang Addie produksi. Madam CJ Walker berniat membantu memasarkan penumbuh rambut tersebut, namun niat baiknya tersebut ditentang oleh Addie yang cenderung merendahkan dia sebagai wanita berwarna (berkulit gelap). 

Gambar 2. Madam CJ Walker membantu memasarkan produk penumbuh rambut milik Addie Munroe di pasar (www.ozip.com.au)

Karena merasa lelah dengan pekerjaannya sebagai tukang cuci baju, merasa direndahkan oleh Addie, dan terinspirasi oleh perawatan rambut tersebut, Madam CJ Walker memutuskan untuk membangun usahanya sendiri dari nol. Dia mulai melakukan berbagai percobaan untuk menghasilkan produk penumbuh rambut unggulan, awalnya dia mencoba produk hasil eksperimennya kepada orang yang dia kenal, hasilnya mengecewakan. Madam CJ Walker terus berusaha melawan dirinya dan memotivasi dirinya, percobaan demi percobaan ia lakukan sehingga akhirnya ia berhasil membuat produk unggulan sesuai yang diharapkan. Madam CJ Walker kemudian mulai memasarkan di tempat keramaian, ia menceritakan kisah masa lalunya yang kelam dan sebagai sesama orang berkulit warna gelap, dibumbui dengan produk rambutnya beserta kesuksesannya, membuat orang di sekitarnya penasaran ingin membeli produk tersebut. Sedikit demi sedikit produknya mulai dikenal di kota dimana ia tinggal, sehingga Addie merasa terancam oleh produknya dan mendatangi kediaman Madam CJ Walker. Sejak saat itulah Addie dan Madam CJ Walker menjadi kompetitor dan saling bersaing di kategori produk yang sama. 

Gambar 3. Madam CJ Walker yang sedang bereksperimen meracik produk penumbuh rambut miliknya (www.mtrnnetwork.net)

Madam CJ Walker berniat mengembangkan pasar produknya menjadi lebih besar lagi. Ia pun memutuskan untuk pindah dari St. Louis ke tempat yang ia rasa bisa melebarkan pasar produknya, Indianapolis. Pada saat keberangkatan, ia dikejutkan oleh anaknya “Leila” yang sudah menikah dengan John. Madam CJ Walker tidak menyukai hubungan tersebut dikarenakan pekerjaan John yang dinilai tidak mempunyai masa depan yang bagus. Sejak itulah awal mula mereka berseteru, kinerja John dinilai tidak bagus oleh Madam CJ Walker sehingga ia ditempatkan di tempat yang tidak vital seperti di bagian kebersihan bangunan produksi. Ketika di Indianapolis, Madam CJ Walker memutuskan untuk membuka salon pertama dia, di awal pembukaan, salonnya tidak laku. 

Sang suami “CJ Walker” yang dari awal meragukan ide dan mimpi istrinya untuk menjadi besar, beberapa kali ingin menyerah, ia ingin bekerja saja dan menyarankan istrinya kembali kepada pekerjaannya yang dulu sebagai tukang cuci baju. Madam CJ Walker tidak menyerah, dia terus berusaha memasarkan salonnya, sampai akhirnya pelanggan pun berdatangan ke salonnya. Ia terus mengembangkan bisnisnya, berinisiatif memproduksi dan memasarkan lini produk lain seperti sampo, minyak catok, dan lain sebagainya. Ia juga mempekerjakan seorang pengacara, Ransom, agar terlihat lebih profesional. 

Bisnis Madam CJ Walker berkembang sangat pesat sampai akhirnya membawa Addie pindah ke kota tersebut untuk bersaing dengannya. Addie membuka salon baru di Indianapolis. Beberapa kali terlihat adanya saling berebut pelanggan satu sama lainnya. Lagi-lagi John, sang menantu, membuat ulah. Kali ini ia ceroboh sampai-sampai rumah produksi perawatan rambut milik CJ Walker terbakar. 

Bukannya merasa bersalah, John malah makin menjadi-jadi. Dia akhirnya membelot ke Addie sebagai mata-mata, dan memberitahu Addie terkait aktivitas bisnis yang dilakukan oleh mertuanya tersebut. Dia bahkan berusaha mencuri resep rahasia produk perawatan rambut yang diproduksi Madam CJ Walker untuk kemudian diberikan kepada Addie. Mereka bekerja sama untuk menjatuhkan Madam CJ Walker. John tidak menyukai Madam CJ Walker karena terus berseteru dan ingin mendapatkan uang dari Addie, sedangkan Addie ingin menjatuhkan bisnis Madam CJ Walker sebagai pesaingnya.

Di saat-saat terpuruk dimana ia kehilangan rumah produksinya, Madam CJ Walker tak putus asa. Ia terus berusaha untuk mendapatkan investor agar ia dapat membangun pabriknya sendiri. Lagi-lagi Addie menjadi penghalang pengembangan bisnis Madam CJ Walker. Addie selangkah lebih maju atas informasi yang diberitahukan oleh John. CJ Walker ingin sekali diberi kesempatan berbicara dengan investor “Washington”. Berkali-kali dia berusaha mendekati Washington, sampai akhirnya ia bertemu istrinya Washington yang bernama Margaret. Awalnya Margaret menolak Madam CJ Walker. Tetapi ia tidak putus asa dan terus berusaha mendapatkan pendanaan dari mereka. 

Still cut: Madam CJ Walker Early life (Available on: https://youtu.be/GTyfQkxAcUg)

Tidak sabaran, akhirnya Madam CJ Walker memutuskan untuk berbicara di depan Washington dan para tamu yang datang. Para tamu dan istri Washington, Margaret terkesima dengan apa yang Madam CJ Walker sampaikan. Namun, Washington yang merasa bahwa wanita harus berada di bawah pria sama sekali tidak terkesan dengan pidato Madam CJ Walker. Di tengah keputusasaan mencari dana investor, salah satu dari lima agen penjualan terbaik milik Madam CJ Walker, Dora, berselingkuh dengan suami CJ Walker. Karena tidak mau hidup dibayang bayang suaminya, Madam CJ Walker akhirnya memutuskan untuk menggadaikan rumahnya. Namun tak disangka, Margaret mengunjungi Madam CJ Walker dan memberikan pendanaan untuk mendirikan pabriknya. 

Setelah pendanaan, ia pun lalu merekrut agen penjualan lainnya dan membuka lima salon baru. Di saat yang berdekatan, tidak hanya mengambil suami madam CJ Walker, Dora pun merayu dan mengambil empat agen penjualan terbaik milik Madam CJ Walker untuk menghianatinya. Tak disangka, Dora ternyata merupakan komplotannya Addie. Namun, Madam CJ Walker untuk tetap berfokus terhadap bisnisnya dan pergi ke New York bersama anaknya, Leila, untuk mencapai kesepakatan kerjasama produknya di tempatkan di gerai toko partner bisnisnya. 

Setelah pulang dari New York, Madam CJ Walker akhirnya mengetahui perselingkuhan yang dilakukan oleh suaminya dengan Dora. Leila juga akhirnya memergoki John sebagai mata-matanya Addie. Setelah mereka membongkar perbuatan jahat suami mereka, mereka menyingkirkannya dari lingkungan bisnis. Leila menceraikan John dan mengusirnya, begitu juga dengan Madam CJ yang menyingkirkan suaminya.

Madam CJ Walker sangat menginginkan putrinya, Leila, menjadi penerus bisnis salon miliknya. Setelah berpisah dengan suaminya, ia pun mengirimkan Leila ke New York untuk terus mengembangkan lini usahanya. Leila menuruni bakat bisnis ibunya. Setelah beberapa lama tinggal di New York, Leila berhasil mengembangkan bisnis salonnya. Addie Munroe tidak menyerah. Walaupun Madam CJ Walker sudah sangat sukses, Addie akhirnya mengetahui bahwa resep produk perawatan rambut yang Madam jual adalah hasil curian dari resep yang ia buat. Ia berniat menuntut Madam, Madam pun mengakuinya dan menjelaskan bahwa dulunya ia sudah mencoba mengajak Addie untuk bekerjasama dalam menjual produknya. Namun Addie malah merendahkannya sehingga ia tidak punya pilihan lain selain menjual dan memproduksinya sendiri. Addie pun terdiam setelah mendengar ucapan dari Madam, merasa bersalah atas apa yang ia lakukan terhadapnya. 

Madam CJ Walker yang memutuskan untuk tinggal bersama putrinya di New York, merasa dirinya sudah sakit-sakitan. Dia menginginkan Leila untuk menikah dan memberinya keturunan, agar dapat melanjutkan bisnisnya. Namun ia akhirnya menyadari bahwa Leila tidak bisa memberikannya keturunan. Leila pun menyarankan seorang bernama Fairy Mae, yang latar belakang keluarganya susah dan merupakan salah satu orang kepercayaan Madam CJ Walker, untuk menjadi penerus bisnis keluarganya.

Gambar 4. Madam CJ Walker yang sedang menaiki mobil (www.bbc.com)


MANAGERS AND MANAGING

Pada bagian ini, penulis akan mengimplementasikan beberapa analisis manajemen yang membedakan Madam CJ Walker dan Addie Munroe dalam menjalankan bisnis mereka. Dengan melihat empat aspek analisis manajer, tiga aspek managerial roles, serta menelaah metode apa yang dilakukan dalam proses usaha yang tertera pada buku Contemporary Management (Jones and George 2020), penulis mencoba membandingkan kinerja Madam CJ Walker dan Addie Munroe sebagai kompetitor utamanya.

Tabel 1. Analisis Four Tasks of Management

Madam CJ Walker

Addie Munroe

Planning

Merencanakan pembuatan produk dari awal; terinspirasi oleh produk milik Addie Munroe namun mencoba untuk melakukan improvement dari segi bau yang dihasilkan saat pemakaian. Dia berusaha membuat produk rambut yang wangi, sehingga tidak meninggalkan bau tak sedap ketika diaplikasikan ke rambut.

Merencanakan pembuatan produk dari awal; namun ketika Madam CJ Walker mulai menjadi kompetitor, dia bukan fokus pada bagaimana cara memajukan bisnisnya dengan mengembangkan produk, namun justru berfokus pada bagaimana cara menjatuhkan kompetitornya.

Organizing

Madam CJ Walker mengatur distribusi produk dengan mempekerjakan beberapa wanita “The Walker Girls”, sehingga lini pemasaran akan lebih efektif. Dia mampu mengorganisir orang lain untuk dapat memasarkan produk sesuai dengan apa yang diharapkan. Sehingga agen sales tersebut menjadi representasi dari brand tersebut dan mereka bisa menjual produk yang banyak. Dia melatih dan memonitor secara langsung bagaimana “The Walker Girls” memasarkan produknya.

Addie kebanyakan melakukan distribusi dan pemasaran produknya dari pintu ke pintu. Dia tidak melatih agen pemasaran secara pengetahuan produk, namun dia mendasarkan pemilihan agen dengan melihat kecantikan agen tersebut. Dengan menggaris bawahi “semua orang ingin seperti Addie”, dia tidak berfokus kepada bagaimana agen sales menjadi representasi brandnya, namun dia justru berfokus pada bagaimana orang membeli produknya supaya mereka cantik sepertinya.

Leading

Mampu memotivasi orang-orang disekitarnya untuk bisa bekerja sama dan menjadi rekan bisnis; Mampu mengkoordinasikan karyawan dengan baik sehingga lini produksi berjalan lancar; Mampu memberikan energi kepada pekerjanya, sehingga mereka bekerja dalam satu kesatuan dan tidak saling menjatuhkan.

Tidak mampu mengkoordinasikan agen salesnya dengan baik, dan justru menjelek-jelekkan mereka karena mereka tidak cukup pintar untuk menjual produknya. Terlalu fokus pada cara mengalahkan kompetitornya, sehingga hilang arah dalam mengembangkan dan memimpin usahanya.

Controlling

Pada proses produksi, Madam CJ Walker membagi-bagi pekerja sesuai dengan kemampuan masing-masing, sehingga lini produksi menjadi lebih efektif. Dia menyerahkan tanggung jawab kepada masing-masing manajer divisi untuk mengontrol karyawan, sehingga ada pembagian tanggung jawab dan Madam CJ Walker dapat berfokus dalam mengembangkan bisnisnya.

Addie Munroe merasa bahwa produk rambut yang dihasilkannya sangat berdasar pada kecantikan yang dimilikinya, sehingga orang termotivasi untuk menjadi cantik sepertinya. Dia berusaha untuk mengambil alih dan mengontrol semua keputusan perusahaan, tanpa adanya pembagian tanggung jawab. Sehingga proses kontrol menjadi tidak efektif karena bersumber pada satu pintu.

Tabel 2. Analisis Managerial Roles (Identified by Mintzberg)

Type of Roles

Specific Roles

Madam CJ Walker

Addie Munroe

Decisional

Entrepreneur

Berkomitmen untuk berkontribusi langsung pada struktur organisasi dan terus melakukan inovasi yang lebih baik

Berkomitmen untuk berkontribusi langsung, namun terlalu fokus pada kompetisi sehingga tidak memiliki perkembangan produk yang baik

Disturbance handler

Pengambilan keputusan yang cepat, misal ketika terjadi kebakaran pabrik miliknya, dia langsung berfokus untuk memulai kembali dan bahkan berpindah lokasi usaha

Pengambilan keputusan yang tidak cepat dan berfokus pada permasalahan/kompetisi usaha secara berlarut-larut

Resource allocator

Mampu mengalokasikan pekerja pada lini produksi yang tepat, sehingga proses operasi menjadi lebih efektif dan efisien

Semua lini produksi berfokus dan dikerjakan sendiri olehnya, sehingga tidak mampu mengalokasikan tenaga kerja dengan baik

Negotiator

Memiliki kemampuan negosiasi yang baik dalam meyakinkan para investor untuk bekerja sama dengannya

Memiliki kemampuan negosiasi yang kurang baik dan hanya melulu berfokus pada menjual kecantikan yang dimiliki

Interpersonal

Figurehead

Mengarahkan para pekerjanya, terutama agen sales, untuk dapat memasarkan produk dengan baik; memiliki guidelines tentang bagaimana cara menghadapi dan menjawab pertanyaan yang diajukan konsumen

Tidak memiliki kemampuan untuk dapat mengarahkan pekerjanya dengan baik, dan hanya berfokus pada hasil penjualan produk yang dihasilkan

Leader

Menjadi figur yang dapat diandalkan dalam memimpin perusahaan; Mampu menjadi contoh bagaimana standar dalam bekerja yang baik karena selalu terjun langsung pada setiap lini produksi

Menjadi figur yang superior tanpa memberikan arahan yang jelas kepada karyawannya tentang bagaimana cara memasarkan produk kepada konsumen akhir

Liaison

Mampu mengkoordinasi beberapa manajer divisi di masing-masing lini produksi, sehingga proses operasi menjadi lebih efektif dan efisien

Hanya berfokus dan melibatkan orang lain dalam proses pemasaran, sehingga dalam proses produksi dia hanya ingin melakukannya sendiri (rahasia perusahaan)

Informational

Monitor

Memonitor bagaimana proses produksi berjalan; terjun langsung saat para agen sales berlatih untuk memasarkan produk dan terus memberikan feedback kepada mereka; terus mengubah sistem produksi sehingga lebih efektif

Tidak melakukan monitor secara langsung dan mendelegasikan tugas pemasaran kepada orang-orang yang digaji, tanpa mengedukasi bagaimana cara melakukan pemasaran yang baik

Disseminator

Terus berkoordinasi dengan seluruh karyawan mengenai tujuan dan fokus perusahaan, sehingga karyawan memiliki sense of belonging dan merasa terlibat dalam proses pengembangan usaha

Tidak melakukan koordinasi yang baik, sehingga semua berpusat pada satu otoritas perusahaan dan satu pintu pengambilan keputusan

Spokesperson

Mampu menjual produknya dengan baik dan menjadi representasi perusahaan yang handal

Menjual gimmick kecantikan yang dimiliki, dia berfokus pada hasil akhir tanpa memperhatikan proses penjualan produknya

Tabel 3. Analisis Scientific Management Theory (Job Specialization and Labor Division)

Principle

Madam CJ Walker

Addie Munroe

Principle 1: Study the way workers perform their tasks, gather all the informal job knowledge that workers posses, and experiment with ways of improving how tasks are performed

Mampu memposisikan orang di posisi yang tepat, sehingga setiap lini produksi berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan yang berarti; Memiliki beberapa orang kepercayaan yang menjadi manajer divisi untuk terus melatih dan memonitor kinerja karyawan pada divisi yang sama

Tidak melakukan edukasi yang cukup kepada karyawan, sehingga karyawan tidak memiliki pengetahuan produk yang memadai dan pada akhirnya tidak bisa menjawab pertanyaan konsumen dengan baik. Addie hanya berfokus pada hasil, bukan proses penjualan

Principle 2: Codify the new methods of performing tasks into written rules and standard operating procedures

Memiliki standar operasi yang jelas, sehingga masing-masing karyawan di lini produksi mengetahui secara pasti apa yang menjadi tugas mereka; dia terus mengevaluasi performa karyawan dan bahkan memindahkan divisi jika karyawan tersebut dinilai tidak bekerja dengan baik

Proses produksi berfokus pada resep rahasia miliknya, sehingga Addie tidak banyak melibatkan orang lain dalam proses pembuatan produk rambut; yang menjadi fokus utamanya adalah bagaimana orang membeli produknya karena ingin menjadi cantik sepertinya.

Principle 3: Carefully select workers who possess skills and abilities that match the needs of the tasks, and train them to perform the task according to the established rules and procedures

Memilih lima orang sebagai agen sales terbaik, dan kelima orang tersebut memiliki tugas untuk melatih para agen sales yang lain tentang bagaimana cara menjual produk dengan baik dan cara menanggapi keluhan pelanggan

Addie memfokuskan agen sales bukan kepada orang-orang yang memiliki kemampuan menjual dengan baik, tetapi lebih kepada penampilan mereka sehingga bisa menjadi representasi brand yang baik

Principle 4: Establish a fair or acceptable level of performance for a task, and then develop a pay system that rewards performance above the acceptable level

Memiliki lima orang agen sales terbaik, dan mereka diberi perlakuan khusus dibandingkan yang lain. Hal ini mendorong kinerja agen sales yang lain agar lebih giat dalam memasarkan produk milik CJ Walker

Semua orang dianggap inferior terhadap dirinya, dan hanya berfokus pada hasil penjualan agen sales tanpa memberikan edukasi yang menyeluruh mengenai produk rambut yang diproduksi olehnya


Still cut: The enduring legacy of Madam CJ Walker (Available on: https://youtu.be/JnkO1wgPmOk)


SOLUSI PERMASALAHAN

Apa yang dikerjakan oleh Madam CJ Walker, yang terus berfokus pada cara mengembangkan bisnisnya, merupakan sesuatu yang seharusnya dimiliki juga oleh Addie Munroe. Addie sebetulnya memiliki first mover advantage, dimana ketika dia memproduksi produk penumbuh rambut, belum ada banyak kompetitor yang bersaing di pasar. Namun ketika Madam CJ Walker mengajak Addie untuk berkolaborasi dan menjadi rekan bisnis, Addie justru menolak Madam CJ Walker karena alasan yang sangat subjektif, yaitu Madam CJ Walker tidak cukup cantik dan dinilai tidak mampu untuk merepresentasikan brand milik Addie. Addie yang merasa superior dalam hal kecantikan, memandang rendah Madam CJ Walker yang sebenarnya memiliki potensi besar dalam menaikkan penjualan produk rambut miliknya.

Hal lain yang tidak seharusnya dilakukan oleh Addie adalah terlalu berfokus pada bagaimana cara mengalahkan Madam CJ Walker, bukan justru berfokus pada bagaimana mengembangkan produk yang dimilikinya sehingga menjadi lebih baik daripada milik Madam CJ Walker. Persaingan yang tidak sehat, yang dilakukan oleh Addie, menjadi bumerang yang berbalik menyerang dirinya. Pada bagian sinopsis dinyatakan bahwa Madam CJ Walker pindah ke Indianapolis karena tidak ingin mengembangkan usaha di bawah bayang-bayang Addie Munroe. Dia juga merasa bahwa tidak etis jika ia merebut pasar milik Addie, karena telah dibantu dimasa dia terpuruk. Yang dilakukan Madam CJ Walker seharusnya menjadi kesempatan bagi Addie untuk terus mengembangkan produk dan menggaet pasar di mana dia tinggal, karena kompetitor utamanya sudah berpindah lokasi. Namun yang dilakukan Addie adalah justru ikut berpindah ke Indianapolis untuk terus memantau pergerakan Madam CJ Walker dan usahanya. Dia terlalu banyak menghabiskan energi dan fokus pada cara menghancurkan bisnis Madam CJ Walker, tetapi justru hilang arah terhadap usahanya sendiri.

Kompetisi memang sesuatu yang baik, yang dapat memotivasi untuk terus berkembang maju dan berinovasi. Namun ketika hal ini dilakukan secara berlebihan, akan mengakibatkan pada hilangnya fokus dan tujuan utama dari setiap bisnis: melakukan continuous improvement agar dapat terus berkembang dan bertahan dalam proses persaingan usaha. Banyak hal yang bisa kita ambil dari mini series Self Made ini: (1) dalam menjalankan usaha, kita harus mampu melihat potensi yang dimiliki orang lain tanpa memiliki tendensi personal; (2) kita harus mampu berfokus pada tujuan utama, dan tidak takut untuk mengambil langkah ke depan; (3) kita harus mampu melihat peluang usaha dan mengambil momentum yang tepat untuk mengeksekusi keputusan; dan (4) kita harus mampu menggerakkan seluruh pemegang kepentingan, termasuk karyawan dan investor, untuk memiliki sense of belonging, sehingga mereka merasa dilibatkan dalam kemajuan perusahaan.

Gambar 5. Produk Madam CJ. Walker yang di revitalisasi oleh Unilever (www.prnewswire.com)


Artikel ini ditulis oleh Kelompok 12 (The Rebellion)

  1. Sumitomo Ueno
  2. Veronica S Paramitha

Artikel ini sudah diuji antiplagiarism melalui www.duplichecker.com 


Referensi

  1. Jones, G.R., and George, J.M. (2020). Contemporary Management. 11th Edition, McGraw-Hill, (JG) New York.
  2. Thumbnail picture, courtesy of : https://svaradiva.id/self-made-kisah-nyata-perempuan-miliuner-di-amerika/ (Accessed April 17th 2021)
  3. This series is watched using www.netflix.com 
  4. Kontan.co.id. 2020. Self Made tayang di Netflix mulai hari ini, hiburan dikala isolasi diri. Accessed on: https://lifestyle.kontan.co.id/news/film-self-made-tayang-di-netflix-mulai-hari-ini-hiburan-dikala-isolasi-diri 
  5. Ozip.com.au. 2021. Self Made: Inspired by The Life of Madam C.J. Walker. Accessed on: http://ozip.com.au/index.php/self-made-inspired-by-the-life-of-madam-c-j-walker/
  6. Mtrnnetwork.net. 2020. Movie Review: Self-Made Inspired by The Life of Madam C.J. Walker. Accessed on: https://www.mtrnetwork.net/movie-review-self-made-inspired-by-life-of-madam-c-j-walker/
  7. BBC.com. 2020. Madam CJ Walker: An Inspiration to us all. Accessed on: https://www.bbc.com/news/business-52130592
  8. Prnewswire.com. 2016. Sundial Brands Enters Prestige Hair Category with Historic Launch of Madam CJ. Walker Beauty Culture Exclusively at Sephora. Accessed on: https://www.prnewswire.com/news-releases/sundial-brands-enters-prestige-hair-category-with-historic-launch-of-madam-cj-walker-beauty-culture-exclusively-at-sephora-300224231.html


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format