Analisis Struktur Organisasi dalam Filosofi Kopi Beserta Budayanya dan Cara Mengontrolnya

Menilik lebih dalam tentang susunan organisasi dan budaya yang berada dalam filosofi kopi dan cara mengatasi permasalahannya


0
GoPlay Indonesia

Sinopsis

Sumber: IMDb.com

Filosofi Kopi The Series keluaran Goplay yang merupakan serial lanjutan dari film terkemuka Filosofi Kopi yang dimana di serial ini menjelaskan tentang perjuangan dari duo Ben dan Jody tentang bagaimana mereka dapat mempromosikan filosofi kopi diseluruh bagian Indonesia. Serial ini bermula dengan perjalanan Ben dan Jody yang dimana mereka berdua ingin membawa nama Filosofi Kopi untuk berkeliling di Indonesia bersama mobil VW combi mereka dengan tentunya nuansa khas logo filosofi kopi mereka dan warna kuning mobil tersebut agar terlihat mencolok dan sesuai dengan tema filosofi kopi. Pada series ini tentunya perjalanan mereka mencakup 8 wilayah di Indonesia yaitu Bogor, Bandung, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Salatiga, Malang, Surabaya dan yang terakhir yaitu Bali. Perjalanan mereka yang dirangkum dalam setiap durasi 30 menit di setiap episodenya.

Tentunya serial ini masih mengisahkan tentang keinginan beserta ambisi Ben dan Jody dan juga perseteruan dari mereka berdua dan juga tekad mereka yang tinggi untuk memperkenalkan filosofi kopi ke seluruh daerah di Indonesia. Ambisi mereka yaitu dengan melakukan pemasaran filosofi kopi atau bisa dibilang roadtrip menggunakan VW combi mereka untuk berkeliling Indonesia dan melakukan promosi untuk filosofi kopi tersebut.

Sumber: twitter.com/goplayindonesia

Pada awalnya rencana ini ditolak oleh kakak Jody yang dimana dia berfikir bahwa ini bukanlah ide yang bagus, karena kakak Jody berfikir bahwa ini merupakan ide yang sia-sia. Kakak dari Jody pun lebih ingin Jody fokus terhadap kedainya yang sudah ada dan tidak melakukan roadtrip karena dinilai kurang berguna dan tentunya terlihat tidak serius yang dimana sebenarnya Jody bersama Ben sangat serius terhadap ide mereka yaitu melakukan roadtrip untuk memperkenalkan filosofi kopi di seluruh daerah di Indonesia.

Kemudian masalah-masalah tersebut datang juga berasal barista-barista mereka yang memiliki kendalanya masing-masing. Pertama yaitu berasal dari ibunya Maldi yang tidak setuju Maldi untuk ikut roadtrip karena ibu Maldi lebih ingin Maldi bekerja dengan kenalan ibunya. Kemudian dilanjut dengan Aga yang dimana dia diejek oleh teman-temannya karena lebih memilih untuk bekerja dibawah Ben dan Jody daripada bekerja sendiri yang dimana Aga memiliki ketrampilan untuk menjadi head barista dan tentunya dapat membuka kedai kopinya sendiri.

Terakhir yaitu berasal dari Nana, yang dimana Nana disuruh untuk suaminya ikut program memiliki anak dan tidak diizinkan berkeliling bersama Ben dan Jody untuk mempromosikan filosofi kopi tersebut.

Pada serial ini kita akan bahas tentang masalah struktur dan budaya organisasi dan juga kontrol yang dihadapi oleh organisasi pada filosofi kopi. Pertama yaitu struktur dari Filosofi Kopi sendiri yaitu Jody sebagai CEO dari filosofi kopi yang dimana Jody hampir memegang seluruh kendali dan juga mengatur segalanya yang berhubungan dengan filosofi kopi karena Jody juga merupakan pemilik dari filosofi kopi tersebut. Seperti halnya untuk bagian keuangan, operasional dan seluruh kegiatan yang berada di filosofi kopi. Kemudian dilanjut dengan Ben, Ben yang merupakan sahabat dari Jody memegang kendali dari operasional di filosofi kopi, sebagai head barista juga Ben merupakan pengracik kopi handal dan dia mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan kopi di filosofi kopi. Kemudian juga terdapat barista mereka yaitu, Maldi, Aga, dan Nana yang merupakan barista dari filosofi kopi dan tentunya mereka juga berperan dalam bagian sales & marketing, kemudian product design, research & development, dan yang terakhir manufacturing dari filosofi kopi tersebut. Tentunya semua ini dalam pengawasan Jody karena Jody merupakan CEO dari filosofi kopi tersebut dan barista-barista mereka seperti Maldi, Aga, dan Nana merupakan product team managers dari filosofi kopi.

Tentunya hal ini tidak berjalan sesuai dengan harapan, yang dimana Jody sebagai dari CEO filosofi kopi pun tentunya masih memiliki kekurangan dalam menjadi leader di filosofi kopi. Jody yang merupakan pemilik dari filosofi kopi tersebut masih memiliki kekurangan sebagai pemimpin yang baik didalam kerjaannya tersebut. Jody pun merupakan seorang resource allocator dan juga sebagai negotiator didalam kerjaannya karena dialah yang berurusan dengan segala hal oeprasional yang ada didalam perusahaannya yang dimana itu mencakup tentang budgeting, financing, HR, dan juga segala hal yang mencakup suppliers dari filosofi kopi. Jody juga sebagai CEO dari filosofi kopi ini berperan penting sebagai pemimpin yang selalu take action jika di filosofi kopi tersebut terjadi hal-hal yang berhubungan dengan operasional di filosofi kopi tersebut. Jody berperan sebagai disseminator ketika Jody menyampaikan kepada karyawan-karyawannya yang dimana salah satu contohnya yaitu ketika bahwa mereka harus menunda pembayaran gaji karena penjualan dari filosofi kopi sedang tidak baik.

Kemudian dari Ben yang merupakan pemegang kendali dari operasional filosofi kopi juga bisa dibilang Ben merupakan sosok head barista yang baik dan patut untuk menjadi acuan karena Ben memiliki etos kerja yang tinggi dan memiliki ketrampilan yang tinggi saat dia meracik kopi. Kopi hasil ciptaan Ben selalu menjadi kopi yang terbaik karena segala aspek dari kopi tersebut selalu diperhatikan oleh Ben, tetapi Ben memiliki kekurangan yang dimana dia merupakan sosok yang perfeksionis dan tidak mau mengalah. Ben memiliki ego yang tinggi dan dia pun sering bertengkar dengan pemilik filosofi kopi yaitu Jody. Walaupun mereka bersahabat tetapi mereka juga sering berselisih karena memiliki pendapat yang berbeda, hal ini juga akan berpengaruh terhadap struktur organisasi di filosofi kopi yang dimana Jody itu CEO dari filosofi kopi harus bisa bertindak tegas dan tentunya bersikap professional karena ini merupakan bisnis yang serius dan bukan untuk main-main. Terutama Ben sebagai sahabat Jody tentunya terkadang Jody memilih untuk mengalah karena dia tidak mau memperpanjang masalah dengan Ben, padahal jika dilihat dari struktur organisasi tersebut Jody lah yang seharusnya bisa tegas dan mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan filosofi kopi.


Struktur organisasi, budaya dan control yang sebaiknya digunakan oleh Filosofi Kopi 

Struktur Organisasi

Dalam Filosofi Kopi diceritakan bahwa kontrol dari bisnis mereka dipegang oleh 2 orang yaitu Ben dan Jody. Jody sebagai pemilik yang merupakan pengelola keuangan pada bisnis mereka dan Ben sebagai pemilik dan barista utama yang bertanggung jawab dengan kualitas produk kopi yang mereka jual. Karena bisnis mereka dipegang oleh 2 orang dan tidak ada suatu kebijakan dan fungsi tugas yang jelas maka terkadang keputusan yang diperlukan dalam menentukan suatu hal sering bertentangan antara satu sama lain. Di Filosofi Kopi terdapat juga 3 karyawan yang lain yang bekerja sebagai barista dan kasir namun oleh karena 1 karyawan tidak dapat mengikuti perjalanan mereka sehingga dipertengahan perjalanan ada 1 karyawan lagi yang menggantikan posisinya. Idealnya dalam suatu bisnis diperlukan adanya struktur organisasi yang jelas sehingga tugas dan tanggung jawab pada setiap pekerja dapat lebih efektif dan efisien.

Berikut adalah saran contoh struktur organisasi yang dapat diadaptasi oleh Filosofi Kopi :


Struktur organisasi tersebut merupakan functional structure dimana pekerjaan dikelompokkan menurut fungsinya. Struktur ini sering digunakan pada lingkungan yang stabil dan relatif kecil, filosofi kopi merupakan bisnis yang masih kecil dan memiliki hanya sedikit karyawan sehingga dengan adanya struktur ini dapat membuat koordinasi pada bisnis tersebut menjadi lebih mudah dan efisien karena masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab dalam melakukan pekerjaannya.

Struktur fungsional adalah salah satu struktur organisasi yang paling umum. Di bawah struktur ini, organisasi mengelompokkan karyawan menurut serangkaian peran atau tugas khusus atau serupa. Sementara struktur fungsional beroperasi dengan baik dalam lingkungan yang stabil di mana strategi bisnis cenderung tidak berubah atau dinamis, tingkat birokrasi mempersulit organisasi untuk merespon perubahan di pasar dengan cepat.

Tentunya pada functional structure ini memiliki kelebihan dan kekurangan menurut kami yaitu:

Kekuatan: Specialization

Ketika perusahaan menggunakan struktur organisasi fungsional, orang-orang dengan pengetahuan dan keterampilan yang sama akan dikelompokkan Bersama seperti halnya pada di filosofi kopi, bahwasannya para barista mereka dikelompokkan pada bagian yang sama yaitu seperti halnya Aga, Maldi, Nana. Hal ini memungkinkan barista di filosofi kopi menjadi spesialis di bidangnya. Ini membutuhkan sistem manajemen kinerja yang memungkinkan untuk promosi, pengembangan dan visibilitas keterampilan individu dalam area fungsional pada filosofi kopi. Kemudian spesialisasi yang diasah didalam struktur fungsional membantu menghasilkan pengetahuan yang mendalam dan pengembangan keterampilan di antara barista di filosofi kopi, dan ini dapat membantu filosofi kopi mencapai tujuan fungsional dari filosofi kopi yang dipimpin oleh Jody.

Kekuatan: Productivity

Kekuatan kedua yaitu produktifitas, spesialisasi ini mengarah pada efisiensi operasional dan meningkatkan tingkat produktivitas dari filosofi kopi. Karena keahliannya, para anggota di filosofi kopi dengan keahlian khusus mereka dapat melakukan tugas dengan cepat, efisien dan juga dengan lebih percaya diri, sehingga akan mengurangi terjadinya kesalahan terkait pekerjaan yang mereka kerjakan di filosofi kopi. Selain itu, sifat jalur karier yang jelas dalam unit fungsional memungkinkan barista filosofi kopi menjadi termotivasi tinggi untuk memajukan karier mereka saat mereka naik dalam hierarki di filosofi kopi tersebut.

Tujuan utama dari struktur fungsional dalam organisasi yaitu untuk menyatukan seluruh sumber daya manusia dan sumber daya informasi untuk memenuhi tujuan dari filosofi kopi. Hal ini dapat menjadi struktur yang menurut kami ideal untuk bisnis kecil yang berfokus pada satu produk atau layanan yang diberikan seperti halnya filosofi kopi. karena filosofi kopi dapat memaksimalkan kinerja dengan mendorong kerja sama antar unit di berbagai tingkat manajemen melalui pengawasan dan koordinasi yang tepat dibawah kepemimpinan Jody dan juga beserta Ben sebagai head barista atau bisa disebut operational manager dari filosofi kopi tersebut.

Kelemahan: Management Issues

Komunikasi dalam organisasi di filosofi kopi dengan struktur organisasi fungsional dapat menjadi kaku karena cara operasi standar dan tingkat formalisasi yang tinggi. Hal ini selanjutnya dapat membuat proses pengambilan keputusan menjadi lambat dan tidak fleksibel. Karena lebih birokratis, unit fungsional seringkali tidak bertanggung jawab satu sama lain, dan koordinasi horizontal yang buruk di dalam departemen dapat terjadi dan hal ini sewaktu-waktu dapat terjadi didalam struktur organisasi filosofi kopi tersebut. Kemudian kurangnya inovasi dan pandangan yang terbatas dari tujuan filosofi kopi, bersama dengan terlalu banyak fokus, dapat mempengaruhi motivasi para barista di filosofi kopi. 

Kelemahan: Unit Coordination

Meskipun unit fungsional sering kali bekerja dengan tingkat efisiensi yang tinggi, tingkat kerja sama satu sama lain terkadang bisa terganggu dan terjadi permasalahan. Hal seperti itu mungkin mengalami kesulitan bekerja sama dengan baik satu sama lain karena mereka mungkin teritorial dan tidak mau bekerja sama. Terjadinya perselisihan antar pekerja dapat menyebabkan keterlambatan, berkurangnya komitmen karena persaingan kepentingan, dan juga waktu yang terbuang percuma, membuat pekerjaan terlambat dari target yang diinginkan. Hal ini pada akhirnya dapat menurunkan tingkat produksi secara keseluruhan, dan komitmen barista di filosofi kopi untuk mencapai tujuan mereka bersama.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Struktur Organisasi

Pada bagian ini akan kami jelaskan mengenai beberapa factor yang tentunya dapat mempengaruhi struktur dari suatu organisasi. Berikut ini merupakan beberapa factor yang mempengaruhi struktur dari filosofi kopi:

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Struktur Organisasi

Keterangan

Lingkungan Organisasi

Pada permasalahan ini lingkungan dari organisasi tentunya dapat mempengaruhi dari struktur organisasi di filosofi kopi ini. Tentunya lingkungan yang berada didalam filosofi kopi ini bisa terbilang stabil yang dimana hanya berisi oleh sekitar 6 orang dan tentunya setiap pekerjanya sudah saling mengenal satu sama lain tentu saja lingkungan organisasi di filosofi kopi terbilang cukup baik. Tetapi ada juga factor yang membuat lingkungan ini tidak terlalu baik yaitu dimana pemilik dari filosofi kopi dan sahabatnya yang sebagai manajer operasional yaitu Ben, mereka sering beradu mulut karena terdapat perselisihan satu sama lain yang dimana perselisihan tersebut membuat lingkungan organisasinya kurang baik. Tetapi untuk lingkungan di setiap baristanya bisa dibilang mencukupi.

Strategi

Strategi yang akan dibahas disini yaitu tentang strategi yang diciptakan oleh Ben dan Jody yaitu mereka ingin melakukan trip dengan maksud tujuan memasarkan filosofi kopi menggunakan vw combi dan berkeliling Indonesia. Strategi ini bisa dibilang menarik tetapi juga beresiko, seperti halnya para barista mereka memiliki permasalahannya sendiri-sendiri dan juga termasuk pemilik dari filosofi kopi tersebut.

Pada dasarnya karena sama-sama memiliki ego dan keinginan yang tinggi antara Ben dan Jody, mereka sering merubah strategi dari filosofi kopi sesuai dengan keinginan mereka yang dimana hal itu bisa dibilang nekat. Karena tentunya strategi dari struktur organisasi ini mengacu terhadap pemiliknya/CEO nya yaitu Jody.

Teknologi

Penggunaan mesin kopi saat membuat kopi tentu saja dapat membantu dengan cepat pekerjaan yang dilakukan oleh barista mereka Ketika mereka meracik kopi yang dipesan oleh pelanggan mereka, dan tentu saja untuk zaman sekarang ini teknologi sangatlah dibutuhkan oleh coffeeshop dimanapun. Seperti halnya mesin kasir, mesin kopi, mesin penggiling kopi, hampir seluruh kegiatan yang berada didalam filosofi kopi tersebut menggunakan teknologi yang dimana teknologi tersebut sangat membantu dalam seluruh kegiatan di filosofi kopi, seperti dalam kecepatan waktu saat membuat, mendata pemasukan dan mengatur keuangan dan serta membantu mempercepat proses pembuatan kopi yang hendak dibuat.

Sumber Daya Manusia

Hal ini tentunya sangat spesifik bagi Ben dan Jody untuk mencari sumber daya manusia untuk mereka cari. Seperti halnya tentang kopi pasti Ben memilih orang-orang yang terbaik di bidangnya untuk dijadikan barista di filosofi kopi. Karena SDM yang dibutuhkan untuk membuat kopi tentunya harus terlatih dan spesifik tentunya juga sejalan dengan pemikiran Ben selaku manajer operasional di filosofi kopi.

Dan juga SDM yang berada di ruang lingkup filosofi kopi juga pilihan-pilihan yang melalui seleksi ketat yang dilakukan oleh Ben dan Jody sehingga bisa mereka percayai beserta job-desk mereka tersendiri/masing-masing.


Budaya Organisasi

Budaya suatu bisnis atau usaha dibentuk oleh 4 faktor utama yaitu karakteristik dari setiap anggota organisasi, etika organisasi, hubungan kerja antar karyawan dan struktur organisasi. Pada Filosofi Kopi, mereka menanamkan budaya adanya hubungan kekeluargaan yang baik antar karyawan sehingga adanya komunikasi yang baik antar karyawan maupun dari atasan kepada karyawan. Namun karena bisnis ini dipegang oleh 2 orang yaitu Ben dan Jody sehingga struktur organisasi menjadi kurang jelas dan keputusan-keputusan yang diambil sering bertentangan satu sama lain. Ben dan Jody yang memiliki idealisme masing-masing dan karakteristik yang berbeda menjadi penyebab beberapa masalah muncul, hal ini sebaiknya dapat diperbaiki dengan adanya struktur organisasi yang baru.


Berikut ini merupakan penjelasan dari setiap point yang berada didalam budaya organisasi yaitu:

1. Karakteristik Anggota Organisasi

  • Inovasi (Orientasi Risiko).

Inovasi dari setiap anggota filosofi kopi terbilang bagus, mau dari CEO hingga ke barista mereka, setiap anggota dari filosofi kopi ini memiliki inovasi mereka tersendiri. Contohnya seperti halnya Ben, yang merupakan manajer operasional sekaligus head barista di filosofi kopi. Inovasi yang dihadirkan Ben yaitu dengan membawa biji kopi pilihan terbaik dan tentunya menciptakan kopi yang sudah melalui banyak proses kemudian juga memberikan filosofi di setiap minuman yang dimana inovasi tersebut sangatlah baik.

  • Perhatian terhadap Detail (Orientasi Presisi).

Kemudian perhatian terhadap detail disini yang dimaksud adalah teliti. Seperti halnya CEO dari filosofi kopi yaitu Jody, Jody merupakan orang yang sangat teliti karena dia merupakan pemilik dari kedai kopi tersebut. Jika Jody tidak teliti terhadap hal yang kecil di kedainya tentunya hal itu akan bermasalah. Tetapi Jody merupakan sosok yang bertanggung jawab terhadap kedainya dan tentunya dia selalu melakukan perhatian terhadap detail yang dia tuju.

  • Penekanan pada Hasil (Orientasi Prestasi).

Untuk hasil ini tentu saja semua anggota di organisasi melakukan hasil mereka yang terbaik, dari setiap posisi di organisasi ini tentu saja mereka sudah memiliki job desk masing-masing dan tentunya selalu berupaya memberikan hasil yang maksimal.

  • Penekanan pada Orang (Orientasi Keadilan).

Penekanan yang dimaksud disini yaitu tentang pemberdayaan SDM di filosofi kopi. Jody dan Ben sudah berupaya untuk memaksimalkan kinerja dari setiap SDM yang dimilikinya yaitu dengan tugas mereka masing-masing dan tentunya memberikan performa yang baik.

  • Kerja Tim (Orientasi Kolaborasi).

Kerjasama tim yang dilakukan di filosofi kopi ini sangatlah baik, tentunya Ben dan Jody yang mengarahkan segala sesuatu yang ada di filosofi kopi ini yang membuat Kerjasama didalam kedai kopi ini menjadi baik.

2. Etika Organisasi

Etika organisasi adalah prinsip dan standar yang digunakan bisnis, Hal ini paling baik ditunjukkan melalui tindakan keadilan, kasih sayang, integritas, kehormatan, dan tanggung jawab yang dilakukan didalam sebuah organisasi contohnya pada di filosofi kopi. Kunci bagi CEO dan manajer operasional adalah memastikan bahwa semua barista memahami etika ini. Salah satu cara terbaik untuk mengkomunikasikan etika organisasi adalah dengan melatih barista tentang standar perusahaan yang berada di lingkungan filosofi kopi.

3. Hubungan Antar Anggota

Tidak perlu dipungkiri lagi bahwa hubungan antar anggota di filosofi kopi ini sangatlah baik, mereka sudah tidak seperti atasan dan bawahan melainkan sebagai keluarga. Teruntuk Ben dan Jody yang merupakan sahabat tentunya mereka sering beradu argument dan ego tetapi dibalik itu hubungan mereka sangatlah baik. Tentunya juga dari para barista dan pegawai lainnya juga bisa dibilang memiliki hubungan yang baik antara satu sama lain hingga juga memiliki hubungan yang baik dengan pemilik filosofi kopi tersebut. Karena mereka memiliki prinsip kekeluargaan didalam bisnis mereka sehingga mereka memiliki hubungan yang special antara satu dengan lainnya dan tentunya hal ini sangatlah bagus untuk kemajuan dari filosofi kopi karena dengan adanya rasa kekeluargaan di bisnis tersebut mereka akan menjadi lebih bersemangat dan memiliki etos kerja yang tinggi.

4. Struktur Organisasi

Struktur organisasi di filosofi kopi ini terbilang cukup simple, yang dimana terdapat satu pemilik yaitu Jody, kemudian dilanjut dengan manajer operasionalnya yaitu Ben dan dilanjut dengan barista-barista mereka, struktur organisasi ini bisa terbilang simple dan mudah untuk dipahami. Tentunya juga strukturnya disini juga sudah sesuai dengan bidang mereka masing-masing yang dimana sesuai dengan kemampuan mereka. Contohnya seperti Jody yang sebagai pemilik dari filosofi kopi tentunya dia mengatur segala hal yang bersangkutan dengan filosofi kopi. Kemudian dengan Ben sebagai manajer operasional itu juga sebagai head barista yang dimana dia mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan kopi yang akan disediakan di filosofi kopi tersebut, beserta dengan para barista mereka yang sudah sesuai dengan job desk masing-masing.

Kontrol Organisasi

1. Feedforward Control

Kontrol yang harus dilakukan oleh Ben dan Jody sebelum permasalahan muncul yaitu mereka harus membuat rencana bisnis dan perjalanan mereka sebelum mereka melakukan perjalanan untuk berjualan ke 8 kota di Indonesia sehingga setiap masalah yang terjadi di setiap kota dapat diantisipasi dengan baik. Selain itu masalah keuangan juga dapat ditanggulangi dengan baik dengan mengajukan pinjaman kepada investor atau peminjam jika rencana mereka sudah diatur sebelum perjalanan tersebut terlaksana.

2. Concurrent Control

Ketika masalah keuangan muncul, maka hal yang dilakukan oleh Jody adalah mencari orang untuk meminjamkan uang agar bisnis mereka dapat terus berjalan. Selain itu mereka seharusnya berfokus pada iklan dan promosi mereka sehingga banyak pelanggan tertarik untuk datang ke filosofi kopi dan bisnis mereka terus berjalan kemudian profit dapat lebih meningkat.

3. Feedback Control

Filosofi kopi memberikan minuman yang memiliki kualitas kopi yang baik, selain itu barista mereka yaitu Ben sudah sangat terkenal di kalangan pembuat kopi membuat filosofi kopi menjadi salah satu kedai kopi yang sudah banyak dikenal oleh penikmat kopi di Jakarta. Namun ketika mereka melebarkan sayap dengan melakukan perjalanan ke beberapa daerah, mereka menemukan kurangnya pelanggan sehingga hal yang harus dilakukan adalah ketika mereka datang di satu kota dan menemukan masalah tersebut seharusnya sebelum mereka pergi ke kota selanjutnya mereka harus mempromosikan filosofi kopi agar sesampainya ditempat berikut, para pelanggan dapat langsung datang untuk mencicipi kopi tersebut di tempat mereka behenti untuk berjualan.


Tahapan perubahan yang sebaiknya dilakukan oleh Filosofi Kopi 

Dalam melakukan perubahan ada empat tahap yang harus dilakukan oleh Filosofi Kopi yaitu :

1. Assess the need for change

Masalah yang dimiliki oleh Filosofi Kopi adalah tidak memiliki struktur organisasi yang jelas, ada dualisme dalam kepemimpinan membuat Ben dan Jody memberikan keputusan sesuai pemikiran mereka masing-masing sehingga karyawan mereka sering kebingungan dalam mengambil tindakan. Selain itu tidak adanya bagian marketing sehingga kurang kreatif untuk mempromosikan penjualan mereka.

2. Decide on the change to make

Kedai Filosofi kopi memiliki keunikan yaitu disetiap kopi yang disajikan diberikan sebuah filosofi. Mereka memiliki keinginan untuk menjadi suatu kedai yang dapat dikenal oleh banyak orang yang mempunyai kopi dengan rasa yang terbaik. Tentunya bisnis minuman kopi merupakan bisnis yang sangat banyak pesaingnya sehingga mereka tentunya harus tetap berusaha untuk memberikan kopi dengan kualitas yang baik dan memiliki keunikan yang berbeda dengan yang lain dan menciptakan suatu competitive advantage agar tetap dapat bersaing dalam bisnis tersebut.

3. Implement the change

Hal yang harus dirubah oleh Filosofi Kopi yang pertama yaitu mengubah struktur organisasi mereka agar bisnis mereka dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien karena pengambilan keputusan dalam suatu masalah menjadi lebih terarah. Selain itu dengan adanya fungsi marketing maka mereka dapat meningkatkan pendapatan mereka dengan menarik para pelanggan untuk datang dan membeli kopi mereka. Dengan adanya struktur organisasi yang baik juga dapat membuat bisnis ini bisa berkembang lebih besar. Hal selanjutnya yaitu dengan membuat perencanaan dalam keuangan atau budgeting, karena terlihat bahwa mereka sering membuat keputusan tanpa mengetahui efek dari keuangan bisnis mereka kedepan. Dengan adanya perencanaan keuangan maka Filosofi Kopi diharapkan mampu mengantisipasi jika ada penurunan profit di beberapa waktu kedepan.

4. Evaluate the change

Setelah perubahan-perubahan dilakukan maka diperlukan adanya evaluasi terhadap perubahan tersebut maka diharapkan sebagai pemilik dan manajer operasional, Ben dan Jody mampu berkomunikasi untuk melihat dan mengevaluasi perubahan tersebut kemudian menentukan tolak ukur yang terbaik untuk aktifitas bisnis mereka kedepan sehingga Filosofi Kopi dapat bertumbuh menjadi bisnis yang lebih baik dengan perubahan-perubahan yang ada. Tentunya juga dengan mengurangi ego dari setiap pihak yang dimana itu juga dapat mempengaruhi filosofi kopi tersebut, Ben dan Jody seharusnya lebih berfikir kritis dan rasional terhadap segala sesuatu yang akan mereka kerjakan karena kedai kopi yang mereka miliki bukanlah hal yang kecil dan tentunya memiliki tanggung jawab yang besar.



Artikel ini telah di cek antiplagiarism via website https://www.duplichecker.com/

Sumber :

Jones, G.R., dan George, J.M. (2020). Contemporary Management. 11th Edition, McGraw-Hill, New York.

https://www.goplay.co.id (Filosofi Kopi The Series)

https://www.youtube.com/watch?v=fr9sjrY4sEA (Thumbnail)

https://www.imdb.com/title/tt13612484/

https://smallbusiness.chron.com/functional-structure-organization-strength-weakness-60111.html

https://www.investopedia.com/terms/o/organizational-structure.asp


Penulis :

Bellatrix Kezia

Jisnu Mahan Pratama Putra

Kelompok 5 Pra-MBA UGM (Lords of Profit)


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format