Corporate Strategy Pied Piper: Silicon Valley

Season 1


0

Richard Hendricks dan teman-temannya, Nelson Bighetti (Big Head), Bertram Gilfoyle, Dinesh, Erlich Bachman adalah seorang programmer. Richard merupakan CEO Pied Piper yang merupakan sebuah aplikasi layanan hak cipta musik dengan algoritma kompresi file terbaik di dunia. Gavin merupakan CEO Hooli yang menawarkan $10 juta atas pembelian Pied Piper kepada Richard. Disisi lain Peter Gregory menawarkan investasi sebesar $200.000. Namun akhirnya Richard memutuskan untuk menerima tawaran investasi dari Peter dan menjalankan bisnisnya sendiri.

Jared Duun merupakan mantan asisten pribadi Gavin yang memilih bergabung ke dalam proyek Pied Piper karena Jared melihat potensi besar pada Pied Piper. Gavin kemudian menawarkan gaji dan promosi besar kepada Big Head di Hooli sebagai pembalasan karena Richard telah mengambil Jared. Big Head kemudian memberitahu bahwa Hooli sedang membuat produk yang sama dengan Pied Piper, menggunakan algoritma Richard yang dimodifikasi, bernama Nukleus. 

Jared mengetahui bahwa nama bisnis Pied Piper ternyata sudah digunakan oleh perusahaan irigasi di Gilroy, California. Namun Richard menolak untuk mengganti nama dan negosiasi pun ia lakukan supaya tetap menggunakan nama Pied Piper. Richard akhinyaberhasil mempertahankan nama Pied Piper dan menjadi miliknya.

Saat Richard, Dinesh, Gilfoyle, dan Erlich menghadiri pesta toga yang diadakan oleh Peter Gregory, Pied Piper secara resmi diluncurkan. Peter ingin bertemu Richard untuk berbicara tentang rencana besarnya dan meminta Richard untuk menjelaskan visinya secara detail. Namun Richard canggung dalam menjelaskan perusahaannya sendiri walaupun ia mengerti apa yang akan dikatakannya. Richard merasa kesulitan dalam menyampaikan apa yang ada dalam pikirannya. 

Awalnya Richard menolak jika Erlich menjadi dewan direksi Pied Piper karena menurutnya, Erlich tidak memberikan kontribusi apapun untuk Pied Piper. Namun kemudian Richard menunjuk Erlich untuk menjadi dewan Pied Piper karena telah membantu Richard mempresentasikan visinya untuk Pied Piper secara memukau di hadapan Peter.

Beberapa bulan sebelum Pied Piper mulai berkembang, Richard mendaftarkan Pied Piper masuk ke TechCrunch Disrupt kompetisi pemula di konferensi teknologi. Jared mengetahuinya dan marah karena kompetisi itu tidak seharusnya diikuti perusahaan yang sudah mendapatkan funding seperti Pied Piper. Gavin yang mengetahui Pied Piper mengikuti kompetisi tersebut melihat kesempatan untuk mempermalukan Pied Piper dengan memperkenalkan Nucleus sebagai pesaing besar Pied Piper. Gavin berharap untuk masuk ke publik lebih cepat dan menutup pasar Pied Piper. Richard sempat berencana bahwa Pied Piper akan mundur dalam kompetisi TechCrunch Disrupt. Namun karena persaingan ketat antara Gavin dan Peter, Peter menolak untuk Pied Piper mundur. Itu berarti Pied Piper harus mempersiapkan rencana pengembangan lebih cepat.

Dalam perjalanan menuju TechCrunch, tim Pied Piper berusaha untuk menyempurnakan produknya. Suatu hari, Richard mengalami kendala serius dalam cloud nya. Jared menghubungi seorang programmer yang arsitektur cloud nya luar biasa bernama Kevin “The Carver”. Saat itu, Richard meminta bantuan Kevin karena mengalami kesulitan dalam penggandaan data. Namun Kevin malah mengacaukan sistemnya. Akhirnya Richard berhasil mengembalikan sistemnya seperti semula.

Pada babak pertama acara TechCrunch Disrupt dimulai, para tim kompetisi berusaha semaksimal mungkin untuk menjual produk mereka. Saat tiba giliran Pied Piper memulai presentasi, salah satu juri menyerang Erlich karena Erlich berkencan dengan istrinya. 

Setelah kejadian tersebut TechCrunch mengirim Pied Piper langsung ke tahap Battlefield akhir. Dalam tahap final, Gavin mempresentasikan Nucleus dengan skor Weissman Nucleus adalah 2,89 yang ternyata sama dengan skor Weissman Pied Piper. Nucleus merekayasa ulang kompresi Pied Piper dan memiliki sejumlah fitur tambahan yang membuat Nucleus menjadi aplikasi yang lebih baik daripada Pied Piper. Saat Gilfoyle, Dinesh, James dan Erlich berdiskusi tentang kode konyol, justru membuat Richard mendapatkan pencerahan. Richard kemudian mengerjakan programnya semalaman dan dia melakukan beberapa perubahan pada platform nya. Hal itu membuat Richard merasa percaya diri untuk mempresentasikan sendiri Pied Piper.

Saat hari presentasi tiba, Richard mengatakan bahwa dulu Pied Piper berbasis cloud namun Hooli merekayasa semua yang dimiliki Pied Piper sehingga Richard terpaksa mengubah dan menulis ulang semua kode nya. Namun ternyata, skor Weissman yang didapatkan dari metode “middle-out” ciptaan Richard adalah 3,8 saat dicoba secara pribadi oleh Richard, lebih tinggi dari Hooli yang memiliki skor Weissman 2,89. Salah satu juri akhirnya memberi Richard sebuah file untuk dikompres. Richard kemudian menjalankan tes Weissman dan ternyata mendapatkan skor yang sangat ajaib yaitu 5,2. Jauh lebih baik dari uji pribadinya, 3,8. Pied Piper akhirnya memenangkan Battlefield dan mempermalukan Gavin.

Meski memerlukan bantuan dari Erlich Bachman untuk menyampaikan isi kepalanya, namun visi dari Pied Piper yang diinginkan oleh Richard adalah menjadi yang terbaik dalam bidang pengaksesan data. Yang awalnya ide awal Richard membuat Pied Piper sebatas untuk membantu pembuat musik menghindari copyright infringement, ternyata berubah besar setelah mengetahui potensi algoritma yang dibuatnya. 

Misi dari Pied Piper

  1. Menyediakan solusi data access terbaik untuk konsumen
  2. Menerapkan teknologi kompresi seluas-luasnya untuk berbagai jenis layanan internet
  3. Bertanggung jawab kepada pemegang saham dengan menjalankan perusahaan secara resource-effective

Setelah menonton Season 1 dari serial Silicon Valley, Penulis menyadari bahwa walaupun pekerjaan keseharian dari Pied Piper sudah berjalan, namun Pied Piper belum mampu menentukan dengan pasti strategi bisnisnya. Oleh karena itu, Penulis ingin membantu Pied Piper merumuskan strategi tersebut menggunakan business tools yang biasa digunakan perusahaan untuk merumuskan strategi perusahaan. Ada dua analysis tools yang akan Penulis terapkan pada artikel ini, yang pertama adalah Michael Porter’s Five Forces Analysis yang berfokus pada analisis mengenai potensi ancaman eksternal bisnis dengan tujuan mengukur competitiveness level pada suatu industry, dilanjutkan yang kedua adalah SWOT Analysis, yang membantu untuk menemukan internal organizational (S)trengths and (W)eaknesses, serta external environmental (O)pportunities and (T)hreats. Dengan menggunakan dua analisis ini, akan didapatkan informasi-informasi relevan yang bisa menjadi dasar untuk membuat strategi bisnis dari Pied Piper.

ANALISIS FIVE FORCES PERUSAHAAN PIED PIPER

ANALISIS SWOT PERUSAHAAN PIED PIPER

CORPORATE-LEVEL STRATEGIES

Mengingat bahwa Pied Piper baru dibangun beberapa bulan terakhir, menurut Penulis tidak banyak pilihan yang dimiliki untuk strategi tingkat korporat. Pied Piper lebih baik fokus mengerahkan sumber dayanya untuk konsentrasi pada satu industri, yang mana disini berarti industri layanan internet. Kondisi ini didukung juga dengan hubungan dari strength dan opportunity perusahaan. Pied Piper yang notabene memiliki tim dengan level R&D yang luar biasa, bertemu dengan lingkungan pasar yang memiliki potensi pasar yang besar. Ditambah lagi, kelemahan dari Pied Piper saat ini adalah kurangnya sumber daya manusia, serta lemahnya praktek bisnis dalam perusahaan seperti struktur organisasi yang tidak jelas dan ketidakmampuan untuk memformulasikan strategi bisnis dengan baik.

Di waktu yang akan datang (dalam waktu singkat), Integrasi vertikal bisa menjadi salah satu strategi yang dipertimbangkan oleh Pied Piper. Karena saat ini, Pied Piper bisnisnya masih di seputar integrasi algoritma kompresi untuk layanan bisnis internet lainnya seperti platform data-storage atau video streaming. Jika nantinya secara organisasi Pied Piper sudah lebih matang, Pied Piper bisa membuat sendiri platform-platform tersebut, dan mengaplikasikan algoritmanya, berpotensi membuat core business baru dengan value yang unik khas dari Pied Piper

BUSINESS-LEVEL STRATEGIES

Strategi pada level bisnis yang tepat untuk Pied Piper adalah Differentiation Strategy. Alasannya adalah karena tingginya rivalitas pada industry ini serta masih terdapatnya resiko datangnya perusahaan baru ke dalam pasar. Pied Piper yang mempunyai strength di R&D sebaiknya memaksimalkan usahanya untuk mendesain solusi teknikal yang unik dan memiliki competitive advantages dibandingkan dengan kompetitor. Selain itu, pada serial digambarkan algoritma milik Richard sebagai sangat superior dibandingkan dengan algoritma milik perusahaan lain, sehingga strategi ini seharusnya lebih mudah untuk dieksekusi. Ditambah lagi, algoritma Pied Piper diklaim oleh Richard mampu menghemat biaya jauh lebih besar untuk perusahaan yang menggunakannya dibandingkan dengan algoritma kompetitor, ini menunjukkan bahwa secara natural, Pied Piper sudah menjalankan Low-Cost Strategy. Tujuan utama dari menggunakan Differentiation Strategy adalah untuk segera membuat solusi yang benar-benar bisa menghasilkan revenue untuk perusahaan, karena pada serialnya, Pied Piper mengalami kesulitan untuk mendapatkan dana guna menjalankan aktivitas operasi.

FUNCTIONAL-LEVEL STRATEGIES

Level fungsional adalah kelemahan terbesar dari Pied Piper dan merupakan hampir semua sumber dari segala masalah yang timbul di serial Silicon Valley. Masalah utamanya adalah kurangnya dana yang dimiliki Pied Piper untuk menjalankan bisnisnya, sehingga pada level fungsional, menurut Penulis strategi yang tepat adalah membuat marketing plan dan business revenue model. Dengan keunggulan Pied Piper di masalah teknologi dan biaya, Richard dan Jared yang bertanggung jawab pada urusan pengembangan bisnis harus segera mungkin menemukan sumber pendapatan. Banyak sekali layanan internet yang menggunakan efisiensi kompresi data untuk memaksimalkan produknya, Pied Piper dapat misalkan, mengcover penayangan tayangan olahraga seperti American Football atau NBA, atau menyediakan layanan kompresi data berbayar dengan model pendapatan subscription atau ad-based revenue

Pada operasional perusahaan, digambarkan pada satu episode bahwa dengan ide Jared menggunakan metode scrum, secara ajaib membuat Gilfoyle dan Dinesh bekerja dengan lebih efektif, dari yang sebelumnya banyak menghabiskan waktu hanya untuk berdebat hal tidak penting, mereka berdua “dipaksa” bersaing satu sama lain, karena pada metode scrum, dapat dilihat oleh semua orang progress pekerjaan yang sudah dilakukan oleh kedua engineer itu. 

Jika pada nantinya, Pied Piper sudah mendapatkan model pendapatan yang terjamin, sebaiknya Richard mulai menginvestasikan waktu dan biaya untuk membuat struktur organisasi yang lebih baik. Dimulai dari meng-hire manajer sumber daya manusia, sehingga aset terpenting dari Pied Piper yaitu engineer dan staff-nya bisa dipelihara dan dijaga dengan baik. 

RECAP

Untuk merangkum, sejujurnya memang diamati melalui episode demi episode, cukup mengherankan Pied Piper masih bisa berdiri (belum bangkrut, atau di-takeover perusahaan lain). Menurut penulis, permasalahan dari Pied Piper adalah kurangnya kemampuan untuk merumuskan strategi yang relevan berdasarkan kondisi internal dan eksternal perusahaan, sehingga pada artikel ini, Penulis mencoba membantu memaparkan lebih jelas kondisi tersebut menggunakan analisis Five Forces dan SWOT. Dengan analisis tersebut, menjadi lebih mudah untuk penulis merumuskan strategi seperti apa yang baiknya dilaksanakan oleh Pied Piper, sehingga perusahaan ini bisa bertahan di kerasnya persaingan.

Artikel ini telah melalui pengecekan plagiarisme di duplichecker.com

Abdurrahman Faiq
Kinsai Dona Ayu Nirmala
MBA 78C
Kelompok 6: Digital Taskforce

Referensi:
Gareth R. Jones Jennifer M.George "Contemporary Management" Eleventh Edition


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format