Narcos S1E9, Motivasi dan Leadership Pablo Escobar

Pablo Escobar akhirnya di penjara, tapi itu bukanlah jenis kurungan yang dicari DEA.


0

Pablo Escobar akhirnya di penjara, tapi itu bukanlah jenis kurungan yang dicari DEA. Penjaranya mungkin terlihat jelek dari luar, tetapi di dalam ada spa / klub malam / kasino yang berkembang pesat. Ia memiliki segalanya, mulai dari meja biliar dan roda roulette hingga lapangan sepak bola dan alkohol. Escobar menjalani kehidupan yang baik, dikelilingi oleh pria yang bekerja sementara polisi secara hukum terikat untuk menjaga setidaknya dua mil dari benteng.

Dengan Escobar yang pada dasarnya masih mengendalikan operasinya, Murphy kehilangan kendali. Dia lebih tertekan akhir-akhir ini. Dia dan Connie sedang berusaha mengadopsi anak Natalie, tetapi dia masih memikirkan tentang kegagalan untuk benar-benar menangkap Escobar. Ketika dia menabrak taksi dan pengemudi keluar dan berteriak padanya, Murphy mengeluarkan senjatanya, mengarahkannya ke pria itu, dan kemudian menembakkan bannya. Dia punya banyak amarah yang terpendam sekarang.

Kemarahannya hanya meningkat ketika dia dan Pena bertemu dengan Carrillo, yang Blok Pencariannya telah dibubarkan sebagai bagian dari kesepakatan Escobar dengan pemerintah. Carrillo menunjukkan foto di atas kepala agen DEA dari “penjara” Escobar, menunjukkan lapangan sepak bola dan seberapa baik dia hidup saat ini.

Untuk Murphy dan Pena, ini tidak bisa diterima. Banyak orang telah meninggal selama operasi ini, dan melihat Escobar menjalani operasi itu terlalu berlebihan. Mereka perlu menemukan semacam bukti untuk menjatuhkan Escobar, untuk menunjukkan bahwa dia masih menjalankan operasinya dari dalam penjaranya.

Itu dimulai dengan Murphy yang mengetahui bahwa Escobar dan anak buahnya tidak lagi menggunakan telepon satelit. Mereka sudah kuno, menggunakan merpati untuk membawa pesan ke semua orang di kartel. Murphy dan Pena menempatkan diri di luar penjara, menunggu seekor merpati pergi. Saat Pena tidak dapat mengenai sasarannya, Murphy mengambil senjatanya dan menembak jatuh salah satu merpati pos. Terlampir adalah pesan tentang terowongan dan pengiriman.

Hal itu menyebabkan agen DEA mencari terowongan menggunakan foto udara yang diperoleh secara ilegal oleh CIA, tetapi mereka tidak dapat menemukan apa pun. Saat itulah Connie menunjukkan bahwa ada truk di setiap foto.

Truk itu membawa barang keluar masuk penjara, jadi Murphy dan Pena perlu mengawasinya. Mereka menarik truk itu dan memaksa pengemudi untuk memasang kamera di belakang. Sopir bekerja sama, mengambil foto dari setiap perjalanan dan menunjukkan kepada DEA bahwa Escobar sedang membawa lobster, TV, politisi, dan pemain sepak bola ke penjaranya. Dia hidup seperti seorang raja.

Murphy dan Pena mengambil foto ke Gaviria, berharap bahwa wahyu ini akan membawanya untuk mengambil tindakan untuk memasukkan Escobar ke penjara yang sebenarnya. Gaviria tidak tertarik. Dia percaya bahwa meskipun Escobar hidup seperti seorang raja, itu lebih baik daripada membawanya ke dunia luar, menjalankan seluruh Kolombia dan meneror negara. Dengan Gaviria menolak untuk melakukan apa pun tentang Escobar, Murphy dan Pena harus mencari cara lain untuk benar-benar membawa gembong narkoba itu ke pengadilan.

Kartel Terbakar

Sementara Pena dan Murphy mencari cara lain untuk memasukkan Escobar ke penjara yang sebenarnya, ada lebih banyak ancaman pribadi terhadap kerajaan gembong di sekelilingnya. Secara khusus, dia sedang dalam negosiasi yang menegangkan dengan kartel Cali, bekerja untuk menyelesaikan masalah Los Angeles mereka dan mendapatkan haknya.

Bagi Escobar, bernegosiasi berarti membunuh sekelompok anak buah Pancho dan kemudian mengirim Moncada dan Galeano untuk mempersenjatai kartel Cali agar membayar mereka banyak uang. Namun, negosiasi gagal, dengan Moncada dan Galeano mengamankan kesepakatan yang akan membuat Pancho membayar $ 10 juta untuk mengakhiri perseteruan mereka. Mempertimbangkan Pablo menetapkan harga yang diminta $ 12 juta, itu bukan kesepakatan yang buruk.

Atau setidaknya Moncada dan Galeano tidak menganggapnya sebagai kesepakatan yang buruk sampai mereka menyampaikan berita itu kepada Pablo di penjaranya. Escobar tampaknya menganggap kesepakatan itu baik-baik saja, tetapi dia tidak mempercayai kedua orangnya lagi. Dia pikir mereka mungkin tidak setuju, terutama setelah istri Galeano mengunjungi Pablo pada hari ulang tahunnya dan pada dasarnya mengatakan kepadanya bahwa Galeano telah mengeluh tentang pajak perang, yang baru saja ditingkatkan Pablo menjadi $ 1 juta sebulan.

Tidak membantu bahwa $ 3 juta baru-baru ini ditemukan oleh seorang petani yang menyewa properti dari Moncada dan Galeano. Mereka bersikeras bahwa itu adalah sebagian dari uang yang dikuburkan Gustavo dan yang harus dilacak oleh Blackbeard. Escobar dan anak buahnya tidak begitu yakin. Mereka tahu bahwa Moncada dan Galeano melaporkan pengiriman yang disita, dan keuntungannya sekitar $ 3 juta. Implikasinya adalah mereka mencuri dari Escobar.

Moncada dan Galeano memohon kepada Escobar, memberitahunya bahwa dia paranoid dan tidak berpikir jernih. Mereka meyakinkannya sebentar, tetapi ketika mereka pergi meninggalkan penjara, Escobar membentak dan memukuli Moncada sampai mati dengan isyarat biliar, Galeano mungkin juga mati, atau setidaknya ditahan di dalam penjara.

Berita kematian Moncada kembali ke Murphy dan Pena melalui Navagente, anggota kartel Cali yang juga bekerja dengan Pena. Operasi Escobar mungkin lebih menguntungkan dari sebelumnya, tetapi jelas ada perselisihan di dalam jajaran. Ditambah, Escobar mungkin hidup dengan baik di penjaranya, tapi dia masih rentan.

Setelah bertemu dengan Navagente, Murphy dan Pena memutuskan bahwa mereka perlu mendorong Escobar. Jika Gaviria tidak akan melakukan apa pun tentang Escobar, mungkin mereka akan membuat sedikit kekacauan dan memaksa tangannya. Mereka membawa foto truk, yang menunjukkan semua yang telah diimpor Escobar ke penjara, kepada pers. Jika foto-foto itu beredar pasti akan menjadi protes publik. Itulah yang diinginkan Pena dan Murphy. Jika mereka dapat mengganggu kestabilan birokrasi yang menahan mereka, dan menjaga keamanan Escobar, maka mungkin mereka dapat menemukan cara untuk benar-benar menjatuhkan Pablo.

Berjalannya Bisnis Meski Terpenjara

Pada episode kali ini Narcos memperlihatkan bagaimana Pablo telah ditangkap oleh Pemerintah Kolombia dan dilakukan pengurungan penjara dengan beberapa syarat tertentu. Presiden Gaviria yang menjabat pada saat itu merasa negara Kolombia telah mendapatkan ketenangan dan kedamaian dengan tidak adanya Pablo disana. Namun, meskipun Pablo dipenjara oleh Pemerintah Kolombia, Pablo tetap dapat menjalankan bisnisnya dengan lancar melalui penjara. Pablo memiliki beberapa rekanan dan anak buah yang tetap dapat diandalkan dalam meneruskan bisnis narkobanya. Galeano dan Moncada serta kartel Cali merupakan anak buah serta rekanan Pablo yang tetap meneruskan penjualan narkoba hingga ke luar negeri.

 

Permasalahan Dalam Motivasi Teori Equitas Kartel Mendellin

Dalam mencapai tujuan bisnis suatu organisasi tentunya terdapat beberapa motivasi yang melatarbelakangi seorang karyawan ataupun manajer dalam melakukan kegiatan bisnisnya. Berdasarkan buku Contemporary Management (2020), motivasi adalah sebuah dorongan atau kekuatan psikologis yang menuntun perilaku seseorang dalam suatu organisasi (banyak perilaku dapat terjadi), tingkat usaha seseorang (sejauh mana orang akan berusaha keras), dan tingkat kegigihan seseorang dalam menghadapi rintangan (terus mencoba atau menyerah). Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, Pablo sebagai seorang pemimpin tentunya selalu berusaha mendorong dan memotivasi rekanan serta bawahannya agar tujuan bisnis dapat tercapai. Dalam memperlakukan dan memotivasi rekanannya, Pablo berusaha menerapkan teori ekuitas. Teori ekuitas sendri adalah sebuah teori motivasi yang berfokus pada sebuah persepsi seseorang terhadap keseimbangan antara hasil dari kerja yang telah mereka lakukan dapat sebanding dengan input yang mereka berikan.

 

Namun, permasalahan terjadi saat rasio outcome dari usaha seseorang tidak sama dengan input yang telah mereka berikan ke perusahaan. Hal tersebut dapat dikatakan sebagai inequity. Hal ini menyebabkan tekanan tersendiri yang dirasakan seseorang dan memotivasi mereka untuk mengembalikan ekuitas dengan menyeimbangkan rasio outcome-input. 

Galeano, Moncada, dan Kartel Cali merupakan rekanan yang melanjutkan bisnis narkoba dari Pablo Escobar setelah dirinya tertangkap dan masuk ke dalam “penjara”. Namun meskipun mereka telah berusaha untuk tetap menjalankan bisnis Pablo, usaha yang mereka lakukan dirasa tidak memberikan hasil yang setimpal untuk mereka. Pablo dirasa terlalu menekan para mitranya dengan terus menaikkan pajak dari hasil bisnis yang mereka jalankan dan membuat outcome atau upah yang mereka terima menjadi lebih sedikit. Sedangkan Pablo merasa kontribusi rekanannya itu tidak dapat setimpal dengan pengorbanan dirinya yang telah secara sukarela dipenjara dan ditangkap Pemerintah Kolombia. Sehingga Pablo merasa dengan menaikkan pajak perang kepada rekanannya, membuat hal tersebut menjadi seimbang antara outcome yang didapatkan dengan pengorbanan yang Pablo telah diberikan. 

Tetapi hal tersebut tidak dapat disambut baik oleh Kartel Cali, Galeano, dan Moncanda, mereka merasa Pablo tidak memperlakukan mitra bisnisnya dengan adil dan berbuat seenaknya saja. Mereka merasa outcome yang mereka dapatkan tidak sebanding dengan hasil kerja keras mereka. 

Pablo berusaha bernegosiasi dengan memberikan pajak sebesar 20 juta kepada Kartel Kali, namun Kartel Kali menolaknya dan hanya memberikan sebesar 10 juta saja. Hal tersebut membuat Pablo merasa pengorbanannya tidak dihormati dan tidak dihargai, makai ia kemudian menaikkannya menjadi 30 juta. Kenaikkan pajak ini juga terjadi pada Galeano dan Moncada, semula Pablo hanya memberikan pajak perang sebesar 250rb namun dinaikkan menjadi 1 juta.

Dengan dinaikkannya pajak perang kepada seluruh mitra bisnisnya, membuat beberapa mitra bisnisnya seperti Kartel Kali dan Galeano serta Moncada merasa kesal.  

Berdasarkan teori ekuitas, hal yang dialami oleh beberapa mitra bisnis Pablo ini adalah unequity pada tipe underpayment inequity. Hal tersebut terjadi saat mitra bisnis Pablo merasa sudah berkontribusi dan memberikan input yang lebih, tetapi tidak mendapatkan hasil atau outcomes yang setimpal. Hal inilah yang mendorong para mitra bisnis Pablo mulai mensiasati bisnis dengan mengurangi kontribusi kerjanya. 

Selain itu, teori ekuitas juga berfokus pada distribusi yang adil atas pendapatan atau penghasian yang akan diperoleh seseorang dari hasil kerjanya terhadap suatu organisasi yang disebut sebagai teori distributive justice. Hal ini mengacu pada pandangan karyawan terhadap adil tidaknya distribusi yang diperoleh pada pendapatan. 

Dalam hal ini adanya kesalahan pada procedural justice, hal ini mengacu pada pandangan karyawan terhadap keadilan dalam prosedur atau aturan yang telah dijalani untuk mendapatkan hasil dalam suatu organisasi. Procedural justice dalam Kartel Mendellin dianggap rendah, hal ini sejalan dengan salah satu mitra Pablo yaitu Kartel Cali yang telah menegaskan kepada Galeano dan Mocanda bahwa Pablo tidak memperlakukan mereka dengan adil karena mereka sudah semaksimal mungkin bekerja untuk Pablo, tetapi hasil yang mereka dapatkan tidak sebanding.

Gaya Kepemimpinan Pablo

Pablo dikenal dengan gaya kepemimpinan yang keras dan suka bernegosiasi. Dalam beberapa situasi tertentu gaya kepemimpinan Pablo dianggap bisa menjadi seorang pemimpin yang efektif dalam menyelesaikan beberapa permasalahan organisasi. Namun di sisi lain, tidak jarang keputusan yang Pablo ambil dan buat menjadi tidak efektif dalam mengatasi permasalahan pada situasi tertentu. Gaya kepemimpinan ini dikenal dengan Fiedler’s Contingency Model.

Leadership Style

Dalam teori ini dipercaya bahwa kepribadian pribadi seorang pemimpin dapat mempengaruhi efektivitas kepemimpinannya. Pablo berfokus pada task oriented leader, Pablo secara berkala selalu ingin memastikan bahwa tugas yang dikerjakan oleh bawahannya dilakukan secara baik dan benar. Namun, permasalahan terjadi saat Galeano dan Mocanda dianggap telah berbohong dan menyelundupkan uang dari hasil bisnis narkoba Pablo. Galeano dan Mocanda mengatakan bahwa pada salah satu proses transaksi narkobanya, distribusi narkoba gagal dilakukan karena adanya penyitaan narkoba sebesar 250 kg. Tetapi selang beberapa hari kemudian, Velasco memberi kabar bahwa terdapat uang yang dikubur di tanah milik Galeano dan Mocanda. Hal ini pun menyebabkan konflik dan ketegangan yang berujung pada hilangnya kepercayaan Pablo dan menyebabkan kematian mereka berdua.

 

Situational Characteristic

Dalam model ini, Fiedler juga mengidentifikasikan bahwa adanya tiga karakteristik situasional yang menjadi faktor penentu dalam melihat seberapa menguntungkannya suatu situasi untuk dipimpin.


  • Leader Member Relation adalah keadaan yang menggambarkan sejauh mana karyawan tersebut setia kepada pemimpinnya. Berdasarkan alur dari episode ini, terlihat bahwa Pablo memiliki bawahan yang setia kepadanya. Hal ini dibuktikan saat Pablo menerima laporan dari Valasco yang merupakan ajudan pembunuh bayaran Pablo. Valasco dengan sigap memberitahukan Pablo soal kecurigaannya terhadap Galeano dan Mocanda yang dipikir telah menyelundupkan uang milik Pablo.





  • Task Structure adalah ketika seorang manajer atau pemimpin harus memberikan tugas yang jelas kepada karyawannya sehingga mereka mengerti apa yang harus diselesaikan dan bagaimana menyelesaikannya. Pablo dirasa sudah melakukan intruksi dan perintah yang jelas secara langsung terhadap karyawan atau kaki tangannya, meskipun ia menjalankan bisnis melalui penjara. Strategi dan langkah-langkah yang akan diambil Pablo, dapat dijalankan dengan baik oleh anak buahnya sesuai dengan perintah yang ditugaskan olehnya.

  • Position Power adalah sebuah kekuasaan terhadap kekuatan, penghargaan dan koersif yang dimiliki oleh seorang pemimpin berdasarkan posisinya dalam organisasi. Dalam hal ini adalah kekuasaan dan kekuatan yang dimiliki oleh Pablo. Pablo merasa memiliki kekuatan yang besar, sehingga terkadang Pablo menyalahgunakan kekuasaan tersebut dan berbuat sesukanya jika ia merasa dikhianati. Pablo bersikap otoriter terhadap seluruh mitra bisnis dan anak buahnya.

 

Soulsi Teori Motivasi

Penerapan teori Ekuitas yang diterapkan oleh Pablo escobar cenderung ego sentris. Ia merasa dengan ia di penjara ia telah berkorban untuk rekan-rekannya padahal di penjara ia masih menikmati kehidupan layaknya orang normal. Diterapkannya pajak yang tinggi bagi mitranya membuat mitra-mitranya jengah. Oleh karena itu teori ekuitas terlalu egois diterapkan oleh kartel medellin.

Sebagai seorang pemimpin, Pablo Escobar lebih baik mementingkan keberlangusngan kartelnya melawan kartel-kartel lawannya. Karena cepat atau lambat kartel Medellin sedang dalam tahap kejatuhan. 

Teori yang cocok untuk Pablo escobar sebagai pemimpin adalah McClelland's Needs for Achievement, Affiliation, and Power. Teori ini mendorong organisasi untuk mecapai tujuan, memperkuat organisasi, dan mendapakat kuasa lebih dari sebelumnya.

need for achievement
Tiap anggota dan mitra kartel Medellin memiliki keinginan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang sulit dengan mengedepankan kualitas pekerjaan yang baik. sehingga tiap mitra termotivasi untuk mencapai target dan menjadi juara wilayah.
need for affiliation
Pablo Escobar perlu mengedepankan persatuan  organisasi  dimana seorang ia mengatur perilakunya dalam memimpin agar dapat terciptanya selalu hubungan yang baik antara pimpinan perusahaan dengan para anggota pada organiasi yang dipimpinnya.
Pablo Escobar berusaha sebaik mungkin untuk melakukan keputusan-keputusan dalam organisasinya dengan memperhatikan nilai menjaga hubungan baik pada seluruh anggotanya
need for power
Pablo Escobar perlu mengedepankan kenginan pribadinya sejalan dengan tujuan organisasi dan dapat mengontrol para mitranya dengan baik. Kemampuan kontrol dan mempengaruhi para mitra sebagiknay dajlaankan dengan asas kekeluargaan.

Solusi Teori Leadership

Pablo Escobar sebaiknya menerapkan model kepemimpinan House's Path-Goal Theory. Teori kepemimpinan ini ini menekankan bahwa pemimpin dapat memotivasi bawahannya  dengan cara mengidentifikasi hasil yang dinginkan, memberi penghargaan kepada anggota yang memiliki peforma tinggi, dan mngeset tujuan kerja dengan hasil yang jelas. 

Pablo perlu mengidentifikasi keinginan tiap mitra dan anggotanya sehingga ia dapat menerepakan tujuan bisnis yang lebih nyata dan bawahannya lebih senang kepadanya.

Anggota

  • Deasy Rike Rahmawati
  • Ramadhian Ekaputra

Referensi

Jones, G. R., & George, J. M. (2020). Contemporary Management (Eleventh E). McGraw-Hill Education.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format