Narcos, Peran Pemimpin Sebagai Ahli Siasat dan Strategis

Ketika Pablo Escobar mulai mengirim kokain ke Miami, kota itu menjadi tempat yang sangat berbahaya. Perluasan operasi kartel Medellín tembus hingga ke USA.


0

Season 1 serial Netflix yang berjudul Narcos berkisahkan tentang seorang gembong narkoba kenamaan bernama Pablo Escobar. Diceritakan dari sudut pandang operator DEA Amerika, Steve Murphy, yang memberikan narasi orang pertama, Narcos pertama kali memperkenalkan sosok Escobar di akhir 1970-an, ketika dia bekerja sebagai pemasar gelap. 

Seiring pertumbuhan industri kokain di Kolombia—sebagian berkat kedekatannya dengan Peru, Ekuador, dan Bolivia, supplier utama kokain, yang darinya kokain diturunkan—Escobar terlibat dalam penyelundupan narkoba. Escobar bertemu dengan ahli kimia Chili yang diasingkan, Mateo “Cockroach” Moreno, dan meyakinkannya bahwa mereka dapat menghasilkan lebih banyak uang dengan memproduksi kokain yang telah diramu Moreno di laboratorium bawah tanahnya.

Setelah sukses awal, keduanya memperluas operasi mereka dengan mendirikan pabrik lebih lanjut dalam kerahasiaan hutan hujan dan mulai mengirimkan produk mereka ke Amerika Serikat melalui Miami dengan bantuan dalang logistik Carlos Lehder, yang menginspirasi kegilaan di antara generasi disko. Pada pertengahan 1970-an ia membantu mendirikan organisasi kejahatan yang kemudian dikenal sebagai kartel Medellín. Mitra terkenalnya termasuk Ochoa bersaudara: Juan David, Jorge Luis, dan Fabio. 

Escobar menjabat sebagai kepala organisasi, yang sebagian besar berfokus pada produksi, transportasi, dan penjualan kokain. Pada pertengahan 1980-an kartel Medellín mendominasi perdagangan kokain, dengan Escobar memegang kekuasaan dan kekayaan yang luar biasa.

Ketika Pablo Escobar mulai mengirim kokain ke Miami, kota itu menjadi tempat yang sangat berbahaya. Perluasan operasi kartel Medellín yang tembus hingga ke Amerika menarik perhatian Drug Enforcement Administration (DEA) sebuah badan penegak hukum federal Amerika Serikat yang bertugas memerangi penyelundupan dan distribusi narkoba. Sepasang agen special DEA yang bernama Steven Murphy (narrator utama pada Season 1 Narcos) dan Kevin Brady mendapat tugas untuk menangani kasus yang terjadi di Miami ini secara khusus.

Suatu ketika dalam misi penangkapan seorang bernama Hermann Zapata, seorang pengedar narkoba yang bekerja untuk Kecoa, tetapi aksi mereka diganggu oleh La Quica, yang dikirim oleh Escobar untuk membunuh Zapata. Selain Zapata, La Quica juga membunuh Brady. Kematian Kevin Brady membuat DEA semakin menaikkan tensi organisasi tersebut, kali ini tidak hanya perkara keamanan dan sosial, namun juga personal. Kejadian tersebut mendorong Steven Murphy untuk berangkat ke Kolombia.

Di Kolombia Murphy mendapat partner baru bernama Javier Pena. Misinya untuk memberantas Escobar dan kartelnya semakin dihadapkan dengan berbagai kompleksitas politik yang mengitari peperangan melawan narkoba.

Setelah kematian Cockroach, Escobar sekarang menjalankan laboratorium besar di mana mereka dapat menghasilkan 10.000 kilo kokain seminggu, cukup untuk pendapatan $5 miliar dalam setahun. Pablo Escobar semakin memperkaya diri dan semakin menunjukkan keterlibatannya dengan politik.

Murphy dan mitranya, Javier Peña, menjadi anggota tim Search Bloc yang berusaha menangkap Escobar dan diperkenalkan sebagai dua perwira mulia, tetapi seiring waktu, belajar bahwa mencoba menangkap Pablo Escobar tidak akan berhasil jika Anda tetap mematuhi hukum. DEA mungkin berangkat dan berusaha untuk menjadi organisasi yang mulia, tetapi seiring berjalannya waktu mereka bahkan menemukan ide-ide brutal guna menjalankan misi peperangan melawan narkoba ini.

Salah satunya adalah ide untuk menggaet Kartel berbahaya lainnya bernama Cali yang juga memiliki kesamaan dalam melihat sosok Pablo Escobar sebagai musuh. Murphy telah bersedia untuk membengkokkan aturan dalam pencariannya, tetapi jika dia menindaklanjuti berkolaborasi dengan Kartel dia tidak hanya akan membengkokkan aturan itu - dia menghancurkannya sampai titik yang tidak bisa diperbaiki. Di akhir Season 1, Murphy menjanjikan "No surrender, no negotiation, no deals (Tidak ada penyerahan, negosiasi, dan kesepakatan),” ketika datang untuk menangkap Escobar, mengisyaratkan kehausan akan darah yang tidak ada di awal-awal misi.

Pablo Escobar yang asli adalah individu yang begitu signifikan, sehingga apa yang digambarkan di Narcos tidak jauh dan tidak peduli betapa mulianya beberapa tindakannya. Escobar berubah dari pedagang pasar gelap tingkat rendah menjadi gembong narkoba paling kuat di dunia bersama kartelnya Medellín. Namun, ambisinya tidak berhenti menjadi gembong. Escobar menyulut aspirasi politiknya dengan menampilkan dirinya sebagai semacam pahlawan rakyat, memberikan uang kepada warga Medellín, Kolombia yang miskin.

Meskipun terpilih menjadi anggota kongres, ia dengan cepat dijauhi karena afiliasi kriminalnya dan malah mengalihkan fokusnya hanya pada perdagangan narkoba, meninggalkan lautan mayat di belakangnya. Setelah meledakkan pesawat dengan calon presiden di atasnya—menewaskan 107 orang—Escobar melewati titik tanpa harapan dan mulai dijauhi oleh orang-orang yang pernah bekerja bersamanya, yang pada gilirannya membuat tindakannya lebih kejam dan putus asa. Akhirnya, Escobar menyerahkan dirinya dengan syarat dia bisa tinggal di penjara sendiri. Namun, penjara tidak cocok dengan Escobar dan dia melarikan diri, dalam pelarian dan tanpa kekuatan yang telah dia kumpulkan selama bertahun-tahun. Season pertama Narcos mencakup lebih dari satu dekade perburuan Pablo Escobar dan berakhir pada garis waktu sekitar satu tahun sebelum kematiannya.

Analisis SWOT Kartel Narkoba Pablo Escobar

Menurut buku Contemporary Management (2020), analisis SWOT merupakan rencana yang dilaksanakan oleh manajer dengan mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang (opportunity), serta ancaman (treats). Analisis SWOT dapat membantu manajer dalam memilih strategi perusahaan, bisnis, dan fungsional untuk mencapai misi dan tujuan perusahaan.

Dalam menjalankan bisnisnya, tentu Pablo membutuhkan beberapa perencanaan mendasar agar bisnis yang ia jalankan dapat sesuai dengan tujuan bisnisnya, serta dapat memberikan keberhasilan serta kesuksesan Pablo. 

Potential Strengths

  • Terjaminnya keamanan dalam berbisnis
  • Integrasi bisnis yang baik.
  • Jalur distribusi yang aman dan armada yang memadai.
  • Adanya laboraturium yang sulit dijangkau oleh pihak kepolisian.
  • Pablo memiliki kemampuan negosiasi yang baik.
  • Pablo memiliki ide, strategi, dan problem solving yang baik.

Potential Opportunities

  • Melakukan eskpansi bisnis dan pengembangan laboraturium produksi kokain.
  • Pengembangan narkoba jenis baru.
  • Pengembangan dan perluasan segmen pasar.

Potential Weakness

  • Cara memimpin bisnis Pablo yag dianggap terlalu egois dan tidak adil.
  • TIdak memiliki struktur organisasi yang formal dalam menjalankan bisnisnya.
  • Bisnis narkoba bersifat illegal, sehingga bertentangan dengan hukum dan politik.
  • Adanya konflik dan pertentangan dengan aparatur hukum dan negara.

Potential Threats

  • Ancaman internal melalui sesame teman pembisnis Pablo, yaitu Gacha.
  • Ancaman oleh badan intelijen dan pejabat negara lainnya.

1. Langkah pertama adalah mengidentifikasi kekuatan yang dimiliki oleh organisasi kartel narkobanya. Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, Pablo memiliki beberapa kekuatan dalam bisnis penyelundupan narkobanya. Diantaranya adalah sebagai berikut :

- Pablo diketahui telah menyuap hampir seluruh polisi yang berada di Mezelin, Kolombia. Hal tersebut ia lakukan agar bisnis narkobanya dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan. Bahkan Pablo telah melakukan suap kepada anggota DAS atau sebuah organisasi badan intelijen seperti FBI di Kolombia. Penyuapan kepada anggota DAS diberikan kepada Kolonel Carrera yang menjaga perbatasan untuk melakukan ekspor kokain keluar negara Kolombia. 

- Tidak hanya dari segi keamanan dan anak buah Pablo yang berada di hampir seluruh penjuru negara Kolombia, Pablo juga memiliki transportasi atau beberapa jalur aman yang akan digunakan untuk menyebarkan kokain yang ia miliki. Dari jalur darat pablo memanfaatkan kendaraan besar seperti truk untuk dapat melakukan penyelundupan keluar negeri. Melalui jalur laut, pablo melakukan penyelundupan menggunakan pipa saluran air. Kemudian, Pablo menggunakan pesawat untuk dapat melakukan ekspor kokain melalui jalur udara. 

- Dalam menjalankan bisnisnya, Pablo membagi beberapa tugas utama ke beberapa rekanannya. Cockroach bertanggung jawab dalam hal pembuatan kokain yang akan dijual dan diedarkan. Sementara Gustavo berfokus pada proses penyelundupan kokainnya. Gustavo bertugas untuk mencari cara agar kokain yang akan dijual, dapat diedarkan secara aman. Salah satu caranya adalah menggunakan penerbangan udara, dengan menyelundupkannya melalui jaket yang ia kenakan. Gustavo juga memberikan arahan kepada wanita hamil untuk melakukan penyelundupan dengan cara menelan kokain yang akan dibawa sebanyak 50-70 butir. Penyelundupan Pablo juga dilakukan melalui barang-barang yang akan di ekspor ke luar negeri, melalui komoditas utama Kolombia.

- Pablo juga mendirikan laboratorium yang sulit dijangkau oleh kepolisian, laboratorium kokain tersebut berada di tengah hutan hujan Kolombia. Pablo juga diketahui mendirikan laboratorium kokain pertamanya di Kolombia, di sebuah gedung kecil yang kemudian ia sebut sebagai “The Kitchen”. 

- Dalam menjalankan bisnisnya, Pablo diketahui memiliki banyak akal dan mempunyai kemampuan negosiasi bisnis yang baik. Hal ini terbukti pada saat melakukan negosiasi bisnis pertama kali dengan Cockroach, Pablo memberikan visi bisnis untuk melebarkan bisnis kokainnya sampai dengan Amerika Serikat agar dapat memperoleh keuntungan yang lebih banyak. Pablo juga diketahui berhasil membuat keputusan dengan rekanan sesama bisnis lainnya seperti Gacha. 

- Dalam menyelesaikan permasalahan, Pablo dengan sigap mendatangi dan langsung menyelesaikan ke sumber permasalahan yang ada. Contohnya adalah saat pengiriman kokain melalui jalur darat terhambat karena kebijakan Kolonel Carrera yang ingin bernegosiasi ulang, Pablo langsung mendatanagi Kolonel Carrera dan membuat negosiasi, sehingga tercapai keputusan bisnis yang baru.

2. Seiring dengan adanya kekuatan bisnis, tentu saja terdapat kelemahan bisnis didalamnya. Kelemahan bisnis yang dijalankan oleh Pablo dapat dilihat melalui penjabaran berikut :

- Pablo dirasa terlalu mementingkan diri sendiri dan dianggap tidak adil terhadap sesama rekanan bisnisnya. Pablo dapat dikatakan menjalankan bisnisnya dengan cara otoriter dan berikap tidak adil, serta tidak segan-segan untuk melakukan penindasan terhadap orang yang tidak patuh dengannya. Hal tersebut dibuktikan dengan terbunuhnya Cockroach dan Kolonel Carrera karena dianggap tidak patuh dan menghianati bisnis yang telah dijalaninya. 

- Dalam menjalankan bisnisnya, Pablo juga tidak memiliki struktur organisasi secara formal dan terstruktur. Bisnis dijalankan atas dasar kepercayaan dan kesamaan visi. 

- Karena bisnis narkoba dan penyelundupan yang dijalankan oleh Pablo bersifat illegal, maka terjadi banyak sekali konflik dan pertentangan dengan aparat kepolisian dan badan intelijen lainnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya peperangan nyata antara badan intelijen Amerika Serikat, terhadap gembong narkoba Pablo Escobar. Presiden Amerika yang menjabat pada saat itu juga mendeklarasikan pernyataannya untuk memerangi narkoba yang sudah mulai masuk ke Amerika. 

3. Terdapat juga beberapa peluang terhadap bisnis yang dijalankan oleh Pablo. Diantaranya adalah sebagai berikut :

- Adanya peluang Pablo untuk dapat mengembangkan, serta menambah jumlah laboratorium produksi kokain yang dimiliki. Pada episode satu ini dijelaskan bahwa Pablo memiliki banyak sekali sumber daya dan kemampuan untuk melakukan ekspansi bisnisnya. Hal tersebut dibuktikan saat laboratorium kokain yang berada di Chili dipindahkan ke tengah hutan hujan Kolombia. 

- Perluasan segmen pasar juga menjadi peluang yang dapat dijalankan oleh Pablo. Pada episode pertama dijelaskan bahwa pasar yang dimiliki saat ini baru mencakup negara Kolombia dan Miami saja. Dengan semakin berkembang dan meningkatnya permintaan kokain, maka Pablo dapat memperluas pasar hingga ke negara lainnya juga.

- Pablo juga bisa meracik produk jenis lainnya selain kokain yang dapat diperjual belikan di pasaran. 

4. Meskipun terdapat beberapa peluang bisnis yang dapat dijalankan, namun Pablo juga harus mempertimbangkan peluang adanya ancaman dari dalam maupun luar bisnis.

- Peluang ancaman dapat timbul dari dalam internal bisnis Pablo. Seperti yang sudah diceritakan di dalam episode pertama, kesuksesan bisnis Pablo tentunya tidak dapat disembunyikan dari para teman pembisnis lainnya. Banyak rekanan bisnis Pablo, salah satunya adalah Gacha yang menginginkan keikutsertaannya, serta ingin turut andil dalam melakukan bisnis kokain ini. Namun, Gacha dikenal sangat kejam dan licik. Gacha diketahui tidak segan untuk membunuh rekan bisnisnya pada saat Gacha sudah memperoleh kesuksesan. Hal ini tentunya dapat menjadi ancaman untuk Pablo jika ingin melakukan kerjasama bisnis kokain dengan Gacha.

- Ancaman juga datang dari kepolisian serta badan intelijen negara lainnya seperti DEA. Semakin berkembangnya dan meningkatnya permintaan kokain di Amerika, maka hal ini membuat kepolisian setempat semakin gencar pula dalam memberantas bisnis haram ini.

Lima Kekuatan Bisnis Kartel Narkoba Pablo

Analisis selanjutnya adalah analisis yang berfokus pada lima keunggulan/kekuatan perusahaan yang sangat penting bagi persaingan dan perkembangan dalam bisnis.

Tingkat persaingan antar organisasi dalam suatu industri.

Dalam menjalankan bisnis narkobanya, produk kokain yang dipasarkan oleh Pablo tidak memiliki saingan utama dalam berbisnis. Seperti yang sudah diketahui, pada tahun tersebut kokain merupakan jenis narkoba baru yang dapat memberikan efek kesenangan pada otak. Pada tahun tersebut, belum ditemukannya bisnis narkoba serupa yang dapat memberikan efek seperti kokain. Sehingga tingkat persaingan antar perusahaan di dalam pasar pun rendah. Pada saat itu jenis narkoba lainnya yang sangat diminati adalah jenis ganja. Pablo menguasai pasar dan memiliki banyak sekali pelanggan, mulai dari remaja hingga tokoh terkenal di Amerika.

Potensi untuk masuk ke suatu industri

Potensi suatu perusahaan baru yang akan masuk ke industri narkoba tentunya juga akan sangat sulit. Hal ini dikarenakan adanya keterbatasan sumber daya dan adanya regulasi serta larangan dari pemerintah serta kepolisian terhadap bisnis illegal tersebut.

Kekuatan pemasok sumber daya

Sumber daya dalam hal pembuatan kokain pada saat itu memiliki jumlah dan input yang mudah dicari di alam. Bisnis narkoba yang dijalankan oleh Pablo berintegrasi secara vertical. Proses awal pembuatan kokain sampai dengan penjualan serta pendistribusiannya dilakukan oleh rekanan bisnis Pablo. Sehingga harga kokain yang dijual pun cenderung stabil dan bahkan bisa di monopoli oleh Pablo.

Kekuatan dalam besarnya konsumen

Pablo memiliki segmen pasar dan konsumen tersendiri yang secara loyal membeli narkoba jenis kokain dari kartel narkobanya. Bahkan, konsumen yang dimiliki oleh Pablo cenderung meningkat. Hal tersebut terjadi dikarenakan bisnis narkoba jenis kokain yang dijalankan oleh Pablo tidak memiliki pesaing dan jenis narkoba yang ditawarkan merupakan jenis baru.

Ancaman dari produk substitusi

Pada tahun tersebut belum ada barang substitusi dari produk kokain yang dipasarkan. Hal ini menyebabkan kokain yang dijual oleh Pablo sangat banyak diminati oleh beberapa kalangan masyarakat Amerika dan Kolombia. Pablo dianggap memonopoli pasar narkoba yang ada.

Prencanaan Strategi

Analisa strategi dilakukan setelah berhasil mengidentifikasi SWOT dan Five Forces. Berikut penjelasan atas 3 strategi yang akan dilakukan.

Strategi Korporat

Prinsip strategi level korporat adalah:

  1. Konsentrasi pada 1 bidang bisnis
  2. Vertical Integration
  3. Diversifikasi
  4. Ekspansi internasional

Concentration on a Single Industry

Fokus pada produksi dan distribusi kokain dari Kolombia ke Amerika Selatan. Pembentukan pos-pos baru dan agen baru untuk membentuk jalur alternatif untuk keamanan pendistribusian.

Vertical Integration

Untuk mengamankan jalur bisnis penyelundupannya. Escobar membangun pabrik-pabrik baru di hutan Kolombia dan melakukan pengembangan narkoba jenis baru ke produk-produk umum masyarakat.

Diversification

Escobar mendiversifikasikan kokainnya ke dalam bentuk kimia baru seperti mencampurnya dengan Coca-Cola dan makananan ringan lainnya. Hal ini dilakukan agar mencapai target market baru.

International Expansion

Ekspansi Internasional ke USA diiringi menyesuaikan produk dengan trend yang berkembang di wilayah market. Seperti membuat tipe permen atau minuman ringan.

Strategi Bisnis

Menurut Porter, untuk mendapatkan profit yang lebih tinggi seorang manajer harus memilih antara

  1. Differentiating the products
  2. Lowering the cost

Dari 2 jalan itu manajer harus memilih salah satu. Porter juga beranggapan bahwamanajer harus memilih antara mrlayani seluruh segmen masyarakat atau hanya satu segmen. Dari opsi-opsi diatas munculah 4 strategi level bisnis.

Strategi yang tepat untuk Kartel Medellin adalah Diffrerentiation strategi. Sebagai penyelundup untuk memperbesar kemungkinan produknya sampai ke tanah Amerika Serikat, Escobar perlu mendiversifikasikan produknya menjadi berbagai macam bentuk. Terkadang polisi hanya focus kepada satu benrtuk barang sehingga bijak bagi dia untuk mengubah produknya ke dalam bentuk lain agar lolos dari pemeriksaan.

Strategi Fungsional

Strategi di level operasional, pemasaran, keuangan, dan SDM. Escobar perlu meningkatkan area fungsional untuk mendapatkan keunggulan dalam bersaing.

Operasional

Dalam setiap operasi. Escobar perlu membuat standarisasi kerja baik di produksi dan distribusi. Dalam proses distribusi terjadi permasalahan SOP untuk kurir yang sangat membahayan sehingga perlu ditingkatkannya standar keselamatan untuk kurir.

Pemasaran

Sebagai barang haram produk ini dipasarkan dengan cara akar rumput dari mulut ke mulut. Sangat efektif jika dilakukan oleh imigran Kolombia yang berada di Amerika Serikat.

Keuangan

Uang yang didapatkan Escobar sebenarnya sangat banyak dari bisnis ini. Ia perlu mencuci uangnya kedalam barang lain untuk diversifikasi kekayaannya dan mendapatkan nilai guna dari uang itu.

SDM

Memberikan pelatihan yang lebih insentif terhadap pekerja lab dan kurir. Kurir perlu diberi pelatihan lebih.

Penulis

  1. Deasy Rike Rahmawati
  2. Ramadhian Ekaputra

Referensi

Jones, G.R., dan George, J.M. (2020). Contemporary Management. 11th Edition, McGraw-Hill, New York.

https://www.netflix.com/title/80025172

https://www.mindtools.com/pages/article/newSTR_82.htm


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format