Penerapan Teori Motivasi & Model Kepemimpinan Yang Perlu Di Perbaiki Oleh Perusahaan Joonsu Food KKondae Intern 2020

Kunci keberhasilan perusahaan berada pada kinerja dan produktivitas karyawannya sehingga motivasi dan leadership yang baik perlu diutamakan oleh manajer Joonsu Food


0

Sumber: youtube kocowatv

Sinopsis

Drama Serial KKondae Intern Bercerita tentang seseorang yang pada awalnya menjadi karyawan magang dan diperlakukan tidak adil oleh bosnya, setelah masa masa sulit akhirnya Ga Yeol Chan menemukan semangat baru dan melamar pekerjaan di perusahaan saingan Joonsu Food. Karir Ga Yeol Chan di Jonsu Food sangat baik sehingga jabatan yang dicapai pada saat ini menjadi manajer umum bidang penjualan dan pemasaran hal ini tidak lain dikarenakan torehan yang didapat dengan berhasil mengekspor produk ramyeon ayam pedas sebanyak 200.000 ke seluruh dunia. Namun cobaan datang menerpa dikarenakan banyak yang tidak suka dengan pencapaian yang ia dapat. 

Berkaitan dengan sinopsis yang mengandung permasalahan pada Motivasi dan Kepemimpinan terdapat pada Episode 2, Episode 6 dan Episode 7

Sinopsis Episode 2

Setelah Ga Yeol Chan berhasil menjadi Manajer umum dengan prestasi yang banyak ia dapat selama bekerja di Jonsu Food. Direktur Pelaksana Muda atau anak dari Ceo Joonsu Food Nam Goong Joon-soo merasa tersaingi dan tidak suka apabila terdapat karyawan yang sangat baik. Karena Ga Yeol Chan adalah salah satu kandidat terkuat dalam Pencalonan CEO periode selanjutnya. Dalam pekerjaan ga yeol chan sangat sulit ditemukan kelemahannya , akhirnya Direktur Pelaksana menemukan solusi dengan memasukan karyawan magang yang sangat tidak disukai oleh Ga Yeol Chan untuk membuat ga yeol chan ceroboh dan dapat tidak fokus bekerja. Program dijalankan dan terdapat 3 pemagang dengan karakteristik yang berbeda - beda. Yang pertama Lee Tae Lee memiliki kepribadian unik, sangat cerewet, sangat eksentrik. Yang kedua Joo Yoon soo memiliki karakter yang paling tidak disukai  Ga Yeol Chan yaitu suka terlalu mengkritik Ga Yeol Chan, padahal Ga Yeol Chan sangat tidak suka dikritik dan menganggap dia yang paling benar dibanding yang ada di timnya. Yang terakhir adalah Mantan Bos yang dulu memperlakukan dia dengan tidak baik dimana dan membuat dia memiliki trauma dengan masa lalunya. Hari pertama dimulai mereka mulai bekerja bersama dan sangat membuat Ga Yeol Chan tidak nyaman. Namun Ga yeol Chan harus profesional dan memulai pekerjaan dengan biasa. Dia merasa ini adalah saat yang tepat untuk membalas dendam kepada Lee Man Sik. Pada saat Lee Man Sik tidak dapat bersatu dengan team Ga Yeol Chan menyuruh Lee Man Sik belajar dengan sendirinya tanpa mentor sama sekali dimana hal ini sangat tidak adil karena niat Ga Yeol Chan yang buruk. Hari selanjutnya Lee Man Sik berusaha untuk diberlakukan dengan sama dengan karyawan magang lainnya namun apa yang di dapat Lee Man Shik malah disuruh untuk membelikan makanan dan minuman oleh Ga Yeol Chan padahal hal tersebut tidak ada dalam Job description dari karyawan magang. Merasa diperlakukan tidak adil namun Lee Man Shik hanya menuruti dan melakukan dengan baik.

Sinopsis Episode 6

Ga Yeol Chan dan tim Departemen Pemasaran dan penjualan berhasil menyelesaikan permasalahan Kecoa di dalam bungkus Ramyeon super pedas. Hal ini membuat Namgoong Joon-soo berpikir keras cara apa yang perlu dilakukan untuk dapat menjatuhkan Ga Yeol Chan ditambah Lee Man Shik yang ditunjuk langsung untuk membuat Ga Yeol chan tidak bisa bekerja dengan baik dan benar malah orang yang memimpin tim departemen pemasaran dan penjualan untuk dapat menyelesaikan permasalahan itu. Akibat dari permasalahan yang ditimbulkan oleh Ga Yeol chan dan tim menyebabkan penurunan preferensi konsumen menjadi 38% dan membuat orang membenci produk ramyeon ayam pedas joonsu food sehingga meningkatkan penjualan perusahaan saingan. Ga yeol Chan dituntut oleh CEO dan para eksekutif untuk dapat menyelesaikan ini tanpa mengeluarkan uang sedikitpun. Dengan keadaan terdesak untuk meningkatkan penjualan ga yeol chan memberi ide dengan mengkampanyekan program karyawan membeli produk Joonsu Food secara sukarela untuk meningkatkan penjualan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Program ini memaksa karyawan untuk membeli produk - produk Joonsu Food di toko ritel dan bon pembayaran di foto dan dikumpulkan untuk dihitung dan dapat meningkatkan nilai performa kerja dari seluruh karyawan. Hal ini disetujui oleh CEO dan para eksekutif dikarenakan cara ini tidak memerlukan uang yang banyak. Namun di satu sisi hal ini merugikan karyawan. Lee Tae Lee dan Joon su salah satu orang yang aktif untuk tidak melakukan ini dimana dia harus mengeluarkan uang yang berasal dari upaya mereka untuk bekerja di perusahaan. Mereka merasa tidak dihargai dan sangat sulit untuk bekerja karena desakan yang dibuat oleh para petinggi perusahaan. Akibat hal ini Joon Su memposting berita tersebut di internet dengan nama samaran. Sehingga 1 korea mengetahui bagaimana Joonsu Food melakukan kampanye yang kurang baik dan menurunkan citra perusahaan dan membuat harga saham menurun. Di satu sisi Lee Tae Lee meminta klarifikasi atas kritik yang diberikan oleh Ga Yeol Chan dimana pada saat rapat tersebut Ga Yeol chan sangat mendukung ide dari proposal tersebut namun di dalam kertas laporan tersebut Ga yeol malah menjelek - jelekan mereka setelah itu timbul konflik besar antara karyawan dan karyawan magang di departemen pemasaran dan penjualan.

Sinopsis Episode  7

Konflik yang terjadi sangat besar dimana dalam satu ruangan mereka memaki satu sama lain, melemparkan barang ke arah berlawanan, dan berteriak di dalam ruangan tersebut. Karena permasalahan ini divisi keamanan menangkap penyebab (Ga Yeol Chan, Lee Tae Ri, dan Joo Yoon So) gara-gara dari permasalahan ini dan memasukkan mereka ke dalam ruangan hukuman. Setelah itu timbul berita dimana Kampanye tersebut sudah menjadi topik yang viral di seluruh masyarakat korea dan Joonsu Food menyalahkan Ga yeol Chan atas ide yang ia buat. Pemecatan seharusnya dilakukan oleh tim keamanan dan HRD namun Ny Tak melaporkan kejadian ini ke dalam departemen pekerjaan dan respon diberikan. Dimana karyawan yang ditahan harus segera dilepaskan apabila tidak ingin disalahkan lebih lanjut. Hukuman indisipliner diberikan kepada ketiga karyawan tersebut. Ga Yeol Chan tidak tinggal diam dan ingin menemukan resep baru yang dapat digunakan untuk membuat Perusahaan memakai jasa dia. Dia menuju Mokpo dimana tempat tersebut adalah pusat ramyeon asli korea. Ga Yeol mengajak semua karyawan magang untuk pergi bersama dan melakukan penelitian dan pengembangan terkait produk baru tersebut. Dalam perjalanan mereka menemukan 6 restoran yang dapat dipejari yang pertama Ramyeon Gurita kaki panjang, yang kedua ramyeon ayam dan hidangan laut, yang ketiga ramyeon lobster dan yang keempat ramyeon skate, dan yang kelima ramyeon rebusan sore. Tidak terasa waktu sudah menunjukan sore dimana mereka sudah harus kembali ke penginapan namun dalam perjalanan ga yeol menginstruksikan banyak hal padahal seluruh karyawan magang sudah sangat tidak fit kondisi badannya. Setelah sampai di penginapan mereka di paksa oleh ga yeol chan untuk mengerjakan laporan berdasarkan instruksi yang disampaikan. Mereka bekerja terus - terus an hingga ketiduran di tempat kerja mereka. Hari selanjutnya berjalan dan mereka pergi ke beberapa restoran selanjutnya untuk melakukan proses pengembangan dan penelitian produk setelah mereka kembali ke penginapan. Mereka sudah muak dengan apa yang omongi oleh Ga yeol Chan. tingkat kelelahan dan kemarahan Lee Man Shik sudah memuncak dan memerintah Ga Yeol Chan untuk bisa bekerja bersama. Namun apa yang didapat kritik yang menyakitkan terhadap apa yang dikerjakan membuat Lee Man Shik dan yang lainnya menyuruh Ga yeol Chan untuk pergi dan mereka melanjutkan pekerjaan. 

Indentikasi & Kritik Permasalahan Perusahaan Joonsu Food

Dalam menjalankan sebuah perusahaan pasti ada motivasi yang dianut oleh setiap pemimpin dan pasti terdapat perbedaan dalam setiap pengaplikasiannya. Menurut George dan jones (2020) Motivasi adalah dorongan atau kekuatan psikologis yang mengarahkan perilaku seseorang di suatu organisasi (banyak perilaku yang dapat terjadi), tingkat usaha seseorang, dan tingkat ketekunan seseorang dalam menghadapi suatu rintangan. Mengapa manajer harus memotivasi karyawan karena hal ini dapat meningkatkan output yang dihasilkan oleh karyawan sehingga dapat tercapai tujuan perusahaan namun juga harus di imbangin dengan outcome yang diterima oleh karyawan sehingga input yang diberikan oleh karyawan tidak berat sebelah. Selanjutnya kepemimpinan adalah proses dimana seseorang memberi pengaruh , inspirasi, dan motivasi terhadap orang lain serta mengarahkan aktivitas mereka untuk mencapai tujuan kelompok atau organisasi. Kedua hal tersebut menjadi patokan bagaimana pemimpin di perusahaan dapat menjalankan secara baik dan benar perusahaannya. Kedua hal ini salah satu hal pokok yang harus dilakukan oleh pimpinan apabila ingin perusahaannya sukses di kemudian hari

Di dalam Drama Serial tv KKondae Intern terdapat kelompok atau tim yang dapat dijadikan bahan yang mengaplikasikan Teori Motivasi dan kepemimpinan. Tim tersebut adalah tim departemen pemasaran dan penjualan dengan dipimpin oleh Ga yeol Chan sebagai manajer umum dengan 3 karyawan tetap dan 3 karyawan magang. 

Motivation

Motivasi menurut kami Ga yeol chan menggunakan teori motivasi yang disebut dengan Equity Theory. Equity Theory adalah teori motivasi yang berfokus pada persepsi orang tentang keseimbangan antara hasil dari kerja mereka terhadap atau sebanding dengan input yang mereka berikan. Di dalam teori ini seseorang melihat hubungan hasil (outcomes) yang dia dapatkan dari pekerjaan mereka dan tenaga mereka yang mereka keluarkan (input) untuk pekerjaan mereka. Dalam equity theory dibagi menjadi 2 dalam pengaplikasian yang pertama disebut equity & inequity.

Equity adalah saat dimana manajer berhasil memotivasi karyawan dengan nilai outcome dan input yang sama dan hal ini bernilai adil dan dapat membuat karyawan bekerja dengan sangat baik dan benar dan juga perusahaan akan mendapatkan hasil dari pekerjaan juga sangat baik. Untuk inequity adalah saat terjadi ketidakseimbangan di antara jumlah pekerjaan yang diterima oleh karyawan dengan jumlah input yang diterima oleh karyawan terdapat 2 kondisi apabila karyawan mengalami kemalasan dan tidak ingin bekerja, mulai sering absent dll hal ini disebut dalam underpayment inequity. Yang satunya adalah di saat karyawan membandingkan dengan yang lain. 

Yang terakhir dalam equity and justice in organization disini adalah distribusi yang adil pada penghasilan yang diperoleh dari suatu organisasi, yang mengacu pada pandangan karyawan terhadap adilnya dalam distribusi pendapatan dan sikap yang diberikan oleh manajer dalam organisasi. Terdapat 3 bentuk dalam teori ini:

  1. Procedural justice: Mengacu pada pandangan karyawan terhadap keadilan dalam prosedur yang dijalani untuk mendapatkan outcomes dalam sebuah organisasi.

  2. Interpersonal Justice: Mengacu pada pandangan karyawan terhadap keadilan dalam memperlakukan seseorang.

  3. Informational justice: mengacu pada pandangan karyawan terhadap sejauh mana manajernya menjelaskan untuk keputusan dan prosedur yang akan mereka terima.

Dalam analisis yang kami temukan bahwa penerapan teori equity ini disalahgunakan oleh Ga yeol chan pada teori yang khususnya membahas Interpersonal justice dimana dalam teori yang sebenarnya seharusnya manajer memperlakukan karyawan dengan adil, sopan dan menghormati karyawan namun dalam beberapa episode terdapat hal yang sebaliknya.

Pada episode 2 terlihat disini ga yeol chan menyuruh Lee man shik melakukan pekerjaan yang tidak semestinya dilakukan pada 3 potongan scene ini akan kami jelaskan dimana pada awalnya Lee man shik disuruh untuk membeli kopi untuk semua tim yang ada di kantor setelah itu dia langsung disuruh lagi untuk membelikan roti lapis. Padahal hal ini tidak ada dalam job desc pekerjaan di kantor sehingga akan menyebabkan karyawan tidak menyukai bos dan akan menurunkan keinginan untuk bekerja karena diperlakukan tidak adil

Gambar 1

Gambar 2

Keterangan pada gambar 1 dimana Lee Man Shik membeli kopi dengan orderan yang sangat unik unik dan membuat Lee Man Shik sangat kesusahan untuk melakukan itu. Setelah sampai di kantor Lee Man Shik di suruh lagi untuk membelikan roti Lapis yang terlampir pada gambar (2)

Terdapat beberapa scene dimana Ga yeol chan sangat tidak menghargai dan menghormati Lee Man Shik dalam memperkerjakannya dimana pada gambar 3 dimana Ga Yeol Chan hanya menyuruh Lee Man Shik untuk tidak melakukan apapun dan pada gambar 4 Ga yeol chan meghancurkan pekerjaan yang sudah dikerjakan dengan susah payah oleh Lee Man Shik

Gambar 3

Gambar 4

Pada episode 7 ketiga karyawan magang bekerja dengan paksaan dan diforsir padahal mereka seharian sudah bersama sama untuk bekerja namun yang hanya boleh beristirahat hanya ga yeol chan sebagai manajer padahal yang lainnya juga sangat lelah bekerja seharian.

Pada gambar ini bisa kita lihat bahwa mereka bertiga bekerja selarut mungkin namun sebaliknya ga yeol chan beristirahat bahkan maskeran dengan santai 

Dari sini kita lihat bahwa ga yeol chan tidak profesional dan hanya memikirkan dirinya sendiri.

Leadership Models

Pada kepemimpinan yang dianut oleh Ga yeol chan sebagai manajer adalah kepemimpinan transaksional dimana kepemimpinan transaksional adalah kepemimpinan yang memotivasi karyawan dengan kekuatan penghargaan dan kekuatan koersif untuk meningkatkan kinerja. Apabila kinerja baik, maka akan diberi penghargaan dan apabila kinerja kurang baik atau buruk maka akan ditegur atau dihukum. Sesuai dengan teori ini kami menemukan kesalahan pengaplikasian teori ini pada episode 6 dimana karyawan dipaksa untuk melakukan kampanye secara sukarela. Kampanye yang dimaksud adalah karyawan wajib membeli produk ramyeon super pedas produksi joonsu food di toko swalayan terdekat, bukti pembelian dicatat dan akan diakumulasikan untuk meningkatkan nilai performa kinerja masing-masing karyawan. Hal ini sangat tidak etis dilakukan oleh perusahaan dan manajer dikarenakan gaji karyawan adalah hak dari karyawan itu sendiri dan perusahaan tidak seharusnya memaksa melakukan ini. Karena sudah sangat tidak adil dengan apa yang dilakukan oleh  perusahaan kepada karyawannya

Dalam gambar ini di tampilkan penjelasan bahwa dengan pembelian yang paling banyak akan diberikan bonus namun dengan yang pembelian terendah akan menghukum tim tersebut. Namun apa yang terjadi bisa kita lihat bahwa Joon Suu malah menjual mie yang sudah dia beli di forum jual beli barang bekas dengan menggunakan akun anonim dubuabba92 dan hal ini mencoreng citra perusahaan joonsu food. Hal ini karyawan sudah muak dengan apa yang dilakukan oleh perusahaan 

Solusi teori motivasi yang sebaiknya digunakan oleh perusahaan joonsu food

Penggunaan teori motivasi (equity theory) yang seharusnya dilakukan oleh ga yeol chan sebagai manajer penjualan dan pemasaran yaitu memperbaiki pada theory distributive justice tepatnya penggunaan Interpersonal Justice, dimana karyawan seharusnya diperlakukan dengan adil tanpa ada perlakuan yang diluar dari pekerjaan di sangkut pautkan dan dibawa ke dalam kantor, sebagai manajer yang baik ga yeol chan sebaiknya lebih profesional dalam menilai permasalahan yang pernah ia alami.

Selain itu penggunaan need theory dalam perusahaan joonsu food perlu diberikan kepada karyawan, dimana seorang manajer harus berusaha untuk memenuhi kebutuhan dari karyawannya diantaranya seperti kebutuhan psikologis, keamanan, rasa memiliki, dihargai dan kebutuhan aktualisasi diri. Terkait episode yang sudah dipaparkan di atas kebutuhan yang lebih atau sangat diperlukan oleh karyawan yaitu kebutuhan untuk dihargai dan diberi kepercayaan. Hal ini terlihat bahwa lee man sik sebagai karyawan magang sangat diperlakukan tidak sesuai dengan etika seorang manajer yang baik, kebutuhan untuk dihargai yang dirasakan oleh lee man sik ini sangat diperlukan oleh ga yeol chan, dimana ga yeol chan yang sama sekali tidak menghargai dan menyepelekan kinerja atau pekerjaan lee man sik dan malah membuang pekerjaan le man sik begitu saja. Dalam kondisi seperti ini pastinya sebagai seorang karyawan yang tidak memiliki mental yang kuat dan tangguh pastinya akan cepat down dan bisa bisa mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut, karena perlakukan dari manajer yang sangat tidak memberikan motivasi yang membangun terhadap karyawannya.

Selanjutnya kebutuhan psikologis dan juga kebutuhan keamanan, terlihat dari episode 7 semua karyawan magang diberikan pekerjaan yang sangat berat, disaat mereka merasa lelah dan perlu waktu untuk beristirahat tetapi ga yeol chan dengan seenaknya menyuruh karyawannya untuk menyelesaikan tugas dan deadline yang diberikan hanya sampai keesokan harinya saja. Padahal karyawannya membutuhkan waktu istirahat dan tidur supaya tidak menyebabkan sakit, hal tersebut perlu diperbaiki oleh sikap manajer ga yeol chan supaya karyawannya loyal dan dapat memberikan kinerja terbaiknya tanpa ada paksaan atau tekanan yang nantinya membuat kinerja tidak maksimal dan menurunkan performa perusahaan.

Selain itu penerapan social learning theory juga perlu dipertimbangkan dan sangat perlu dilakukan oleh manajer ga yeol chan, spesifiknya pada vicarious learning yang dimana mengatakan bahwa seseorang atau karyawan akan termotivasi dengan melihat orang lain yang memberikan dampak positif dalam hidupnya atau kinerjanya serta mendorong seseorang untuk juga melakukan pekerjaan yang dilakukan orang lain tersebut. Terkait problem pada episode 7 dimana seharusnya ga yeol tidak malas-malasan dengan santai maskeran padahal karyawannya bekerja keras untuk menyelesaikan pekerjaan yang ia berikan, seharusnya ga yeol chan sebagai seorang manajer harus memberikan contoh yang baik kepada karyawannya dengan melakukan pekerjaan dengan giat dan bijaksana dalam memberikan pekerjaan. Karena tingkah laku seorang manajer pastinya sangat dinilai oleh karyawannya, jika manajernya baik dan memberikan motivasi atau dorongan yang positif pasti akan dapat meningkatkan kinerja karyawan, namun juga sebaliknya apabila manajernya malas-malasan dan tidak bertanggung jawab atas pekerjaan pasti juga memberikan dampak yang buruk kepada karyawan yang bisa saja karyawan akan meniru dan menurunkan kinerjanya.

Solusi model kepemimpinan yang seharusnya digunakan oleh pemimpin perusahaan Joonsu food

Model kepemimpinan yang digunakan oleh joonsu food sudah dipaparkan di atas yaitu dengan menggunakan model kepemimpinan transaksional, dan memang implementasi yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengembalikan penjualan dengan cara yang salah, dimana karyawan diperintahkan untuk melakukan pembelian ramyeon dengan bersaing dengan karyawan lainnya. Sehingga yang mendapatkan total pembelian ramyeon tertinggi akan mendapat reward dari joonsu food, sebenarnya hal ini dilakukan oleh perusahaan untuk membuktikan kepada masyarakat korea utamanya bahwa dengan adanya insiden kandungan karsinogen yang diberitakan oleh media itu tidak benar dan penjualan ramyeon masih dalam kondisi yang baik dan stabil. Namun dengan adanya kampanye tersebut joonsu food hanya memikirkan tujuan perusahaan saja dan tidak memperhatikan kondisi dan kebutuhan dari para karyawannya, akibatnya karyawan dengan adanya desakan tersebut bisa berbuat kecerobohan yang berakibat fatal dan merusak citra perusahaan.

Dalam kasus joonsu food untuk meningkatkan penjualan produk ramyeon ini sebaiknya model kepemimpinan yang digunakan oleh pemimpin perusahaan dengan mengutamakan kesejahteraan para karyawannya yaitu dengan model kepemimpinan transformasional. Dimana model kepemimpinan ini lebih berfokus kepada kemampuan para karyawan untuk mencapai kinerja dengan maksimal dan pemimpin memperlakukan karyawannya dengan sangat baik, terlebih lagi pemimpin perusahaan juga ikut serta membantu dalam pencapaian kinerja yang dilakukan oleh para karyawannya tersebut. Dengan model kepemimpinan transformasional ini perusahaan Joonsu food bisa melakukan cara penjualan dengan mempercayai karyawannya untuk melakukan promosi produk seperti memberikan harga murah atau beberapa sampel ramyeon gratis kepada konsumen, serta bisa meningkatkan penjualan dengan cara review produk ramyeon ayam pedas di akun youtube atau media sosial lainnya dengan mengait beberapa influencer terkenal di korea dengan membuktikan bahwa dalam produk ramyeon ini tidak ada kandungan berbahaya bagi tubuh manusia, edukasi tersebut bisa dilakukan dengan marketing dari influencer yang bisa diajak kerjasama oleh perusahaan, sehingga sedikit demi sedikit pasti orang akan percaya kembali terhadap produk dari joonsu food. Terbukti dengan menggunakan model kepemimpinan transformasional ini pasti perusahaan joonsu food akan dapat memiliki performa penjualan yang meningkat tanpa harus mengesampingkan atau mengorbankan kepentingan karyawannya di bawah kepentingan perusahaan. Karena sejatinya kepentingan karyawan juga harus diutamakan demi pencapaian tujuan perusahaan yang berkelanjutan.


Artikel ini telah di cek anti plagiarism via website https://www.duplichecker.com/

Nama Anggota The Dream Team:

  1. Tubagus D. Achmad

  2. Bella Aprilia Saputri

Referensi:

Jones, G.R., dan George, J.M. (2020). Contemporary Management. 11th Edition, McGraw-Hill, New York.

Serial Televisi Drama Korea Kkondae Intern 2020 (Netflix.com) / (Viu.com)

https://www.youtube.com/watch?v=B_LssG0K4vQ

https://www.google.com/search?q=kkondae+intern&sxsrf=ALeKk02PE6m28HW7M3dpci1QisRoPIHc1g:1620387037754&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=2ahUKEwjboKKOvLfwAhUUWCsKHSKRCR0Q_AUoAXoECAEQAw&biw=1366&bih=657#imgrc=7Wucn4y_LMfQjM (Gambar Thumbnail)


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
TheDreamTeam

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format