Menyoal Gaya Motivasi Amerika Serikat pada Perang Pasifik

Analisa Teori Motivasi dan Kepemimpinan yang diterapkan Amerika dalam Perang Pasifik


1
1 point

https://www.youtube.com/watch?v=XCO2qoG5kVo

The Pacific merupakan miniseri yang dibuat oleh HBO dan telah dirilis pada tahun 2010. Miniseri ini sempat menyandang 8 gelar penghargaan dari Emmy Award 2010 yang termasuk mini seri terbaik dari 23 nominasi penghargaan lainnya. Lebih dalam, miniseri ini mengambil latar belakang pada perang dunia ke-2, tepatnya perang pasifik antara Amerika dan Jepang yang awalnya dipicu oleh penyerangan Jepang secara tiba-tiba di Pearl Harbour. Hal itu terjadi karena kebijakan embargo terhadap beberapa komoditas penting yang dilakukan oleh Amerika terhadap Jepang.

Cerita akan berfokus pada 3 karakter utama dalam film yaitu  Eugene Sledge, Robert Leckie, dan John Basilone yang terdiri dari 10 episode. Kisah diawali dengan diterjunkannya Robert Leckie dari divisi 1 ke Pulau Guadalcanal yang terletak dekat dengan Australia. Amerika sengaja melakukan penyerangan ke pulau tersebut agar dapat menghentikan laju tentara Jepang di pasifik. Kala itu, tentara Jepang dipimpin oleh Kolonel Kiyonao Ichiki dan pada akhirnya terbantai oleh penyerangan Amerika karena menerapkan strategi yang kurang tepat.

Sementara itu pada episode kedua yaitu di Pulau Guadalcanal, John Basilone yang merupakan tentara Amerika dari divisi ke-7 terlihat sedang berjaga-jaga bersama beberapa tentara lainnya. Namun tiba-tiba tentara Jepang menyerang mereka. Sontak hal itu membuat tentara Amerika kocar-kacir untuk berpindah ke tempat aman dan membuat pertahanan. 

Singkatnya, ada seorang tentara yang menyampaikan pesan kepada John Basilone dari Kolonel Puller bahwa dirinya harus bergabung dengan kompuabel tujuannya guna mencari tahu apakah tentara Jepang sedang mengikuti Amerika ataukah tidak. Ternyata pada malam harinya, tentara Jepang melakukan penyerangan dadakan lewat udara yang membuat markas dan pertahanan Amerika menjadi porak poranda seketika. Dalam insiden itu, banyak tentara Amerika yang terluka, bahkan tewas.

Lalu Kolonel Puller pun segera memberitahu batalyonnya yang terdapat John Basilone untuk menuju ke arah selatan menuju landasan udara di Pulau Guadalcanal. Hal itu dilakukan menyusul adanya perintah dari atasannya. Mereka ditarik dari Matanikau karena menurut informasi intelijen, Jepang akan menyerang Matanikau. Sehingga berbahaya jika tentara Amerika masih berada di situ. Hingga setelah sampai di landasan udara itu, tentara Amerika segera mengatur posisi dan membuat pertahanan.

Salah satu tentara bernama Brigs kemudian menyampaikan kepada Kolonel Puller bahwa tentara Jepang saat itu tengah bergerak maju menuju landasan udara. Lantas, Kolonel Puller pun segera menghubungi John Basilone yang berada di landasan udara itu untuk menahan laju pergerakan tentara Jepang supaya tentara Jepang tidak sampai menyerang markas.

Namun, nyatanya tentara Jepang justru menyerang dan berhasil masuk ke pertahanan JP. Sehingga John Basilone diberi perintah agar pasukannya bergerak mundur untuk membantu JP. Akhirnya mereka pun berhasil untuk menghentikan penyerangan dari tentara Jepang. Waktu itu ia ditugasi sebagai pemimpin regu senapan mesin. Dengan keberaniannya maka ia mampu menghabisi hampir satu kompi tentara Jepang yang berasal dari kompi ke-9 di bawah komando dari Jenderal Yumie Nasu.

Atas keberaniannya itu, John Basilone dianugerahi penghargaan tertinggi militer Amerika yaitu Medal of Honor atas akses heroiknya dalam menumpas tentara Jepang. Setelah penganugerahan itu, dirinya kemudian dikembalikan ke Amerika untuk dipromosikan sebagai pihak yang menjual surat utang perang atau biasa dikenal dengan war bonds. 

Lalu, John pun bertemu dengan Lena Riggi. Awalnya Lena terlihat menolak cintah John, namun karena sifat kegigihan dari John pada akhirnya membuat Lena luluh dan akhirnya mereka pun melangsungkan pernikahan. Setelah masa cutinya berakhir, John Basilone ditugaskan kembali ke medan perang. Waktu itu Februari 1945, ia diperintahkan untuk melakukan serangan besar-besaran di Pulau Iwo Jima. Pertempuran itu berjalan cukup sengit, sebab tentara Jepang memberikan perlawanan yang serius dengan menerapkan berbagai macam strategi dan sistem pertahanan.

Sehingga membuat banyak tentara Amerika yang terluka, bahkan tewas. Tak sedikit pula tank-tank Amerika yang menjadi incaran tentara Jepang. Pada pertempuran itu, John Basilone harus tertembak oleh tentara Jepang hingga membuatnya tewas. Kematiannya tentu membawa duka mendalam bagi tentara Amerika. Sebab John Basilone dipandang sebagai sosok pemimpin yang bijak dan berani. Kendati demikian, pertempuran masih tetap berlangsung hingga pada akhirnya Amerika bisa memenangkan pertempuran pasifik atas Jepang.

Kemudian pada episode ketujuh dan kedelapan, masih berfokus peperangan di Peleliu. Perang ini semakin sulit karena banyak tentara yang tewas. Alhasil, mereka yang tersisa pun harus kembali ke markas yaitu landasan udara untuk beristirahat. Setelah cukup beristirahat, maka mereka kembali menuju bukit yang kemarin belum sempat mereka ditaklukan. Di tengah perjalanan mereka bertemu tentara dari divisi satu yang dipimpin oleh Kolonel Puller, dimana mereka sudah bertempur di bukit terlebih dahulu. Pasukan dari divisi tersebut banyak yang luka termasuk Jergen teman Leckie

Dalam pemaparan sinopsis di atas, berikut ini merupakan cara motivasi dan gaya kepemimpinan dari Kolonel Puller yang merupakan pemimpin pasukan Amerika dalam mini seri The Pacific.

Goal-Setting Theory

Menurut penulis, teori motivasi yang sesuai dengan mini seri The Pacific adalah Goal-Setting Theory. Teori ini berfokus kepada memotivasi pekerja untuk dapat berkontribusi dalam kinerjanya. Dalam teori ini, pemimpin memastikan bahwa pekerjanya bisa fokus dalam kinerjanya untuk tujuan dan pencapaian. Tujuan dalam teori ini dibagi menjadi empat tingkatan yaitu pertama tujuan spesifik dimana sudah jelas ada target di dalamnya. Kedua tujuan mudah, yaitu tujuan dapat dicapai oleh semua yang ikut berpartisipasi. Ketiga, tujuan menengah yaitu tidak semua orang bisa mencapainya dan yang terakhir tujuan sulit merupakan tujuan yang tidak mudah dicapai. Dalam Goal-Setting Theory, pemberian upah harus dikaitkan dengan pencapaian dari tujuannya. 

Dalam mini seri The Pacific, dijelaskan bahwa tujuan yang harus dicapai adalah kemenangan atas pasukan Amerika dari Jepang. Kolonel Puller merupakan sosok pemimpin dari pasukan Amerika dari divisi tujuh. Ia mampu membawa kemenangan untuk Amerika dalam beberapa pertempuran. Kolonel Puller merupakan pimpinan dari John Basilone, JP, dan Manuel. 

Pada sinopsis episode kedua diatas, dijelaskan bahwa pertempuran yang terjadi di landasan udara Guadalcanal terjadi sangat sengit. Seluruh pasukan Amerika harus bekerja lebih keras agar memenangkan pertempuran ini. Semula Manuel yang masih berada dalam markas, akhirnya terjun dalam medan perang dan membantu John Basilone dan JP. Pertempuran ini berhasil dimenangkan oleh pasukan Amerika. Melihat kondisi ini, Kolonel Puller melihat kinerja dari John Basilone yang sangat baik dalam pertempuran itu berniat memberikan penghargaan Medal of Honor. Berikut cuplikan pada saat Kolonel Puller berniat memberikan penghargaan pada John Basilone dan upacara pemberian penghargaan yang dihadiri oleh seluruh tentara Amerika.

Dua gambar di atas menjelaskan bahwa Kolonel Puller mengakui bahwa kinerja dari John Basilone sangat bagus pada saat di medan perang melawan Jepang dan berhasil memenangkan perang tersebut. Oleh karenanya, Kolonel Puller pun berjanji akan mengusahakan supaya John Basilone dapat medali.

Dari gambar di atas, diketahui bahwasannya janji dari Kolonel Puller untuk memberikan penghargaan kepada John Basilone sudah terbukti dengan diadakannya upacara. Upacara pemberian penghargaan untuk John Basilone ini dihadiri oleh seluruh tentara Amerika. Upacara ini merupakan bukti dari keseriusan seorang pemimpin dalam memberikan penghargaan kepada tentara yang memiliki kinerja luar biasa. Selain itu, dengan adanya upacara pemberian penghargaan ini dapat memotivasi tentara lain supaya memiliki kinerja yang lebih baik lagi. Sebab penghargaan ini hanya akan diberikan kepada tentara-tentara tertentu.

Leadership Model

Model kepemimpinan yang ada dalam diri Kolonel Puller pada saat memimpin divisi tujuh pasukan Amerika adalah kombinasi dari model kepemimpinan transaksional dan transformasional. Dimana kepemimpinan transformasional akan berfokus pada seberapa besar kemampuan karyawan untuk mencapai kinerja dan sangat penting untuk memperlakukan karyawan dengan baik. 

Sedangkan kepemimpinan transaksional merupakan kepemimpinan yang memotivasi karyawan dengan kekuatan penghargaan untuk meningkatkan kinerja. Kolonel Puller sangat mengetahui sekali kemampuan dari timnya. Hal tersebut diketahui pada saat ia memerintahkan John Basilone, JP, dan Manuel untuk berjaga di landasan udara Guadalcanal. Tak berhenti dengan memerintah saja, Kolonel Puller juga terus melakukan kontrol dengan memberikan informasi kepada mereka bertiga. 

Tidak hanya saat perang, sebelum melakukan upacara penghargaan John Basilone melakukan kesalahan pada malam hari dengan mabuk sehingga pada pagi harinya ia di tegur oleh Kolonel Puller. Teguran yang diberikan bertujuan supaya John Basilone tidak mengulanginya lagi.

Perlu dipertegaskan bahwa dalam hal ini Kolonel Puller tidak marah besar pada John Basilone, ia hanya mengingatkan supaya John Basilone bisa bersikap lebih baik dan wajar saja. Sebab Kolonel Puller sangat memahami kondisi John Basilone.

Selain itu, setelah upacara pemberian penghargaan, Kolonel Puller memerintahkan John Basilone untuk kembali ke Amerika. Kepulangan John Basilone bertujuan supaya ia menjual obligasi perang untuk membeli amunisi dan peralatan tempur. Awalnya John Basilone menolaknya, namun Kolonel Puller mencoba meyakinkan John Basilone supaya iya mau melakukannya. Kolonel Puller yakin bahwa John Basilone mampu untuk melakukannya. Dan pada akhirnya John Basilone pun pulang ke Amerika dan menjalankan apa yang menjadi tugasnya. 

Solusi

Teori Motivasi

Terkait dengan pemberian penghargaan kepada tentara yang memiliki kinerja baik dalam hal ini John Basilone sudah terbilang baik dan dapat dijadikan contoh bagi tentara lain supaya meningkatkan kinerjanya lagi. Namun alangkah lebih baik lagi, penghargaan yang diberikan memiliki tingkatan yang berbeda-beda, karena penghargaan yang diberikan kepada John Basilone tidaklah mudah didapat. Adalah Medal of Honor yang waktu itu merupakan penghargaan tertinggi dalam militer Amerika. Selain pemberian penghargaan, pemberian kenaikan upah serta tunjangan hidup lainnya juga dapat dilakukan untuk memotivasi agar kinerja dari tentara lainnya dapat lebih meningkat, lebih semangat. Hal itu perlu dilakukan agar meningkatkan peluang Amerika dalam memenangkan perang pasifik atas Jepang.

Teori yang dapat dijadikan contoh supaya lebih baik lagi adalah expectancy theory. Dalam teori ini dijelaskan bahwa motivasi akan menjadi tinggi saat pekerja yakin bahwa upaya yang tinggi akan menghasilkan performa yang tinggi. Performa ini yang nantinya akan membawa kepada pencapaian hasil yang diinginkan. Sebab, bisa jadi setiap tentara memiliki perbedaan terhadap pencapaian yang diinginkan. Bisa jadi ada yang rela berperang karena membela negara, ada juga yang rela berperang karena memiliki dendam atau sekedar iri melihat teman seumurannya berpartisipasi dalam perang. Maka dengan pemberian penghargaan, kenaikan upah, dan pemberian tunjangan akan lebih meningkatkan perasaan nyaman tentara Amerika terkait pekerjaan mulia yang sedang mereka kerjakan.

Model Kepemimpinan

Sementara terkait model kepemimpinan dari Kolonel Puller sudah cukup baik karena ia sangat mengetahui betul kemampuan dari tentaranya. Disaat tentaranya dirasa tidak mampu berperang dengan tentara Jepang, maka dengan bijaknya ia memilih keputusan untuk memukul mundur pasukannya. Sebab daripada mereka masih memaksakan peperangan namun probabilitas Amerika dalam perang tersebut kecil, maka lebih baik untuk mundur dan mengatur ulang strategi. Selain itu, ia pun juga membantu tentaranya yang memiliki kinerja bagus untuk mendapatkan penghargaan. Terlebih, hal itu dilakukan untuk lebih menghargai dan memberikan apresiasi yang layak kepada tentara yang melakukan aksi heroik dalam medan perang.

Rock Star Squad: 

Bima Indra Permana 

Atika Raisa Fitri M 

Artikel ini telah di cek anti plagiarism via website https://www.duplichecker.com/  

Referensi

Jones, Gareth R., George, Jennifer M. 2020. Contemporary Management Eleventh Edition. US : McGraw-Hill Education. 

https://id.pinterest.com/pin/108438303`01976974/ (gambar thumbnail)

https://185.231.223.71/episode/the-pacific-season-1-episode-2-basilone/

https://185.231.223.71/episode/the-pacific-season-1-episode-3-melbourne/


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
bimaindra01

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format