Koh Afuk Buka Bisnis Pemancingan M-Punk Jaya Baru, Bagaimana Struktur dan Budaya Organisasinya?

Menilik Pembentukan Struktur dan Budaya Organisasi serta Kontrol pada Bisnis Baru Koh Afuk: Cek Toko Sebelah The Series Babak Baru


0

Sinopsis Cek Toko Sebelah The Series Babak Baru (Season 2)

Serial Cek Toko Sebelah merupakan adaptasi dari film yang diproduksi oleh starvision plus, dan disutradarai oleh Ernest Prakasa yang juga merupakan pemain dalam serial ini. Cek Toko Sebelah menceritakan kembali usaha Koh Afuk. Kali ini, Koh Afuk memulai usaha baru yaitu usaha tempat pemancingan. Koh Afuk menyewa kolam  pemancingan dan merintis bisnis pemancingan dengan nama M-Punk Jaya Baru. Kolam pemancingan yang disewa merupakan tempat pemancingan yang sudah tutup tetapi Koh Afuk yakin bahwa bisnis pemancingan tetap memiliki potensi. Koh Afuk melakukan beberapa inovasi dalam merintis usaha pemancingannya, tetapi dalam merintis usaha barunya, Koh Afuk mengalami berbagai kendala, dalam usaha yang dijalankan, juga terdapat konflik sumberdaya baik konflik kinerja karyawan, maupun konflik antar karyawan yang menarik.

Dalam babak baru Koh Afuk kali ini tentunya terdapat karakter-karakter baru yang dapat kita lihat cukup berbeda dari season 1 sebelumnya ketika Koh Afuk masih menjalankan bisnis toko kelontong. Pada season 2 ini cerita akan berfokus pada pemancingan Koh Afuk dan karyawan-karyawannya dalam menghadapi berbagai masalah dan tantangan, maka dapat dilihat karakter-karakter yang memiliki peranan utama di dalam usaha pemancingan M-Punk Koh Afuk adalah sebagai berikut:


Struktur Organisasi yang ada, apabila M-Punk Jaya Baru dibuat struktur organisasi, kurang lebih adalah berikut:


Dalam pembentukan struktur organisasi M-Punk Jaya baru sendiri, hampir secara keseluruhan Koh Afuk mengajak karyawan-karyawan lamanya yang dulu pernah bekerja dengannya saat Koh Afuk masih menjalankan usaha toko kelontongnya (Toko Jaya Baru) seperti Ojak, Yadi, dan Naryo, sebagai karyawan pemancingan yang keseluruhan tugasnya adalah untuk mengurus operasional pemancingan M-Punk. Kemudian di pemancingan M-Punk, Koh Afuk juga menyediakan dan membuka restoran sehingga apabila pelanggan ingin langsung menyantap ikan hasil pancingan mereka, mereka bisa langsung meminta ke restoran pemancingan untuk dimasak. Orang yang dipercayai Koh Afuk untuk menjadi koki atau juru masak restonya adalah Asui yang merupakan keponakan Koh Afuk yang datang dari desa ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Kemudian terdapat Habel yang merupakan mantan napi namun sudah berusaha kembali ke jalan yang benar yang kemudian diterima Koh Afuk menjadi bagian keamanan M-Punk Jaya Baru. Selanjutnya ada Ipeh yang sebelumnya merupakan karyawan pengantar supplier saat toko kelontong Jaya Baru Koh Afuk masih beroperasi, dan Jali, yang merupakan karyawan M-Punk sebelum dibeli oleh Koh Afuk yang juga berujung menjadi karyawan Koh Afuk. 

Pada struktur organisasi M-Punk Jaya Baru terlihat jelas bahwa bentuk struktur organisasi tersebut adalah flat organization structure dimana tidak terdapat banyak tingkatan atau lapisan struktur, hanya terdapat satu lapis, di mana seluruh karyawan langsung berada dibawah naungan Koh Afuk sebagai CEO atau manager. Struktur seperti itu biasa ditemukan dalam organisasi kecil yang tidak memiliki banyak anggota, seperti M-Punk Jaya Baru, namun di lain sisi, struktur tersebut kurang terspesifikasi dikarenakan banyaknya pembagian tugas yang terdapat pada bisnis pemancingan plus resto. 

Dalam buku Contemporary Management yang ditulis oleh Gareth R. Jones & Jennifer M. George, terdapat 4 faktor yang mempengaruhi pembentukan struktur organisasi:

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, dapat kita lihat bagaimana struktur organisasi M-Punk Jaya Baru yang sekarang ada dapat terbentuk; yaitu sebagai berikut:



M-Punk Jaya Baru

Organizational Environment

Dalam bisnis pemancingan yang dihadapi Koh Afuk lingkungan yang dihadapi sangatlah fluktuatif, dari terdapat kasus keracunan makanan, tuduhan menggunakan daging babi, dan lain-lain, sehingga struktur yang terbentuk cenderung lebih fleksibel dan terdesentralisasi, namun dari karyawan sendiri meskipun memiliki kompetensi yang baik, terkadang sikap mereka membuat pemancingan mengambil keputusan yang berujung pada penambahan masalah yang lain.

Strategy

Strategi yang digunakan oleh M-Punk Jaya Baru rata-rata berorientasi pada peningkatan nilai terhadap pelanggan, baik barang dan jasa, sehingga memang struktur cocok untuk digunakan adalah struktur yang fleksibel dan menghargai inovasi, hal ini terlihat dari sesi brainstorming yang dilakukan Koh Afuk untuk mengumpulkan ide-ide untuk mengembangkan bisnis pemancingannya, namun sayangnya terkadang dengan ide brilian yang dihasilkan, kurang direncanakan dengan matang detail-detail dari ide-ide tersebut.

Technology

Teknologi yang digunakan dalam bisnis pemancingan tidak terlalu rumit, di mana pembagian tugas-tugas baik dari pemancingan dan resto cukup mudah untuk dimengerti dan dilaksanakan oleh para karyawan, seperti penyediaan peralatan masak dan bahan-bahan resto, pemeliharaan peralatan pancing yang siap disewa serta pemeliharaan kolam dan ikan-ikan untuk dipancing.

Human Resource

Karyawan M-Punk Jaya Baru sebenarnya merupakan orang-orang yang kompeten, Asui dan Ipeh sebagai koki dan pramusaji sangat berhasil meramaikan restoran dengan masakan yang enak, Ojak, Yadi, dan Jali juga sangat terampil dalam menjaga pemeliharaan pemancingan, dan Naryo memiliki banyak ide-ide kreatif dan Inovatif untuk memajukan pemancingan, lalu Habel yang memiliki loyalitas tinggi pada Ko Afuk sangat menjaga dan berusaha menjalankan tugas-tugas yang diberikan kepadanya dengan baik. Namun, permasalahan kembali muncul ketika sering terjadi salah paham antar karyawan dan juga tidak adanya pembagian wewenang yang jelas antar karyawan.


Apabila dilihat dari struktur organisasi M-Punk Jaya Baru saat ini, masih terdapat beberapa kekurangan, sehingga dalam usahanya mencapai tujuan organisasi kurang dapat terlaksana dengan baik.

Kekurangan struktur organisasi,budaya, kontrol M-Punk Jaya Baru

  • Struktur organisasi 

Dari struktur organisasi tersebut, seluruh strategi pada semua bagian dipikirkan oleh Koh Afuk selaku pemilik dan juga satu-satunya manager. Apabila diadakan meeting atau pertemuan untuk brainstorming ide atau gagasan seluruh karyawan dipertemukan. Ide yang diberikan juga merupakan ide spontan karena bukan merupakan bagian atau tugas utama karyawan-karyawan tersebut. Salah satu contoh keputusan spekulatif adalah ide untuk grand opening dengan mengadakan konser untuk menarik pengunjung, tidak berjalan baik dilihat hari pertama dan kedua setelah pembukaan tempat usaha masih sepi pengunjung.

Dalam pengambilan keputusan, koh afuk membutuhkan banyak waktu untuk memikirkan strategi agar usahanya dapat ramai pengunjung. Masukan berupa ide untuk pengembangan datang dari berbagai arah dan koh afuk sendiri juga yang menyeleksi dari berbagai ide tersebut sehingga hal detil dapat menjadi luput dan menimbulkan masalah baru seperti adanya penyusup ke dapur yang menjadi konflik dalam serial musim ini.

Hal tersebut menunjukkan bahwa struktur organisasi belum efektif. Apabila perancangan acara didelegasikan kepada satu pihak yang diberikan tanggung jawab untuk meningkatkan brand awareness kemungkinan akan lebih efisien sehingga berhasil atau tidaknya acara tersebut menjadi penilaian kinerja karyawan. 

  • Kontrol Organisasi

Selain itu, tanggung jawab dan struktur organisasi akan mempermudah kontrol apabila terjadi konflik dalam operasional usaha. Kontrol organisasi bertujuan untuk dapat mengukur proses transformasi, input, dan output, agar efektif dan efisien. Apabila ada karyawan yang diberikan tanggung jawab sesuai fungsi dan posisinya, maka akan lebih mudah untuk melakukan kontrol. Konflik adanya kasus keracunan yang terjadi pada pelanggan menandakan bahwa setiap bagian (misal, keamanan, dapur, pemancingan, acara) belum dibagikan secara jelas kepada karyawan. Sehingga, dalam melakukan kontrol lebih sulit, ketika dilakukan pertemuan mengenai kasus tersebut, tidak ada karyawan yang tau kenapa bisa kasus keracunan dapat terjadi bahkan merasa tidak ada yang mencurigakan pada hari kejadian yaitu pada saat terjadi lomba. Pada serial tv juga tidak diceritakan kontrol masakan di restoran, maupun kontrol peralatan memancing. Penyusup yang memberikan racun seharusnya sebagai evaluasi bagian keamanan dan mencari solusi agar tidak kembali terjadi hal serupa.


  • Budaya

Budaya usaha pemancingan Koh Afuk memiliki budaya yang cukup baik, dapat membentuk karyawan yang loyal. Dalam musim kali ini, koh Afuk merekrut 3 karyawan baru dimana 2 karyawan baru bertugas di restoran pemancingan dan satu karyawan baru yaitu Habel yang memiliki tugas utama sebagai keamanan, namun kerap kali membantu operasional pemancingan. Habel sempat tidak diterima dengan karyawan yang lain, meskipun pada akhir cerita akhirnya Habel dapat diterima karena dapat membebaskan Koh Afuk dari tuduhan. Selain konflik antar karyawan, terdapat juga karyawan koh afuk seperti Yadi dan Ojak yang sering melakukan bercanda atau mengobrol ketika bekerja, dan tidak melakukan pekerjaan namun bercanda dengan pengunjung (tidak melakukan tugas mengukur atau membersihkan kolam). Hal ini dapat berdampak baik untuk engagement dengan pengunjung, namun kurang baik dalam penilaian produktivitas kerja. Berdasarkan Jones (2009), budaya perusahaan dapat dipengaruhi oleh 4 hal yaitu karakteristik karyawan, hubungan karyawan, etika organisasi/perusahaan dan struktur organisasi/perusahaan.

Saran Struktur organisasi, Budaya, dan Kontrol M-Punk Jaya Baru

  • Saran Struktur organisasi

Struktur organisasi dapat dibagi menjadi bagian-bagian sesuai tugas dan lokasi karena lokasi pemancingan cukup luas, setidaknya dibagi ke seusi bagian dan lokasi bertugas. Sebagai berikut:

  • Saran Budaya Organisasi

Menurut Jones (2009), budaya perusahaan terbagi menjadi dua tipe yaitu Inert dan adaptive culture. Inert Culture adalah budaya organisasi yang dapat dikatakan gagal untuk memotivasi karyawan sehingga organisasi cenderung stagnan dan sering berakhir gagal. Sementara adaptive culture merupakan budaya organisasi yang memiliki nilai dan norma untuk membantu organisasi berubah dan berkembang sesuai yang dibutuhkan sehingga dapat mencapai tujuan dengan efektif. M-Punk Jaya Baru memiliki karyawan yang loyal dan juga memiliki inisiatif untuk bertindak apabila terjadi masalah dalam organisasi dan ketika melihat peluang. Namun, pada keseharian beberapa karyawan seperti Yadi dan Ojak suka menunda pekerjaan. Budaya yang perlu ditingkatkan lagi pada karyawan adalah inisiatif  untuk lebih disiplin lagi, sehingga tidak hanya berorientasi pada hasil yaitu asal menyelesaikan tanggung jawabnya, tetapi juga proses. Budaya untuk mengkritik secara constructive sehingga dapat menciptakan budaya yang supportive dan membangung untuk mencapai tujuan perusahaan (usaha pemancingan).


  • Saran Kontrol Organisasi

Menurut Jones (2009) terdapat 4 tahap dalam kontrol organisasi, yaitu menentukan standar kinerja dengan mempertimbangkan tujuan dan target sebagai evaluasi (output), mengukur kinerja, membandingkan kinerja sesungguhnya dengan kinerja yang dijadikan standar atau acuan, kemudian mengevaluasi hasil apakah kinerja yang dijadikan standar atau acuan telah tercapai. Kontrol disesuaikan dengan setidaknya masing masing pemancingan dan restoran. Mengacu pada pernyataan tersebut, hal yang perlu ditetapkan dan disepakati bersama adalah tujuan masing masing bagian. Sebagai contoh:

Goal Restoran: Pengunjung puas dengan pelayanan, kebersihan, dan cita rasa makanan.

Goal pemancingan: Pengunjung puas dengan fasilitas, kenyamanan, dan kesehatan ikan atau hasil pemancingan.

Goal Event & Marketing: membuat event yang dapat menarik pengunjung atau pembuatan penyebaran brosur (seperti lomba mancing yang terbukti efektif meningkatkan pengunjung).

Goal Keamanan: Keamanan parkir pengunjung, dan memastikan keamanan pengunjung dimana menunjang kenyamanan pengunjung.

Setelah menentukan Goal, kemudian disepakati poin-poin tugas yang dapat mengantarkan pada tujuan. Dapat juga karyawan dipercaya untuk melakukan tanggung jawab sebaiknya, asalkan goal dapat tercapai. Berkaca pada musim sebelumnya, karakter karyawan Jaya Baru tidak terlalu suka diatur secara mendetail. Dari adanya goal tersebut, dapat dievaluasi apakah pekerjaan atau keseharian yang dilakukan karyawan sudah efektif atau belum dengan indikator goal tersebut sudah tercapai atau belum.

Maka dapat disimpulkan secara singkat permasalahan pokok dan saran yang ditawarkan kepada bisnis pemancingan M-Punk Jaya Baru adalah sebagai berikut:

M-Punk Jaya Baru

Problem

Saran

Struktur Organisasi

Struktur organisasi yang ada menempatkan wewenang dan tanggung jawab terlalu terpusat pada koh afuk, sehingga terkadang pelaksanaan pengambilan keputusan kurang optimal.

Diperlukannya pembentukan struktur yang membagi tugas dan tanggung jawab yang lebih terspesifikasi kepada karyawan, sehingga pelaksanaan kegiatan usaha dapat lebih optimal dan tidak terlalu membebankan Koh Afuk selaku CEO & pemilik.

Budaya

Secara moral sebenarnya karyawan pemancingan Koh Afuk adalah karyawan yang baik dan kompeten, mereka memiliki rasa kekeluargaan dan loyalitas yang tinggi kepada Koh Afuk dan memiliki ide-ide kreatif dalam usaha memajukan pemancingan, namu kesalahpahaman yang cukup sering terjadi diantara para karyawan yang menyebabkan kinerja kurang optimal dan terkadang membuat pengunjung kurang nyaman.

Peningkatan inisiatif  untuk lebih disiplin lagi, sehingga tidak hanya berorientasi pada hasil yaitu asal menyelesaikan tanggung jawabnya, tetapi juga proses. Budaya untuk mengkritik secara constructive sehingga dapat menciptakan budaya yang supportive dan membangung untuk mencapai tujuan perusahaan (usaha pemancingan).


Kontrol Organisasi

Pembagian tugas dan wewenang yang masih kurang jelas detail dan spesifikasinya, sehingga apabila terjadi masalah, hal tersebut akan sulit untuk dikendalikan dan dilacak hal apa yang sekiranya menyebabkan masalah tersebut.

Perlunya penetapan SOP dan pembagian tugas yang jelas, sehingga lebih mudah untuk dipantau dan dievaluasi hasil kinerjanya.


Tahapan perubahan

  1. Menganalisa kebutuhan dari perubahan

Hal pertama yang perlu ditentukan adalah perubahan apa yang diinginkan dengan menyadari adanya masalah dan mengidentifikasi sumber dari masalah tersebut. Pada M-Punk Jaya Baru, kebutuhan perubahan ini adalah agar pekerjaan semua karyawan dapat berjalan efektif dan efisien sehingga tidak hanya bertumpu pada Koh Afuk, serta memudahkan dalam hal kontrol apabila terjadi kembali masalah keracunan. Hal ini dapat diinformasikan kepada karyawan agar dapat didiskusikan bersama masalah ini

  1. Menentukan perubahan yang akan dibuat

Dengan memberitahukan tujuan perbaikan ini, Karyawan dapat dilibatkan untuk berdiskusi bersama untuk menentukan perubahan yang akan dibuat. Sehingga perubahan nanti dapat disepakati bersama berdasarkan Ferrell (2020) salah satu pengelolaan sumberdaya, dapat dengan melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan.

  1. Mengimplementasikan perubahan

Hasil diskusi yang telah disepakati, kemudian dapat diimplementasikan kepada tiap tiap individu. Dari segi struktur, kontrol dapat menjadi acuan untuk masing-masing individu dalam melakukan pekerjaannya, dan memikirkan hal apa yang dapat menunjang performa/kinerja nya

  1. Evaluasi perubahan

Setelah beberapa waktu berjalan, dapat dievaluasi apakah dengan struktur dan perubahan yang sudah tepat, atau perlu dilakukan perbaikan kembali sehingga dapat ditemukan inovasi yang sesuai (yaitu dapat diterapkan) dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi atau usaha M-Punk Jaya Baru.



Artikel ini telah di cek anti plagiarism via website https://www.duplichecker.com/

Disusun oleh: Kelompok 3-Notorious Businessman:

  • Dhanesworo Arsojotegto Yuwonoputro

  • Fadilla Aulia Rahma


Referensi:

Ferrell, O. C., Hirt, G. A., & Ferrell, L. (2020). Business: A Changing World. Twelfth Edition.

New York: McGraw-Hill Education.  

Jones, Gareth R. & George, Jennifer M. 2009. Contemporary Management 11th edition. New York: McGraw-Hill Education

Youtube. Trailer Cek Toko Sebelah The Series Babak Baru. URL. https://www.youtube.com/watch?v=MvutRxrqI1c 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format