Siasat Madam CJ Walker membangun dinasti bisnisnya

Bagaimana perempuan milyuner pertama di Amerika membentuk struktur organisasi, mengontrol, serta menciptakan budaya organisasi yang dimilikinya


0

Still cut 1. Self Made: Inspired by the Life of Madam C.J. Walker

(Available on: https://youtu.be/yYDJvnDfB2w)

Sinopsis (Self Made Episode 3)

Self Made: Inspired by the Life of Madam CJ Walker adalah mini-serial Netflix yang menceritakan kisah nyata dari seorang pengusaha berdarah Afrika-Amerika, Sarah Breedlove (yang kemudian dikenal sebagai Madam CJ Walker), yang berhasil menjadi milyuner perempuan pertama di Amerika berkat hasil kerja kerasnya sendiri. Pada mulanya, Madam CJ Walker berusaha secara habis-habisan untuk membujuk para investor untuk berinvestasi dalam bisnisnya. Namun, sebagai seorang wanita yang dianggap inferior pada masanya, Madam CJ Walker sering menemui hambatan dalam menyampaikan aspirasinya.

Namun semangatnya tidak pernah padam. Dengan visi untuk menciptakan perusahaan yang inklusif dan berdaya juang bagi para perempuan, Madam CJ Walker-pun membujuk para aktivis wanita yang merupakan istri-istri dari para investor yang menghalanginya. Pada akhirnya, di penutupan episode 2, para aktivis perempuan tergerak untuk menggalang dana dan menjadi investor bisnis Madam CJ Walker. Dana tersebut digunakan untuk membangun pabrik manufaktur untuk memproduksi hair products milik Madam CJ Walker.

Pada awal episode ini, diceritakan bahwa pabrik produksi Madam CJ Walker berjalan sangat lancar di Indianapolis. Ada ratusan karyawan pabrik yang bekerja, termasuk puluhan agen sales perempuan. Terdapat lima agen sales utama milik Madam CJ Walker, yaitu Ruby, Birdie, Mildred, Thelma, dan Dora. Kelima agen sales tersebut akan menjadi branch manager dari 5 salon yang akan dibuka oleh Madam CJ Walker di beberapa wilayah di Amerika.

Judul Episode 3 adalah “The Walker Girl”, yang merupakan marketing campaign baru yang dicetuskan oleh suami Sarah, CJ Walker. “The most beautiful colored girl in the world: The Walker Girl” adalah slogan yang diciptakan CJ Walker untuk membangun brand image perempuan berkulit hitam yang cantik karena menggunakan produk perawatan rambut Madam CJ Walker. Di satu sisi, The Walker Girl digambarkan sebagai gadis cantik berambut indah yang merupakan dambaan para perempuan. Tetapi di sisi lain, Madam CJ Walker menginginkan brand-nya menjadi sesuatu yang inklusif tanpa memiliki matron yang tertuju pada satu kategori saja. Namun, karena tidak mau terjadi perdebatan, Sarah-pun menyampaikan pada CJ Walker bahwa ide pemasaran tersebut adalah hal yang baik.

Demi kepentingan bisnis, Sarah memutuskan untuk pergi ke New York. Sarah yang tadinya mengajak CJ Walker untuk pergi bersamanya, akhirnya menetapkan untuk pergi bersama Lelia, anak perempuannya. Tujuan utama Sarah datang ke New York adalah untuk membujuk investor bernama Tuan Du Bois untuk berinvestasi di bisnis Sarah. Investasi tersebut dilakukan dengan menaruh produk rambut Glossine milik Sarah di setiap toko Ten Cents or Less yang memiliki rantai pasokan besar di Amerika. Sarah ingin supaya produknya lebih dikenal dan terjangkau di seluruh Amerika. Tuan Du Bois-pun pada akhirnya setuju dengan perjanjian tersebut dan berjanji untuk berunding dengan investor lain, karena keputusan tidak bisa dilakukan sepihak olehnya saja.

Di New York, Sarah menemukan inspirasi baru. Niatnya sudah bulat untuk tidak menggunakan marketing campaign milik CJ Walker. Sarah ingin brand-nya menjadi suatu produk yang bisa meningkatkan rasa percaya diri para perempuan tanpa adanya suatu contoh gambaran ideal tentang bagaimana wanita yang cantik yang sebenarnya. CJ Walker-pun marah dan merasa tidak dihargai kerja kerasnya. Karena merasa dipandang rendah kedudukannya sebagai laki-laki dan suami Sarah, CJ Walker justru berselingkuh dengan Dora, salah satu sales agen terbaik Sarah.

Ternyata, Dora merupakan salah satu orang yang dipekerjakan Addie Munroe, kompetitor utama Sarah, untuk menghancurkan bisnis Madam CJ Walker. Addie menyuruh Dora untuk membujuk empat orang agen sales terbaik Madam CJ Walker untuk bekerja untuk Addie. Hal ini menyebabkan rencana ekspansi yang dilakukan oleh Madam CJ Walker menjadi gagal karena kelima branch manager yang semula ditunjuk untuk memimpin salon-salon baru milik Madam CJ Walker berpindah kubu menjadi milik Addie Munroe.

Setelah kembali dari New York ke Indianapolis, Sarah kaget dengan berita bahwa kelima agen sales terbaiknya memutuskan untuk keluar dari perusahaannya. Berusaha untuk membujuk mereka satu per satu, Sarah-pun sangat kaget ketika dia mengunjungi rumah Dora. Tak disangka, disana Sarah-pun menyadari bahwa suaminya telah berselingkuh dengan Dora, karyawannya sendiri. Madam CJ Walker pulang, tanpa membujuk Dora untuk kembali bekerja dengannya, dan pergi meninggalkan Dora dan CJ Walker. CJ pergi mengikuti Sarah dan menyangkal semua perbuatannya. CJ bersikeras bahwa apa yang dia lakukan adalah kesalahan Sarah karena tidak memberi cukup perhatian dan hanya berfokus pada bisnisnya.

Keesokan harinya, para investor datang untuk mengunjungi pabrik Sarah. Para investor tersebut didominasi oleh investor kulit putih. Hal ini merupakan kemajuan untuk Sarah karena dianggap mampu oleh ras yang pada saat itu dianggap superior daripada ras Afrika-Amerika. Pada saat Sarah sedang mendemonstrasikan proses lini produksi di pabrik miliknya, CJ Walker datang dalam keadaan mabuk dan mengacaukan segalanya.

Tidak hanya suaminya yang pada akhirnya mengkhianati Sarah, menantunya (John) juga ternyata menjadi orang suruhan Addie Munroe untuk menghancurkan Sarah. Mendapat informasi dari Cleophus Walker (Ayah mertua Madam CJ Walker), pada akhirnya Sarah memecat John dan CJ Walker. Leila juga bercerai dengan John, suaminya, karena merasa John telah mengkhianati keluarganya dengan menjadi mata-mata Addie Munroe.

Keesokan harinya, ketika Sarah dan Lelia pergi ke gereja, mereka melihat Addie Munroe dan kelima agen sales terbaiknya berjalan beriringan memasuki gereja. Madam CJ Walker sangat marah dengan kejadian itu. Bayangan “The Walker Girl” yang mirip seperti Addie Munroe dan Dora yang berkulit semi-gelap dan berambut indah lembut membuat Sarah menjadi muak. Ditambah lagi, image “The Walker Girl” yang diciptakan oleh CJ Walker, yang pada akhirnya berselingkuh dengan Dora, menambah geram Madam CJ Walker. Sarah akhirnya membulatkan tekad untuk mendelegasikan langsung kepada Leila, anak perempuannya, untuk membuka dan memimpin cabang salon baru di Harlem, New York. 

Penyesalan selalu datang pada akhir cerita. Pada akhir episode 3, CJ Walker dan Sarah duduk di teras depan rumahnya. CJ Walker menyampaikan betapa menyesal dirinya telah berselingkuh dan mengkhianati Sarah. CJ bercerita bahwa dia sangat merindukan Sarah dan berniat untuk kembali bersama dengan membelikan Sarah sebuah cincin. Tetapi Sarah mengatakan bahwa yang diinginkan CJ hanyalah sesuatu yang sama dengan lelaki pada umumnya. Seorang wanita dengan image “The Walker Girl” yang cantik dan berambut halus indah; dan hal itu tidak bisa dimiliki oleh Sarah. Madam CJ Walker menutup kotak cincin yang diberikan suaminya dan menyuruh CJ untuk berkemas pergi meninggalkan rumahnya.


Organizational Structure

Sarah Breedlove (yang dikenal sebagai Madam CJ Walker) merupakan pemilik dan CEO dari perusahaan. Berawal dari industri rumah tangga, para pemegang struktur organisasi didominasi oleh keluarga dan kerabat Madam CJ Walker. Struktur yang dimiliki perusahaan Madam CJ Walker sangat tersentralisasi, dimana semua pengambilan keputusan dilakukan melalui satu pintu otoritas, yaitu melalui Madam CJ Walker.

Lelia, anak perempuan Madam CJ Walker, ditunjuk sebagai branch manager yang beroperasi di Harlem, New York. Ransom adalah salah satu orang kepercayaan Madam CJ Walker dan ditunjuk sebagai asisten pribadi Madam yang selalu mengurus seluruh kebutuhan bisnis perusahaan. Cleophus Walker, ayah mertua Madam CJ Walker, ditunjuk sebagai manajer produksi yang selalu standby di pabrik untuk mengawasi kelancaran proses manufaktur. CJ Walker, suami Sarah, ditunjuk sebagai manajer pemasaran yang mencetuskan marketing campaign “The Walker Girl”.

Pabrik produksi Madam CJ Walker di Indianapolis sudah memiliki banyak karyawan. Ada yang bertugas untuk mengurus pencatatan proses produksi, pembukuan, pelatihan agen penjualan, pengemasan produk, dan lain-lain. Di antara karyawan tersebut, Madam CJ Walker menetapkan lima agen sales terbaik yang kemudian ditunjuk untuk menjadi manajer divisi penjualan, yang melatih para agen sales lainnya untuk bekerja sesuai standar. 


Factors Affecting Organizational Structure

Terdapat empat faktor utama yang mempengaruhi struktur sebuah organisasi (Jones and George 2020). Pertama, Organizational environment, yaitu indikator lingkungan sekitar perusahaan yang terus berubah. Ketika lingkungan sekitar (eksternal) cepat berubah, maka lebih besar ketidakpastian yang akan berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan dari suatu struktur organisasi. Kedua, Technology, yaitu faktor kombinasi dari skills, knowledge, mesin, dan komputer yang dirancang untuk mempermudah proses pengolahan bahan baku menjadi output. Ketiga, sumber daya manusia, yaitu seluruh jajaran karyawan yang dipekerjakan dalam suatu organisasi. Ketika sumber daya manusia yang dimiliki suatu organisasi masih tergolong rendah, maka struktur organisasi cenderung dilakukan secara terpusat. Namun, ketika suatu organisasi memiliki sumber daya manusia yang baik, seluruh pengambilan keputusan dapat dilakukan secara cepat dan flexible, karena adanya delegasi tugas dalam suatu struktur organisasi. Keempat adalah strategi yang dimiliki suatu perusahaan yang ditentukan oleh seorang manajer, yang pada akhirnya akan berimbas pada keberlangsungan perusahaan secara menyeluruh.

Indikator

Identifikasi Masalah

Solusi

Organizational environment

Lingkungan di sekitar perusahaan yang dengan cepat berubah, dengan perubahan yang cepat, maka dibutuhkan perkembangan keterampilan yang cepat juga, sehingga bukan sesuatu yang mudah untuk mencari sumber daya tersebut

Up to date dengan informasi yang beredar, bisa didapatkan dengan merekrut profesional yang bekerja di perusahaan besar, maupun aktif masuk ke dalam komunitas 1 lini bisnis agar bisa berbagi informasi

Technology 

Mayoritas pengerjaan secara manual dengan tenaga manusia, sehingga belum menggunakan technology intensive process

Mencicil penyediaan mesin agar pengerjaan efisien sehingga akan mengurangi variasi tugas. Karena fokus terhadap bidangnya, maka analisis pengerjaannya akan menjadi lebih tinggi 

Human Resources

  1. Masih menggunakan koneksi kerabat terdekat dan keluarga, wanita berasal dari kulit berwarna gelap

  2. Belum ada hirarki yang jelas, mayoritas kontrol/ penilaian terhadap bawahan dilakukan oleh Madam CJ Walker (centralized)

  3. Karena masih berfokus pada divisi produksi dan pemasaran, sumber daya manusia yang digunakan masih belum tergolong baik dan hanya berdasarkan orang-orang yang mau dan butuh bekerja

  1. Mulai merekrut orang yang ahli dalam perekrutan yang menilai karyawan bukan dari koneksinya melainkan melalui keterampilan dan pengetahuannya

  2. Mulai mengangkat karyawan terbaik untuk menjadi atasan masing-masing divisi sehingga ada proses delegasi tugas yang akan membuat proses menjadi semakin lancar

  3. Masing-masing divisi dibuat berbeda, sehingga tidak memperkecil kemungkinan pencurian ilmu di perusahaannya

Strategy

  1. Strategi diputuskan oleh Madam secara sepihak, karena belum adanya sumber daya manusia yang memadai untuk mampu berdiskusi (centralized strategy)

  2. Kerjasama antar divisi dan tim belum efisien, karena belum adanya manajer yang tugasnya jelas mengepalai masing-masing divisi

  1. Mulai mengangkat karyawan terbaik untuk menjadi atasan masing-masing divisi. Atasan-atasan tersebut yang akan melaporkan kinerja perusahaan ke Madam CJ Walker

  2. Manager divisi ditunjuk berdasarkan kemampuan yang mumpuni berkaitan dengan delegasi tugasnya, sehingga mampu menyumbangkan ide sebagai salah satu proses pengambilan strategi perusahaan


Sources of an Organization’s Culture

Suatu budaya organisasi terbentuk dari adanya empat faktor utama yang mempengaruhi (Jones and George 2020): (1) karakteristik dari anggota organisasi, dimana apabila suatu organisasi memiliki anggota berkarakteristik terlalu mirip satu dengan yang lain, maka hal ini justru menghambat perkembangan perusahaan. Hal ini dikarenakan adanya kemampuan beradaptasi yang sulit terhadap perkembangan di lingkungan eksternal perusahaan yang cenderung dinamis; (2) hubungan antar karyawan, merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap budaya organisasi, di mana ketika jajaran karyawan memiliki keterikatan dengan budaya organisasi, hal ini akan secara signifikan meningkatkan rasa memiliki dan meningkatkan kinerja karyawan; (3) struktur organisasi, di mana ketika suatu organisasi memiliki struktur yang tinggi, budaya karyawan akan lebih berfokus pada otoritas yang diberikan oleh masing-masing level divisi. Namun ketika suatu organisasi memiliki struktur yang flat, maka terjadi kebebasan antar karyawan sehingga meningkatkan budaya perusahaan yang lebih kreatif; dan (4) etika organisasi, di mana suatu budaya organisasi sangat dipengaruhi oleh nilai moral, kepercayaan, dan aturan yang ditetapkan dalam suatu organisasi.

Indikator

Identifikasi Masalah

Solusi

Characteristics of organizational members

Hampir semua yang menduduki posisi di organisasi berasal dari kerabat dekat ataupun kenalan

1.Jika belum ada pekerja di divisi khusus HRD dan dirasa belum penting, maka bisa menggunakan jasa dari luar (konsultan HRD) yang khusus merekrut pekerja.

2.Jika sudah merasa rutin, maka rekrut pekerja khusus perekrutan

The employment relationship

Ketika pekerja juga merupakan bagian dari keluarga, maka jika ada masalah dengan keluarga, maka secara tidak langsung akan mempengaruhi perusahaan tersebut, contohnya: CJ walker selingkuh, lantas Madam mengeluarkannya dari perusahaannya.

Angkat pekerja pekerja terbaik menjadi atasan, dan beri mereka bagi hasil perusahaan sehingga mereka merasa menjadi bagian dari perusahaan sehingga dominasi keluarga dalam bisnis dapat dikurangi.

Organizational structure

Organisasi struktural masih sangat tersentralisasi di bawah kendali madam cj walker, tidak ada delegasi tugas yang jelas, masing-masing orang hanya bekerja sesuai arahan madam cj walker

Para investor mengangkat pekerja untuk menyeimbangi dominasi Madam. 

Organizational ethics

Masih berupa bisnis keluarga yang didominasi oleh Madam sendiri, maka etika perusahaannya tercermin dari bagaimana cara Madam memimpin perusahaannya

Misi boleh saja berasal dari Madam, namun untuk visi dilakukan juga oleh semua stakeholder, berupa pemegang saham, dan pekerja terbaiknya. Agar dominasi madam berkurang 


The Types of Organization’s Control

Sistem manajemen kontrol adalah suatu proses penentuan target, pengawasan proses, pengevaluasian keputusan, dan pengaturan feedback yang dilakukan oleh suatu perusahaan, sehingga seorang manajer mampu memutuskan dan mengevaluasi strategi, diukur dari efisiensi dan efektivitas proses organisasi (Jones and George 2020). Sistem kontrol dan informasi dikembangkan untuk mengukur kinerja pada setiap lini produksi: (1) Permasalahan yang terjadi pada tahap input diselesaikan dengan feedforward control, dimana kontrol dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan sebelum terjadi; (2) Permasalahan yang terjadi pada conversion stage diselesaikan dengan concurrent control, dimana manajemen kontrol dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan bersamaan ketika masalah sedang terjadi; (3) Permasalahan yang terjadi pada tahap output dilakukan dengan feedback control, dimana manajemen melakukan penyelesaian masalah setelah masalah selesai, sehingga dapat terjadi perbaikan yang berkelanjutan berdasarkan masalah yang telah terjadi.

Indikator

Identifikasi Masalah

Solusi

Feedforward control (anticipate problems before they occur)

  1. Rekrut karyawan baru tidak melalui uji kelayakan kemampuan mereka, melainkan melalui rekanan dan koneksi. 

  2. Uji coba produk baru tanpa melalui proses yang tepat, bisa saja bahan yang dipakai untuk pengembangan produk baru, berbahaya bagi pelanggan

  1. Rekrut karyawan HRD untuk membantu merekrut karyawan baru berdasarkan pengetahuan, sifat dan sikap, serta kemampuan mereka.

  2. Pastikan mengumpulkan data terlebih dahulu mengenai bahan baru yang dipakai untuk pengembangan produk dan ciptakan SOP nya

Concurrent control (manage problems as they occur)

  1. Penilaian karyawan berdasarkan kualitatif, ketika kinerjanya tidak bagus di 1 bidang, langsung dipindahkan ke bidang yang paling tidak vital

  2. Produksi masih dikerjakan secara manual

  1. Kesalahan 1 kali bukan berarti karyawan tidak kompeten, bisa jadi dia kompeten di bidang tertentu, maka tes minat bakat diperlukan di sini

  2. Tenaga manusia (manual), mengakibatkan ketidak konsistenan menjadi lebih tinggi di antara tenaga 1 dengan tenaga lainnya, maka adopsikanlah mesin berkinerja tinggi.

Feedback control (manage problems after they occur)

Baik, sejauh ini belum ada keluhan dari pelanggan mengenai produknya. Bisnis dan tingkat penjualan berkembang pesat, berarti, output diminati oleh pelanggan.

Lakukan inovasi-inovasi agar kompetitor tertinggal jauh dan agar pelanggan tidak bosan dengan produk yang itu-itu saja.


Four Steps in the Organizational Change Process

Terdapat empat langkah yang bisa diimplementasikan ketika suatu organisasi memerlukan proses perubahan: (1) Assess the need for change, dimana suatu organisasi melakukan identifikasi terhadap suatu permasalahan kunci organisasi yang akan diperbaiki; (2) Decide on the change to make, dimana suatu organisasi memutuskan mengapa perubahan perlu dilakukan dan menentukan visi terhadap konsep ideal yang ingin dicapai; (3) Implement the change, menentukan apakah perubahan harus dilakukan secara top down atau bottom up untuk menghasilkan perubahan yang bisa diterima oleh seluruh stakeholders; dan (4) Evaluate the change, adalah tahap dimana suatu organisasi harus mengevaluasi perubahan yang dilakukannya, apakah sesuai atau tidak sesuai dengan apa yang menjadi tujuan utama perubahan. Hal ini bisa dilakukan dengan membandingkan performa perusahaan sebelum dan sesudah proses perubahan.

Berikut merupakan empat proses perubahan organisasi yang perlu dilakukan oleh Madam CJ Walker:

  1. Assess the need for change. Tidak adanya manajer di setiap divisi dan lini produksi mempersulit pengambilan keputusan karena delegasi tugas bersifat centralized pada satu pintu otoritas yang dimiliki oleh Madam CJ Walker. Suatu perusahaan yang maju memerlukan Prosedur Operasi yang terstandar sehingga evaluasi kontrol dapat lebih mudah dilakukan. 

  2. Decide on the change to make. Perlu adanya delegasi tugas yang dilakukan masing-masing divisi perusahaan, sehingga kemudian dapat ditetapkan standar kerja pada setiap divisi, apa yang ingin dicapai oleh perusahaan tersebut dalam periode tertentu, baik skala perusahaan, maupun diperkecil menjadi tujuan dari masing-masing divisi. Setelah tujuan sudah ditentukan, tentukanlah metode pengukuran yang tepat untuk masing-masing kinerja. Setelah hal tersebut dilakukan, maka ukurlah kinerja sebenarnya dengan metode tersebut.

  3. Implement the change. Mempekerjakan para karyawan yang dianggap mampu melatih karyawan lain di divisi yang sama, sehingga ada delegasi tugas dan mempermudah kontrol yang dilakukan pada setiap lini produksi. Perlu adanya perubahan top down yang dilakukan oleh Madam CJ Walker, sehingga perubahan dapat dilakukan secara cepat untuk mengimplementasikan prosedur operasi standar yang di kontrol oleh manajer masing-masing divisi.

  4. Evaluate the change. Setelah terlihat ada hasil aktual, maka bandingkan hasil di lapangan dengan target di atas kertas yang sudah ditetapkan di awal. Apakah sudah sesuai target atau belum. Jika belum sesuai target, maka carilah masalahnya, setelah didapat permasalahannya, maka carilah solusinya lalu terapkan solusi tersebut. Jika masih belum memuaskan, cari solusi yang lain untuk memecahkan masalah tersebut. Jika sudah tercapai, maka tentukan target baru yang lebih tinggi dan balik lagi ke proses awal (tahap 1). apakah masing-masing pekerja ada yang memproduksi di bawah rata-rata atau tidak. Jika ada pekerja yang memproduksi di bawah rata-rata, maka cari tau kenapa agar bisa mencapai hasil yang optimal, jika belum juga, coba dipindahkan ke divisi lain yang dikira cocok untuk karyawan tersebut.

Still cut 2. Madam CJ Walker – Succesful Business Woman | Biography

(Available at: https://youtu.be/AuYjx7zDBas)


Disclaimer:

Due to some errors in uploading videos, we provided some still cut pictures of the thumbnail. The videos can be accessed via link attached below the picture. Regards, the Rebellion


Artikel ini telah dicek antiplagiarism via www.duplichecker.com

Artikel ini ditulis oleh Kelompok 12 (The Rebellion) MBA 78C

  1. Sumitomo Ueno
  2. Veronica Swasti Paramitha

Referensi

  1. Jones, G.R., and George, J.M. 2020. Contemporary Management 11th Edition. McGraw-Hill, New York.
  2. Neflix. Self Made: Inspired by the Life of Madam C.J. Walker. Limited Series Episode 3. Available on: www.netflix.com 

Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format