Mengupas Tuntas Potensi Strategi dari Kedai Filosofi Kopi dalam Filosofi Kopi The Series

Mengulik Potensi Strategi yang dimiliki oleh Filosofi Kopi menggunakan SWOT, Five Forces Analysis, dan Strategy Level Business


0

Sinopsis

Sumber: Anikor.id

Filosofi Kopi The Series merupakan film yang menceritakan antara dua orang sahabat yang berusaha untuk membangun bisnis mereka dengan menjual kopi. Dua sahabat tersebut yaitu Ben yang diperankan oleh Chicco Jerikho dan Jody yang diperankan oleh Rio Dewanto, mereka membangun kedai kopi tersebut dengan suatu keunikan yaitu mereka memberikan filosofi dalam setiap kopi yang mereka jual. Filosofi Kopi mempunyai barista dan karyawannya yaitu Nana, Aga, dan Maldi. Mereka menjual kedai mereka di Jakarta dan melakukan perjalanan keliling Indonesia dengan combi mereka untuk menjual kopi, ada delapan kota yang mereka kunjungi yaitu Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, Salatiga, Malang dan yang terakhir yaitu Bali.

Banyak konflik yang bermunculan sepanjang perjalanan mereka di beberapa daerah tersebut. Ben dan Jody adalah dua pribadi yang memiliki karakter yang berbeda dan mempunyai idealisme masing-masing, sehingga banyak hal yang membuat mereka terkadang harus berbeda pendapat. Jody adalah orang yang berperan dalam manajemen keuangan di Filosofi Kopi, dialah yang sering mencari orang untuk memberikan pinjaman atau investasi kepada usaha mereka tersebut namun dalam film ini, terlihat bahwa Ben dan Jody sangat berusaha untuk membangun Filosofi Kopi ini walaupun kedai mereka di Jakarta sudah cukup terkenal dan bahkan sudah dikenal di media sosial namun mereka sering mengalami waktu dimana penjualan mereka sangat rendah padahal mereka telah mengelilingi beberapa daerah dan telah mengeluarkan biaya yang banyak sehingga bahkan mereka harus menunda pembayaran gaji karyawan. 

Visi dan Misi Filosofi Kopi

Visi Filosofi Kopi

  • Membuat kopi menjadi budaya bukan tren semata dan mampu memberikan rasa kopi yang terbaik kepada pelanggan.
  • Mengenalkan kopi beserta biji-biji kopi andalan mereka ke semua penggiat kopi di Indonesia.
  • Melebarkan sayap mereka yang dimana membuka kedai kopi di seluruh penjuru Indonesia.

Misi Filosofi Kopi

  • Memberikan produk kopi dengan rasa dan kualitas yang terbaik.
  • Menciptakan budaya kerja yang baik dengan adanya kekeluargaan namun tetap menjaga profesionalitas.
  • Melihat bahwa profitabilitas adalah poin penting dalam kesuksesan.

Analisis SWOT Filosofi Kopi

Sumber: Paceco.com

Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) merupakan kerangka kerja yang biasanya dipakai untuk mengevaluasi posisi kompetitif dari perusahaan dan juga untuk mengembangkan perencanaan strategis di suatu perusahaan tersebut. Analisis SWOT ini menilai dari faktor internal maupun eksternalnya, dan juga menilai potensi pada masa sekarang dan masa yang akan datang. Analisis SWOT juga diciptakan untuk memberikan dan memfasilitasi tampilan yang bisa dibilang realistis, berbasis kepada fakta, dan berdasarkan data terhadap kekuatan dan kelemahan dari suatu organisasi atau perusahaan, inisiatif, ataupun di dalam industry tersebut. Organisasi atau perusahaan juga perlu menjaga agar analisisnya tetap akurat dan dengan menghindari keyakinan yang telah dibentuk sebelumnya ataupun area yang sekiranya abu-abu dan berfokus terhadap konteks di kehidupan nyata. Pada bagian ini, kita akan mengulas tentang SWOT dari Filosofi Kopi itu tersendiri, yaitu:

SWOT Analysis

Kedai Filosofi Kopi

Strength (Kekuatan)

  • Kualitas yang baik dengan membeli biji kopi yang terbaik.
  • Rasa dari kopi yang enak
  • Memiliki barista yang sangat memiliki passion dalam hal kopi yaitu Ben
  • Mempunyai uniqueness dalam hal mereka menjual filosofi dibalik secangkir kopi yang dipesan oleh pelanggan
  • Kedai Filosofi Kopi merupakan kedai kopi yang terkemuka, dan tentunya kedai ini sudah bisa dibilang terkenal dan juga memiliki cita rasa kopi yang khas. 
  • Setiap menu milik filosofi kopi memiliki makna tersendiri, yang dimana itu merupakan salah satu nilai plus dari kedai Filosofi Kopi tersebut. 
  • Kedai Filosofi Kopi ini juga sudah memiliki segmen pasar mereka tersendiri, yang dimana segmen tersebut sudah cocok dengan target yang mereka harapkan. Bahan Baku dari kedai Filosofi Kopi ini juga selalu tersedia dan bisa dibilang ekslusif yang dimana biji kopi yang diambil merupakan biji kopi pilihan yang terbaik. Untuk fasilitas dan pelayanan di Kedai Filosofi Kopi juga sudah terbilang lengkap.

Weakness (Kelemahan)

  • Usaha Filosofi Kopi dibangun dengan dasar persahabatan antara Ben dan Jody sehingga ditakutkan ada hal-hal yang dapat membuat bisnis ini tidak berlanjut.
  • Tidak merencanakan dengan baik dan membaca situasi pasar di daerah yang akan didatangi dalam perjalanan mereka.
  • Kurang kreatif dalam hal pemasaran.
  • Sulit dalam meyakinkan kreditur atau investor dalam memberikan pinjaman dana.
  • Tempat/kedai yang berpindah-pindah.
  • Di Kedai Filosofi Kopi ini masih memiliki beberapa kelemahan yaitu dari segi pengurus kedai tersebut. Yang dimana Ben dan Jody yang merupakan sahabat dan membangun kedai ini Bersama, mereka masih terkadang berselisih yang dimana perselisihan tersebut mempengaruhi dari filosofi kopi itu.
  • Di kedai filosofi kopi ini yang dimana Jody yang memegang bagian operation dan keuangannya masih bisa dibilang kurang, yang dimana kekurangan tersebut bisa mempengaruhi kinerja dari kedai filosofi kopi tersebut.

Opportunity (Peluang)

  • Filosofi Kopi sudah cukup terkenal di beberapa daerah
  • Kondisi masyarakat yang gemar mengkonsumsi kopi sambil berkumpul dengan teman-teman
  • Dengan melakukan perjalanan ke beberapa daerah membuat kesempatan masyarakat untuk merasakan kopi tersebut secara langsung tanpa harus pergi ke Jakarta.
  • Peluang yang dimiliki dari kedai kopi ini yaitu tentunya dari cita rasa kopi mereka yang otentik, karena semua hal sangat dipertimbangkan, dari pemilihan biji kopi kemudian prosesnya, semua ini dipirkan secara matang dan tentunya ini merupakan peluang yang bagus untuk kedai filosofi kopi untuk bersaing dengan kedai-kedai lainnya.

Threat (Ancaman)

  • Banyak pebisnis lain yang menjual kopi dengan berbagai macam strategi untuk menarik pelanggan. Dan juga banyaknya kedai kopi yang mulai beredar di Indonesia yang dimana merupakan ancaman bagi kedai filosofi kopi tersendiri.

Persaingan yang ketat didalam kedai kopi tersebut.

Analisis Five Forces Kedai Filosofi Kopi

Sumber: Visual-Paradigm.com

Five Forces Porter adalah model yang mengidentifikasi dan menganalisis lima kekuatan kompetitif yang membentuk setiap industri dan membantu menentukan kelemahan dan kekuatan industri. Analisis Five Forces Porter ini sering digunakan perusahaan untuk mengidentifikasi pada struktur industri untuk menentukan strategi dari perusahaan tersebut. Model Five Forces Porter juga dapat diterapkan ke bagian segmen ekonomi dimana pun untuk lebih memahami tingkat persaingan yang berada di industri dan untuk meningkatkan profitabilitas jangka panjang dari suatu perusahaan. Model Five Forces ini diberikan nama sesuai dengan nama profesor Harvard Business School, Michael E. Porter.

Five Forces Porter merupakan model analisis dari sebuah bisnis yang dimana itu membantu menjelaskan tentang mengapa berbagai industri mampu untuk mempertahankan tingkat profitabilitas mereka yang berbeda. Model Five Forces banyak digunakan untuk menganalisis struktur industri suatu perusahaan serta strategi perusahaannya. Porter ini mengidentifikasi lima kekuatan yang tidak terbantahkan yang dimana berperan dalam membentuk setiap bagian pasar dan industri di dunia, dengan memberikan beberapa peringatan. Kelima kekuatan tersebut sering digunakan untuk mengukur intensitas persaingan, daya tarik, dan profitabilitas suatu industri atau pasar.

Five Forces itu berisi:

1. Tingkat persaingan antar suatu organisasi dalam suatu industri

2. Potensi untuk masuk ke suatu industri

3. Kekuatan pemasok besar

4. Kekuatan pelanggan besar

5. Ancaman produk pengganti

Sekarang kita akan mengulik tentang Five Forces Analysis yang berada di dalam kedai Filosofi Kopi:

Five Forces Model “Filosofi Kopi”

Level of rivalry in an industry

Tingkat persaingan dalam bisnis penjualan minuman kopi ini sangat tinggi karena banyak usaha yang sama dengan strategi penjualan yang berbeda-beda sehingga sering kali Filosofi Kopi mengalami kekurangan pembeli dan penurunan penjualan.

Dengan adanya pesaing baru di bidang ini tentunya akan menyulitkan filosofi kopi untuk tetap selalu menjadi diminati oleh para pelanggannya. Karena tentunya pasti akan selalu bermunculan kedai-kedai kopi yang baru dengan nuansa yang berbeda dan karakteristik yang berbeda dimana itu menciptakan persaingan dalam bisnis di bidang ini.

Potential for new entrants

Dalam bisnis ini, adanya ancaman pemain baru untuk masuk adalah hal yang berpotensi tinggi karena untuk membuat bisnis menjual kopi tidak membutuhkan modal yang terlalu besar sehingga dapat membuat daya tarik banyak orang untuk terjun ke bisnis ini.

Tentunya juga, kedai kopi merupakan salah satu bisnis yang dibilang sangat berkembang pesat di Indonesia dan juga tentunya hal ini menciptakan pemain-pemain baru didalam kedai kopi yang merupakan salah satu ancaman bagi filosofi kopi.

Power of large suppliers

Filosofi Kopi selalu mencari supplier yang memberikan biji kopi yang terbaik sehingga mereka memiliki pegangan yaitu ada harga ada rasa.

Dengan adanya Ben yang dimana merupakan pecinta kopi, tentunya Ben selalu bisa memilih biji kopi yang terbaik untuk filosofi kopi dan tentunya Ben selalu mencari supplier-supplier kopi yang bisa dibilang eksklusif.

Power of large customers

Faktor yang dilakukan oleh Filosofi Kopi dalam membuat pelanggan mereka mendapatkan kepuasan dan tidak berpaling kepada penjual lain yaitu dengan menjaga rasa dan kualitas kopi mereka agar tetap dapat dinikmati dengan baik oleh para pelanggan.

Dengan adanya filosofi di setiap minuman mereka hal ini merupakan daya Tarik yang sangat besar untuk pelanggan mereka, dan tentunya pelanggan dari filosofi kopi tersebut datang ke kedai itu untuk mencoba kopi-kopi berdasarkan filosofinya yang sudah disajikan.

Threat of substitute products

Bisnis seperti ini sangat banyak tersebar dan memilki daya saing yang tinggi sehingga barang substitusinya pun sangat banyak

baik dari segi produk, harga maupun suasana. Karena perkembangan kedai kopi yang sangat massive, tentunya ini merupakan ancaman yang bisa dibilang berat untuk filosofi kopi karena pasti akan ada barang substitusi yang dimana memiliki nilai tersendiri (yang berbeda dengan milik filosofi kopi).

Strategi Bisnis Untuk Filosofi Kopi

Sumber: Business-to-you.com

Setelah melakukan analisis dengan SWOT dan Five Forces Analysis, berikut ini merupakan strategi bisnis yang akan membantu Filosofi Kopi untuk berkembang, bertahan, dan mampu bersaing dengan para pendatangnya. Strategi ini terbagi menjadi 3 strategi yaitu strategi level bisnis, korporat, dan yang terakhir adalah fungsional. Berikut ini merupakan strategi yang disarankan untuk Filosofi Kopi:

Strategi Level Bisnis

Menurut Michael Porter yang membuat teori five forces model, strategi tingkat bisnis merupakan hal yang sangat penting karena hal ini mampu menciptakan sebuah keuntungan kompetitif terhadap perusahaan dan memungkinkan sebuah organisasi pada suatu perusahaan mengantisipasi adanya ancaman kekuatan industri yang ada. Strategi level bisnis yang tepat untuk digunakan pada Filosofi Kopi menurut kami adalah strategi low-cost. Filosofi Kopi sudah sangat baik dalam hal diferensiasi untuk produknya dengan memberikan filosofi di setiap kopi dan memberikan kualitas rasa yang baik namun banyak biaya operasional tak terduga yang mereka keluarkan dalam proses penjualan mereka apalagi ketika mereka harus melakukan penjualan keliling ke beberapa daerah di Indonesia, sehingga sebaiknya mereka dapat membuat strategi kembali dengan menghitung cost dan benefit dari penjualan mereka tersebut.

Dengan memberikan kualitas kopi yang terbaik dengan filosofinya di tiap biji kopi yang diciptakan oleh barista mereka, tentunya ini juga merupakan strategi yang baik untuk filosofi kopi karena hal itu akan mengundang banyak consumer karena memiliki daya Tarik tersendiri yang dimana hal itu berbeda dibandingkan dengan kedai kopi lainnya. Dan juga dengan melakukan ekspansi mereka ke beberapa daerah hal itu juga dapat meningkatkan strategi bisnis mereka karena tentunya Filosofi Kopi akan lebih terkenal dan akan teringat oleh banyak orang dimana ketika ada pelanggan yang ingin membeli kopi maka tujuan mereka yaitu ke Filosofi Kopi.

Strategi Level Korporat

Strategi ini adalah merupakan tindakan yang dilakukan oleh perusahaan dalam melihat peluang untuk melakukan investasi sumber dayanya demi mencapai misi dan tujuan dari perusahaan tersebut. Pada Filosofi Kopi, strategi level korporat yang dapat diambil menurut kami yaitu dengan melakukan strategi Expansion. Mereka dapat membuat startegi ini dengan membuka sistem Franchising atau Joint Venture sehingga produk mereka dapat lebih dikenal dan bisnis mereka dapat bergerak lebih maju. Seperti halnya yang ada di dalam film series tersebut dimana mereka melakukan ekspansi ke 8 daerah baru, hal ini pasti memberikan dampak positif terhadap filosofi kopi tersendiri. Dimana mereka akan berhasil untuk mencapai visi misi mereka dan juga Filosofi Kopi akan lebih dikenal di kalangan masyarakat karena melakukan ekspansi tersebut.

Strategi Level Fungsional

Untuk strategi level fungsional, hal yang harus diperhatikan oleh Filosofi Kopi adalah pertama dalam hal marketing. Mereka selalu merasa bahwa hal yang terpenting dalam usaha mereka adalah rasa dan kualitas padahal salah satu hal yang penting juga adalah bagaimana mereka menyampaikan rasa kopi tersebut kepada para pembeli dengan strategi penjualan mereka. Penggunaan media sosial adalah salah satu cara untuk menjual produk mereka agar lebih dikenal oleh masyarakat. Hal yang kedua adalah dalam hal operations. Tempat jual mereka yang menggunakan combi dan berpindah-pindah, hal ini bisa dibilang kurang bagus dan juga membuat mereka menjadi kurang fokus dalam menjual produk mereka maka dari itu dibutuhkan adanya aturan dalam hal operasional sehingga semua dapat berjalan dengan baik sesuai standard dan aturan yang berlaku yang dimana mereka mungkin bisa stay di satu tempat dan tidak berpindah-pindah sehingga konsumen mereka mengetahui lokasi dari Filosofi Kopi tersebut. Hal yang ketiga yaitu Human Resource, pada film ini terlihat bahwa dalam hal pengaturan karyawan Jody berperan sebagai orang yang menyeleksi karyawan baru, dan terlihat bahwa mereka diseleksi sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing namun dalam hal gaji, mereka masih menyesuaikan dengan profit yang diperoleh pada saat penjualan sehingga ada beberapa scene dimana mereka belum bisa menerima karyawan baru karena harus menekan biaya gaji dan bahkan terkadang terlambat untuk memberikan gaji karyawannya. Dengan kata lain, Jody yang sebagai pemegang operasional dari Filosofi Kopi itu harus bisa memaksimalkan kemampuan dari karyawannya dan juga tentunya memperbaiki beberapa kesalahan yang sudah diterjadi dan melakukan evaluasi agar lebih baik kedepannya dan membuat Filosofi Kopi menjadi semakin maju entah dari segi operasionalnya, marketing mereka, maupun pada bagian human resource mereka yang dimana sebenarnya mereka memiliki potensi yang lebih tetapi kurang dimaksimalkan.

Artikel ini telah di cek anti plagiarism via website https://www.duplichecker.com/

REFERENSI:

Jones, G.R., dan George, J.M. (2020). Contemporary Management. 11th Edition, McGraw-Hill, New York.

https://www.idpreneurs.com/belajar-wirausaha-dari-film-filosofi-kopi/

https://entertainment.kompas.com/read/2019/05/29/123155210/filosofi-kopi-akan-segera-hadir-dalam-bentuk-film-seri?page=all

https://www.investopedia.com/terms/p/porter.asp

https://www.jpnn.com/news/kisah-awal-filosofi-kopi-diceritakan-lewat-web-series

https://www.investopedia.com/terms/p/porter.asp

https://www.visual-paradigm.com/tutorials/five-forces-analysis-tutorial/ (Five Forces)

https://www.paceco.com/insights/strategy/swot-summary/ (SWOT)

https://www.business-to-you.com/levels-of-strategy-corporate-business-functional/ (Strategy Pyramid)

Penulis :

Bellatrix Kezia

Jisnu Mahan Pratama Putra

Kelompok 5 Pra-MBA UGM (Lords of Profit)


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format