Analisis SWOT, Five Forces, dan Strategi bisnis DanBam Itaewon Class


0

Sinopsis Itaewon Class

Video 1 Trailer Itaewon Class
Sumber: Kanal YouTube Netflix Asia


Gambar 1 Daftar Pemain Itaewon Class
Sumber: www.mydramalist.com

Itaewon Class bercerita tentang seorang pemuda bernama Park Sae-ro-yi yang idealis dan gigih, serta berpegang teguh prinsip kebenaran. Cerita ini dimulai pada saat Park Sae-ro-yi meninju teman kelasnya, Jang Geun-won yang merundung teman kelasnya yang lain, yaitu Lee Ho-jin, yang mana sebelum meninju, Park Sae-ro-yi telah menegur Jang Geun-won. Perundung itu merupakan anak dari CEO dari Jangga Group, yaitu Jang Dae-hee. Jang Dae-hee memiliki keyakinan yang kuat pada kekuasaan dan otoritas sebagai alat untuk mencapai tujuannya. Maka, dalam hal ini pun, Jang Dae-hee meminta Park Sae-ro-yi untuk berlutut dan meminta maaf kepadanya karena telah meninju dan bertengkar dengan anaknya. Namun, Park Sae-ro-yi berpendirian kuat dan tidak mau melakukan hal tersebut. Karena penolakannya, maka Park Sae-ro-yi dikeluarkan dari sekolah. Lalu, ayah dari Park Sae-ro-yi yang merupakan karyawan Jangga Gorup dipecat dari pekerjaannya. Tak lama setelah itu, ayah Park-Sae-ro-yi meninggal dalam tabrak lari yang disebabkan oleh mantan teman sekelasnya, Jang Geun-won. Diliputi amarah yang sangat besar, Park Sae-ro-yi kemudian menemui dan memukuli Jang Geun-won. Dengan kekuasaan dan uang yang dimiliki oleh Jang Dae-hee, Park Se-ro-yi ditangkap dan menerima hukuman penjara dengan tuduhan percobaan pembunuhan. Karena hal-hal yang ia alami ini, maka Park Sae-ro-yi berkeinginan kuat untuk menjadi sukses dan membalas dendam dengan menghancurkan Jangga Group, juga membalas dendam kepada Jang Dae-hee dan Jang Geun-won. Selama di penjara, ia membaca buku biografi CEO Jangga Group tersebut dan mempelajari rahasia suksesnya. Setelah dibebaskan dari hukuman, Park Sae-ro-yi bekerja serabutan selama 7 tahun untuk mengumpulkan modal membangun bisnis food and beverage, yaitu restoran. Setelah bekerja selama 7 tahun, akhirnya Park Sae-ro-yi berhasil membuka kedai pertamanya di Itaewon, Seoul. Kedai itu bernama DanBam. Dalam mengelola kedai DanBam, Park Sae-ro-yi memiliki tim yang terdiri dari Jo Yi-seo, Ma Hyeon-yi, Ryu Kyung-soo, serta 2 pekerja paruh waktu yaitu Jang Geun-soo dan Kim Toni. 

Pada awal mendirikan DanBam, banyak hal yang kurang diperhatikan dan dinilai tidak efektif sehingga DanBam sepi pengunjung. Hal-hal tersebut antara lain adalah penataan kedai yang seadanya dan kurang menarik, rasa makanan yang biasa saja, strategi promosi yang kurang efektif, hingga kurangnya perhatian pada teknik penyajian makanan ke meja pelanggan. Namun, sejak kedatangan Yi-seo dan diangkatnya Yi-seo menjadi manajer DanBam, semuanya berubah. Yi-seo memberi banyak ide untuk kemajuan DanBam, di antaranya adalah memberitahu teknik penyajian makanan ke meja pelanggan dengan benar, membuat DanBam mempunyai menu andalan, memasarkan DanBam dengan cara digital melalui blog dan media sosial, mengubah konsep dan tata letak kedai, serta mengoreksi rasa makanan. Setelah DanBam melakukan perubahan-perubahan berdasarkan arahan Yi-seo, mulailah DanBam kedatangan banyak pengunjung.

Namun, perjalanan bisnis DanBam tidak mudah karena perusahaan Jangga terus menerus ingin menjatuhkan DanBam. Jangga melakukan usaha-usaha yang menyulitkan DanBam dalam berbisnis, di antaranya membeli gedung yang disewa DanBam sehingga DanBam harus berpindah lokasi bisnis ke tempat yang tidak strategis; mengumbar rahasia Ma Hyeon-yi ke khalayak ramai untuk membuat ia tidak dapat berpartisipasi dalam kompetisi memasak; membuat skenario investor yang tidak jadi berinvestasi pada DanBam pada saat-saat terakhir; serta hampir membajak pemasok bahan baku untuk restoran DanBam.

[Cerita supplier DanBam dapat dilihat di episode 7]

Video 2 Preview Episode 14
Sumber: Kanal YouTube MusicaDaze

Untuk perkembangan bisnis, Sae-ro-yi mempunyai tujuan yang besar, yaitu mempunyai bisnis food and beverage yang sukses, mengalahkan Jangga. Sehingga, dalam prosesnya, Sae-ro-yi merancang rencana untuk terus memperluas dan membuat bisnisnya terus bertumbuh. Ada beberapa cara yang ditempuh oleh Park Sae-ro-yi dalam rangka memperbesar bisnisnya. Yang pertama, Sae-ro-yi terus berinvestasi dengan membeli saham perusahaan-perusahaan (termasuk saham Jangga) dengan berkonsultasi perihal investasi ini dengan teman sekelasnya yang dahulu dirundung oleh Jang Geun-won, yaitu Lee Ho-jin. Lalu, Sae-ro-yi merencanakan sistem franchise untuk DanBam, dan menargetkan ekspansi ke luar negeri, yaitu ke China, serta dunia.

[Cerita rencana Sae-ro-yi membuat franchise dapat dilihat di episode 14]

Singkat cerita, Oh Soo-ah akhirnya membongkar bukti-bukti kejahatan dan korupsi Jangga yang telah ia kumpulkan dari waktu ke watktu kepada polisi, yang menyebabkan Jangga Group jatuh. Saat Jangga jatuh, IC (perusahaan franchise kuliner yang didirikan Sae-ro-yi) mengambil alih Jangga dengan power yang dimiliki Sae-ro-yi sebagai pemilik saham Jangga dengan nominal 1,9 juta won.

Analisis SWOT DanBam

Strengths

  • Memiliki visi misi yang jelas, yaitu menyaingi Jangga sebagai perusahaan food and beverage yang sangat besar di Korea Selatan.
  • Dipimpin oleh kombinasi pemimpin-pemimpinyang memiliki keterampilan kepemimpinan yang saling melengkapi, yaitu Sae-ro-yi yang sering memutuskan sesuatu berdasarkan intuisi serta memberi kepercayaan yang besar kepada karyawannya bahwa karyawannya mampu melakukan tugasnya dengan baik; serta Yi-seo yang realistis, serta membuat keputusan berdasarkan berdasarkan hasil observasi, riset, serta melihat tren pasar.
  • Komunikasi antarkaryawan yang efektif
  • Modal dan dana darurat dari hasil investasi
  • Strategi pemasaran yang baik
  • Memiliki makanan yang enak dan juga memiliki menu andalan
  • Lokasi awal DanBam yang strategis, di Itaewon
  • Desain kedai yang bagus

Weaknesses

  • Minimnya pengalaman bisnis yang dimiliki Sae-ro-yi dan Yi-seo

Opportunites

  • Peluang memperluas bisnis dengan franchise (Melalui pameran franchise Shanghai)
  • Budaya minum minuman beralkohol di Korea Selatan (DanBam merupakan Pub)

Threats

  • Jangga—kompetitor yang besar dan memiliki kekuasaan selalu berusaha menjatuhkan
  • Isu transgender yang masih tabu di budaya Korea Selatan

Analisis Five Forces DanBam

Level of rivalry in an industry

Pesaing yang menjadi perhatian paling besar bagi DanBam adalah Jangga. Jangga terus mengawasi DanBam (karena adanya masalah personal) dengan besarnya kekuatan dan kekuasaan yang dimilikinya, di mana Jangga merupakan perusahaan fnb yang besar dan merupakan ikon kuliner di Korea Selatan.

Potential for new entrants

Barrier untuk pendatang baru dinilai rendah karena industri food and beverages sangat mudah dimasuki oleh perusahaan-perusahaan baru, bahkan dengan perusahaan rintisan yang memiliki modal yang tidak terlalu besar.

Power of large suppliers

Pemasok bahan bakuDanBam memiliki bargaining power yang tinggi karena DanBam hanya bergantung kepada 1 pemasok, yaitu .

Power of large customers

Pelanggan memiliki bargaining power yang tinggi karena mereka memiliki banyak pilihan di industri yang sama—food and beverages.

Threat of substitute products

  • Restoran milik Jangga
  • Restoran-restoran yang ada di kawasan Itaewon

Strategi level korporat, bisnis, dan fungsional berdasarkan analisis SWOT dan Five Forces

  1. Corporate-Level Strategy
    Dalam buku Jones & George (2019) yang berjudul Contemporary Management, Corporate-Level Strategy adalah tindakan rencana untuk mengelola pertumbuhan dan perkembangan organisasi untuk memaksimalkan kemampuan jangka panjangnya dalam menciptakan nilai. Strategi-strategi yang dapat diterapkan dalam corporate-level ini meliputi concentration on a single industry, vertical integration, diversification, dan international expansion(Jones & George, 2019)

  2. Business-Level Strategy
    Business-level Strategy adalah rencana tindakan untuk memanfaatkan peluang yang menguntungkan dan menemukan cara untuk melawan ancaman agar dapat bersaing secara efektif dalam suatu industri (Jones & George, 2019). Dalam business-level, terdapat 3 strategi yang dapat diterapkan, yaitu low-cost strategy, differentiation strategy, dan focused low-cost and focused differentiation strategies.

  3. Functional-Level Strategy
    Functional-Level Strategy adalah rencana tindakan untuk meningkatkan kemampuan departemen organisasi dalam menciptakan nilai (Jones & George, 2019).

    Corporate-Level Strategy

    International Expansion

    Strategi International Expansion dengan metode licensing and franchising cocok diterapkan oleh DanBam. Seperti yang kita tahu, tujuan awal Park Sae-ro-yi ingin mengalahkan Jangga sebagai perusahaan fnb yang besar. Maka, Sae-ro-yi merancang usahanya untuk menjadi nomor 1 di Korea Selatan dan juga melakukan ekspansi ke luar negeri. Strategi ini sesuai dengan strengths dan opportunities yang DanBam miliki.

    Business-Level Strategy

    Differentiation Strategy

    Differentiation strategy adalah strategi perusahaan dengan membedakan produk mereka dari produk pesaing pada dimensi seperti desain produk, kualitas, atau layanan purna jual (after-sales service)(Jones & George, 2019). Dalam hal ini, differentiation strategy dapat diterapkan oleh DanBam dengan membedakan konsep bisnis dan segmen pasar dari Jangga. DanBam dapat membuat konsep kuliner untuk anak muda, dengan konsep kedai yang disesuaikan dengan segmen umur mereka. Ini berbeda dengan Jangga yang cenderung 

    Functional-Level Strategy

    • Menerapkan strategi pemasaran dengan menggunakan influencer, food blogger, meningkatkan SEO,serta menerapkan pendekatan berdasarkan umur pelanggan yang akan menjadi target pasar.
    • Dari segi supply chain, DanBam sebaiknya memiliki banyak pemasok bahan baku untuk meingkatkan bargaining power yang dimiliki oleh DanBam.


    Referensi:
    Itaewon Class (2020). (n.d.). My Drama List. https://mydramalist.com/33898-itaewon-class/cast
    Itaewon Class Ep. 14 Preview Eng Sub. (2020). https://www.youtube.com/watch?v=tl3msBostPIItaewon Class | Official Trailer | Netflix. (2020). https://www.youtube.com/watch?v=NNP8m3gaaFE
    Jones, G. R., & George, J. M. (2019). Contemporary Management (Eighth). McGraw-Hill Education.

Artikel ini telah melewati proses plagiarism check di www.duplichecker.com

Oleh:

Profit Storm
- Fachrizal Anshori Budimansyah (NIU: 472031)
- Nadya Shafirah (NIU: 472082)



Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format