EFFECTIVE GROUP & TEAMS PROMOTING EFFECTIVE COMMUNICATION


0

Chapter 15 – Effective Groups and Teams

Dalam usahanya meningkatkan efektivitas dan performa sebuah organisasi, tidak akan terlepas dari seberapa bagus pembentukan team ataupun working group dan juga menciptakan komunikasi yang baik di dalam ataupun antar team atau group sehingga menciptakan kerjasama yang diharapkan. 

Secara definisi, perbedaan mendasar antara sebuah group (kelompok) dan tim adalah:

  • Grup ( kelompok ), didefinisikan sebagai dua orang atau lebih yang berinteraksi satu sama lain untuk menyelesaikan tujuan tertentu atau mencapai kebutuhan tertentu.
  • Tim, adalah sebuah grup (kelompok) yang anggotanya bekerja secara intens satu sama lain untuk mencapai tujuan atau sasaran bersama. 

Dengan kata lain, semua tim adalah grup, tetapi tidak semua grup adalah tim. Sedangkan dalam karakteristiknya yang membedakan tim dari grup adalah intensitasnya dengan mana anggota tim bekerja sama dan mengenai tujuan atau sasaran tim yang spesifik dan utama.

GRUP, TIM & EFEKTIVITAS ORGANISASI

Grup dan tim dapat membantu organisasi mendapatkan keunggulan kompetitif karena mereka dapat:

  1. Menambah kinerja perusahaan 
  2. Meningkatkan daya tanggap perusahaan kepada pelanggan 
  3. Meningkatkan inovasi
  4. Meningkatkan motivasi dan kepuasan karyawan

Matriks grup dan tim terkait kontribusi nya terhadap efektivitas perusahaan:

Kebutuhan SOFT SKILL bagi anggota tim

Pada umumnya sebuah tim dibentuk untuk melakukan tujuan serta aktivitas tertentu yang menantang seperti pengembangan produk, roll-out sistem software atau perencanaan aktivitas marketing. Hal ini membutuhkan keahlian teknis dari engineers, pengembang software, peneliti pemasaran, professional keuangan dsb. Akan tetapi dalam sebuah tim, mutlak memerlukan sebuah sinergi untuk membuat anggota tim saling terhubung satu sama lain dan menyelaraskan tujuan bersama maka ketrampilan lunak (soft skill) sangat diperlukan. Seperti kemampuan untuk pengorganisasian, kolaborasi, pemecahan masalah dan komunikasi (berbicara, menulis dan mendengarkan).

1. Grup dan tim sebagai penompang peningkatan kinerja perusahaan

Salah satu keuntungan utama menggunakan kelompok adalah kesempatan untuk mendapatkan jenis sinergi yang lebih banyak “Orang yang bekerja dalam kelompok dapat menghasilkan output yang lebih banyak atau lebih berkualitas daripada yang akan dihasilkan jika setiap orang bekerja secara terpisah sendiri-sendiri kemudian digabungkan”.

Faktor yang dapat berkontribusi dalam tercipatanya sinergi dalam kelompok mencakup kemampuan anggota kelompok untuk :

  • melontarkan ide-ide berdasarkan bidang keahlian teknisnya 
  • mengoreksi kesalahan satu sama lain 
  • menyelesaikan suatu masalah dengan cepat, 
  • membawa pengetahuan yang beragam 
  • mencapai atau mengatasi  pekerjaan yang terlalu luas untuk dikerjakan sendirian. 

Untuk memanfaatkan potensi sinergi dalam kelompok, manager harus meyakini  bahwa kelompok tersebut terdiri dari anggota yang memiliki keterampilan yang saling melengkapi dan pengetahuan yang relevan dengan pekerjaan kelompok.

2. Grup, tim dan daya tanggap terhadap pelanggan

Menjadi responsif terhadap pelanggan tidak selalu mudah.  Dalam perusahaan produksi sebagai contoh, kebutuhan dan permintaan pelanggan terhadap produk baru dan yang lebih baik harus diseimbangi dengan kesulitan dari engineering, biaya produksi dan feasibilitas, peraturan pemerintah mengenai keamanaan produk dan tantangan pemasaran. Menjadi responsif terhadap pelanggan seringkali membutuhkan berbagai macam keterampilan dan keahlian yang terdapat di berbagai departemen dan di berbagai tingkat dalam organisasi.

Terkadang, misalnya, karyawan di tingkat yang lebih rendah dalam suatu organisasi, seperti karyawan sales, adalah pihak yang terdekat dengan pelanggan dan yang paling mengerti dengan kebutuhan mereka.  Namun, karyawan sales, sering kali tidak memiliki keahlian teknis yang dibutuhkan untuk pengembangan produk baru; dimana keahlian tersebut ditemukan di departemen penelitian dan pengembangan perusahaan. 

Penggabungan karyawan sales dengan tim penelitian dan pengembangan perusahaan dan divisi lain di perusahaan bersama-sama dalam suatu kelompok atau tim adalah salah satu solusi untuk dapat meningkatkan daya tanggap terhadap pelanggan.

3. Tim dan inovasi

Seringkali seorang individu yang bekerja sendiri tidak memiliki keterampilan, pengetahuan, dan keahlian yang luas dan beragam yang dibutuhkan untuk suatu inovasi.Seorang manager dapat lebih baik mendorong inovasi dengan menciptakan tim yang terdiri dari berbagai individu yang bersama-sama memiliki pengetahuan yang relevan dengan jenis inovasi tertentu; dibandingkan dengan mengandalkan individu yang bekerja sendiri.

Keunggulan menggunakan tim untuk inovasi:

  1. Anggota tim sering kali bisa mengungkap kesalahan atau asumsi yang salah satu sama lain; seorang individu yang bekerja sendiri tidak dapat melakukan ini
  2. Anggota tim dapat saling mengkritik satu sama lain dan membangun kekuatan satu sama lain sambil melengkapi kelemahan masing-masing

Untuk mendorong inovasi, manajer dapat memberdayakan tim dan membuat anggotanya bertanggung jawab penuh atas proses inovasi.  Manajer berperan untuk memberikan bimbingan, bantuan, pembinaan, dan sumber daya yang diperlukan anggota tim, bukan untuk mengarahkan atau mengawasi aktivitas mereka.  Untuk mempercepat inovasi, manajer juga perlu membentuk tim di mana setiap anggota membawa ketrampilan khusu untuk tim, seperti kemampuan teknis, pengetahuan tentang produksi, keahlian pemasaran atau keahlian keuangan. Inovasi yang sukses terkadang terjadi ketika manajer membentuk tim dengan anggota dari berbagai negara dan budaya.

4. Grup dan tim sebagai motivator

Meningkatnya motivasi dan kepuasan bisa mempengaruhi mentalitas tim dan anggotanya yang dapat meningkatkan tingkat kepuasan kerja karyawan, seperti perputaran karyawan yang lebih rendah. Bekerja dalam kelompok atau tim juga dapat memenuhi kebutuhan anggota kelompok dalam interaksi sosial dengan sesama anggota dan merasa terhubung satu sama lain.

Pengalaman bekerja bersama orang yang sangat bersemangat dan termotivasi dapat menstimulasi dan memotivasi orang lain, anggota tim dapat melihat bagaimana upaya dan keahlian mereka secara langsung berkontribusi pada pencapaian tim dan tujuan organisasi, dan mereka merasa bertanggung jawab secara pribadi atas hasil pekerjaan mereka.

Untuk pekerja yang melakukan pekerjaan yang sangat membuat stress, seperti pegawai IGD rumah sakit atau staff ruang operasi, anggota kelompok lain dapat menjadi sumber dukungan dan motivasi sosial yang penting bagi seseorang.

  • MACAM MACAM TIPE GRUP & TIM

Seorang manajer dapat membentuk berbagai jenis grup dan tim untuk mencapai tujuan kinerja tinggi, daya tanggap kepada pelanggan, inovasi, dan motivasi karyawan. Pada umumnya, grup dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu :  

  • Grup formal adalah grup yang dibentuk manajer untuk mencapai suatu tujuan organisasi.  
  • Grup informal adalah grup yang dibentuk seorang manajer atau non-manajer untuk membantu mereka mencapai tujuan atau kebutuhan mereka.

Berikut adalah macam-macam tipe grup dan tim :

  • DINAMIKA SEBUAH GRUP

Terdapat 5 elemen dari dinamika grup, yaitu ukuran, peran dan tugas grup; kepemimpinan grup, pengembangan gup; norma grup dan kekompakkan grup

a. Ukuran, peran dan tugas grup

Manajer harus mempertimbangan ukuran, peran dan tugas grup ketika membentuk dan mempertahankan grup dan tim yang berkinerja tingggi.

  • Ukuran grup: dibandingkan dengan grup besar, anggota dari grup kecil cenderung untuk: 
    • Lebih dapat berinteraksi dan lebih mudah dalam berkoordinasi satu sama lain 
    • Lebih termotivasi dan berkomitmen; 
    • Lebih mudah untuk membagi informasi; 
    • Lebih dapat melihat kontribusi penting dari individu untuk kesuksesan grup
  • Tugas grup: karakteristik penting dari tugas grup yang mempengaruhi kinerja disebut keterkaitan tugas.  Keterkaitan tugas dapat dibagi menjadi:

1. Pooled task interdependence: hal ini dapat terjadi ketika anggota grup membuat kontribusi yang terpisah dan independen terhadap kinerja grup.

2. Sequential task interdependence: hal ini dapat terjadi ketika anggota grup harus melaksanakan tugas spesifik dalam suatu rangkaian yang telah disusun.

3. Reciprocal task interdependence: hal ini dapat terjadi ketika tugas yang dilakukan suatu grup sangat bergantung dengan pekerjaan yang dilakukan grup lain.

  • Peran grup: adalah sekumpulan perilaku dan tugas yang diharapkan untuk dilakukan oleh anggota dari grup dikarenakan posisi anggota tersebut dari suatu grup

b. Kepemimpinan grup

Setiap grup dan kelompok membutuhkan kepemimpinan.Kepemimpinan yang efektif adalah kunci dari organisasi, grup dan tim yang berkinerja tinggi. Terkadang manajer yang menjalankan peran kepemimpinan terutama di model command grup dan top manajemen tim.

c. Pengembangan grup

Tahap-tahap dalam pengembangan grup adalah sebagai berikut:

  • Tahap ke-1 adalah forming (pembentukan): anggota-anggota mencoba untuk mengenal satu sama lain antar sesama anggota dan mencapai pemahaman yang sama mengenai apa yang grup akan capai dan bagaimana anggota grup berperilaku.
  • Tahap ke-2 adalah storming: dimana anggota kelompok dapat mengalami konflik atau ketidaksepahaman karena seseorang tidak dapat memenuhi permintaan dari anggota lain.
  • Tahap ke-3 adalah norming: hubungan dekat antar anggota kelompok berkembang dan perasaan pertemanan antar anggota kelompok berkembang.
  • Tahap ke-4 adalah performing: pekerjaan sebenarnya dari suatu grup telah selesai dilakukan.
  • Tahap ke-5 adalah adjourning: berlaku hanya untuk grup yang akan dibubarkan ketika pekerjaan telah selesai seperti task force atau gugus tugas

d. Norma grup

Norma grup merupakan peraturan atau guidelines perilaku yang harus dipatuhi anggota grup. Manajer harus mendorong anggota dari suatu grup untuk mengembangkan norma-norma yang dapat berkontribusi untuk kinerja dan kesuksesan dari suatu grup.

Kepatuhan dan penyimpangan: anggota kelompok mematuhi norma-norma dengan tujuan: 

  1. mereka ingin mendapatkan rewards dan menghindari hukuman, 
  2. mereka ingin meniru anggota kelompok yang dikagumi, 
  3. mereka sudah menganggap bahwa norma tersebut adalah suatu hal yang benar dalam berperilaku. 

Berikut adalah hal-hal yang biasa dilakukan anggota kelompok terhadap seseorang yang menyimpang dari norma: 

  • grup tersebut akan mencoba untuk memberitahu anggota tersebut untuk mengubah perilaku mereka agar dapat sesuai norma, 
  • grup tersebut mungkin akan mengeluarkan anggota tersebut; 
  • grup tersebut akan mengubah norma tersebut agar konsisten dengan perilaku anggota

Mendorong keseimbangan antara kepatuhan dan penyimpangan: agar dapat mendorong suatu perusahaan mencapai keunggulan kompetitif, grup dan tim membutuhkan keseimbangan yang tepat antara kepatuhan dan penyimpangan.  Grup membutuhkan level kepatuhan tertentu dan pencapaian tujuan grup.

Grafik yang menunjukkan keseimbangan antara kepatuhan dan penyimpangan dalam suatu grup:

e. Kekompakkan grup

Elemen penting lainnya dari dinamika grup yang mempengaruhi kinerja dan efektivitas grup adalah kekompakkan grup.  Kekompakkan grup adalah suatu tingkat dimana anggota grup saling tertarik dan setia di grup mereka.

Terdapat 3 konsekuensi dari kekompakkan grup:

  1. Tingkat partisipasi dalam suatu grup: apabila kekompakkan grup meningkat, maka partisipasi dari anggota kelompok di dalam suatu grup juga akan meningkat.  Partisipasi berkontribusi terhadap efektivitas grup karena anggota kelompok terlibat secara aktif dalam grup dan memastikan tugas grup terselesaikan.
  2. Tingkat kepatuhan terhadap norma grup: meningkatnya tingkat kekompakkan suatu grup dapat mengakibatkan meningkatnya tingkat kepatuhan terhadap suatu norma grup, dan ketika tingkat kekompakkan cukup tinggi, akan semakin sedikit penyimpangan yang terjadi dalam suatu grup
  3. Penekanan terhadap pencapaian tujuan grup: seiring dengan peningkatan kekompakkan grup, penekanan terhadap pencapaian tujuan grup semakin meningkat di dalam grup.

Ilustrasi penyebab dan konsekuensi dari kekompakkan grup:

Faktor-faktor yang menyebabkan kekompakkan grup:

  • MENGELOLA GRUP & TIM UNTUK BERKINERJA TINGGI

Tujuan utama dalam pembentukan sebuah grup atau tim adalah menciptakan sebuah kinerja yang tinggi yang dikerjakan secara sisetmatis dan efisien. Untuk itu diperlukan pengelolan grup dan tim agar bisa mencapai tujuan utama, anatara lain dengan :

  1. Memotivasi seluruh anggota grup untuk mencapai tujuan organisasi
  2. Mengurangi atau mencegah terjadinya social loafing atau sebuah tendensi individu yang berkinerja lebih rendah dibandingkan apabila individu tersebut bekerja sendirian
  3. Membantu group dalam mengelola konflik secara efektif tanpa mengurangi kinerja grup 

Bab 16 – Komunikasi yang Efektif

FUNGSI PENTING KOMUNIKASI BAGI ORGANISASI

Dalam definisinya, komunikasi adalah sebuah pertukaran informasi antara 2 orang atau lebih ataupun grup untuk bisa mendapatkan pengertian yang sama diantara mereka atas informasi tersebut.

Sebuah komunikasi yang efektif, sangat mutlak diperlukan dalam sebuah organisasi untuk mendapatkan kemampuan atau kinerja yang maksimal, dimana sebuah informasi atau pesan yang berupa tujuan organisasi bisa tersampikan di semua anggota organisasi sesuai dengan tingkatannya.

Sebaliknya bahwa komunikasi yang tidak efektif sangat merugikan bagi manajer, karyawan dan organisasi dan dapat mengakibatkan kinerja yang buruk, hubungan yang tidak sehat antar anggota, pelayanan yang buruk dan pelanggan yang tidak puas. Walaupun kemajuan teknologi informasi telah tersedia sekarang ini Komunikasi yang tidak efektif sering terjadi di dalam sebuah organisasi.

Untuk itu Manajer di setiap level harus menjadi seseorang yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar suatu organisasi menjadi efektif dan memiliki keunggulan kompetitif.

Dampak komunikasi yang baik bagi organisasi atau perusahaan :

TAHAPAN DALAM PROSES KOMUNIKASI

Pada prinsipnya komunikasi terjadi dalam 2 fase atau tahapan, yaitu 

  • fase penyampaian informasi dari seseorang ( transmission phase )
  • fase penerimaan serta pengertian atas informasi ( feedback phase )

Penjelasan istilah dalam komunikasi

  • Pengirim, adalah seseorang atau grup yang ingin menyampaikan informasi
  • Pesan, Informasi yang ingin dibagi atau disampaikan oleh pengirim
  • Encoding,penerjemahkan suatu pesan menjadi simbol atau bahasa yang dapat dimengerti
  • Medium, suatu sarana yang mana pesan yang sudah diubah menjadi simbol atau Bahasa disampaikan ke penerima
  • Decoding, penterjemahan dan mencoba untuk mengerti pesan tersebut
  • Penerima, adalah seseorang atau grup yang menjadi tujuan dari informasi atau pesan tersebut
  • Suara, didifinisikan sebagai sesuatu yang menghambat proses komunikasi di tahap manapun
  • Komunikasi verbal, pesan yang diubah menjadi kata-kata, baik lisan maupun tulisan
  • Komunikasi non-verbal, pesan yang diubah menjadi ekspresi muka, bahasa tubuh dan cara berpakaian

PERSEPSI DALAM PROSES KOMUNIKASI

Persepsi merupakan hal yang sangat mendasar dan kunci dalam sebuah komunikasi, yang bisa di difinisikan sebagai suatu proses dimana seseorang memilih, mengorganisasi dan menginterpretasikan masukan sensorik untuk memberi makna dan ketertiban pada dunia di sekitar nya.

Persepsi adalah sesuatu yang bersifat subyektif dan dipengaruhi oleh kepribadian, nilai, perilaku dan suasana hati seseorang dan pengalaman dan pengetahuan seseorang. Maka ketika pengirim dan penerima pesan saling berkomunikasi satu sama lain, mereka melakukannya berdasarkan persepsi subjektif mereka.

Dampak komunikasi yang tidak efektif 

Kebalikan dari keunggulan sebuah system komunikasi yang efektif dalam organisasi, maka komunikasi yang tidak efektif sangat merugikan bagi organisasi yaitu dapat mengakibatkan kinerja yang buruk, hubungan yang tidak sehat antar anggota, pelayanan yang buruk dan pelanggan yang tidak puas juga bisa menyebabkan terjadinya fatalities dalam beberapa bidang pekerjaan.

Tingkat keterlimpahan informasi  dalam cara / penggunaan media berkomunikasi

Untuk menciptakan komunikasi yang paling efektif, perlu mempertimbangkan media ataupun cara dalam berkomunikasi, dimana akan sangat mempengaruhi hasil atau tingkat keterlimpahan informasi yang disampaikan yang bisa diterima oleh penerima informasi dengan persepsi yang diinginkan. 

Faktor yang mempengaruhi tingkat kegunaan dari sebuah informasi

Terdapat 4 faktor yang sangat mempengaruhi tingkat kegunaan dari sebuah informasi yang bisa digunakan dalam pengambilan sebuah persepsi atau kesimpulan untuk bisa dilaksanakan, yaitu :

JENIS SISTEM BERKOMUNIKASI & KEFEKTIFANNYA

Dalam berkomunikasi, sebuah organisasi biasanya memiliki ciri khas yang digunakan, akan tetapi ini sangat dipengaruhi oleh tipe pekerjaan, ataupun anggota grup serta bagan organisasi. Hal ini bisa digambarkan dengan :

Jadi dalam skala besar dari sebuah organisasi, akan terjadi beberapa tipe serta cara yang digunakan, baik itu komunikasi formal yang menyangkut hirarki organisasi, ataupun komunikasi informal yang lebih bersifat koordinasi harian dalam mendapatkan pemahaman yang sama ataupun dalam pelaksanaan pekerjaan.

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Dalam sebuah organisasi yang besar dan melibatkan kompleksitas pekerjaan serta melibatkan data yang sangat besar, kehadiran teknologi informasi dan komunikasi menjadi sangat mutlak diperlukan, apalagi jika mempertimbangkan kecepatan dalam berkomunikasi dan berbagi informasi. Maka organisasi ataupun perusahaan akan menggunakan berbagai platform yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi seperti :

KEMAMPUAN DALAM BERKOMUNIKASI BAGI MANAJER

Dalam menjalankan perannya, seorang manajer sangat dituntut untuk mempunyai kemapuan dalam berkomunikasi baik kepada anggota tim nya, sesama manajer ataupun kepada pihak luar. Dimana komunikasi yang perlu disampaikan bukan hanya yang bersifat teknis, akan tetapi juga yang bersifat non teknis yang akan menuntut kemampuan dalam membaca situasi ataupun kondisi seseorang, yaitu kemampuan :

  1. Kemampuan berkomunikasi sebagai pengirim informasi, hal ini mengharuskan penyampaian yang :
    1. Penyampaian informasi secara jelas
    2. Penyampaian informasi yang lengkap guna menghindari persepsi yang berbeda
  2. Kemampuan berkomunikasi sebagai penerima informasi, untuk ini menuntut kemampuan untuk :
    1. Memberikan perhatian
    2. Menjadi pendengar yang baik
    3. Menempatkan empati
  3. Kemampuan dalam gaya berbahasa
    1. Penggunaan istilah yang mudah dimengerti
    2. Memilih media komunikasi yang tepat dalam menyampaikan 
    3. Menghindari penyaringan informasi yang disampaikan
    4. Menghindari penyampaian informasi yang tidak jelas atau terpotong
    5. Membuka peluang adanya masukan


Referensi

Contemporary Management , Gareth R, Jones, Jennifer M. George


Disusun oleh :  kelompok No Monkey Business

  1. Heru Susilo                       ( 42 P 20066 )

  2. Stephanie Tanggara        ( 42 P 20079 )

  3. Vincent  Cahya Saputra  ( 42 P 20081 )


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Vincent

26 Comments

  1. Terima kasih kepada teman teman penyajiannya enak didengar dan menarik membaca artikel teman teman kelompok no Monkey Business. Saya mau bertanya. Pada pembagian tipe grup berikan satu contoh gugus tugas dalam perusahaan yang dibentuk oleh manajer ? Terima Kasih
    (Mahatir M Tamher)

  2. Terima Kasih atas penyampaian materinya yang sangat baik dan menarik, saya ijin bertanya :
    – Bagaimana cara membangun tim kerja yang solid dan efektif ?
    – Solusi apa yang harus dilakukan jika dalam sebuah tim tidak terjadi komunikasi yang efektif?
    Terima Kasih.

  3. Terima kasih mas Heru, mb Stephanie dan mas Vincent untuk penjelasannya dari team No Monkey Business.

    Saya ingin menanyakan terkait dengan komunikasi yang efektif. Kelihatan mudah, namun penerapannya cukup sulit. Bagaimana menurut pendapat Anda, contoh dan implementasi komunikasi yang efektif itu yang seperti apa. Faktor apa saja yang perlu diperhatikan?

    Terima kasih

  4. Terima kasih sharingnya mas Heru , mbak Stephanie & mas Vincent. Pertanyaan: berdasarkan pengalaman, biasanya komunikasi menjadi tidak efektif karena top management hanya memberikan informasi searah dengan bahasa yang sulit dimengerti terutama bagi karyawan level paling bawah yaitu “apa hubungannya informasi ini dengan tugas / pekerjaan saya”. Bagaimana caranya terus-menerus memastikan komunikasi berkelanjutan dan semua karyawan memahaminya? apakah ada suatu parameter yang bisa dipakai? Terima kasih.

  5. Penjelasannya atas materi ini sangat menarik oleh teman – teman No Monkey Business, terimakasih kepada Pak Heru, Mbak Stephanie, dan Mas Vincent. Saya ingin bertanya, dari keempat network yang dijelaskan, apakah sistem networking yang paling efektif digunakan dalam sebuah perusahaan? Terimakasih.

  6. keren video presentasinya Pak Heru, mba Stephanie, dan mas Vincent. Pemaparannya jelas sekali.

    saya izin bertanya bagaimana strategi komunikasi efektif yang dapat diterapkan kepada suatu grup agar terjadinya kekompokan dalam grup tersebut?

    Terima Kasih 🙂
    -putri-

  7. Terima kasih sharing materinya mas Heru , mbak Stephanie & mas Vincent. Saya ingin menanyakan terkait social loafing, hal-hal apa saja yang dapat menyebabkan tingginya kejadian social loafing dalam suatu tim? apakah ada indikasi-indikasi awal dari social loafing? agar leader dapat mengantisipasi lebih awal. Terima kasih tim No Monkey Business.

  8. kerenn sekali mas heru, mba stephani dan mas vincent penjelasannya, saya ingin bertanya: terkadang di lapangan apabila terdapat inisiatif yg melibatkan anggota tim dri lintas divisi dgn jumlah org yg cukup byk (grup) seringkali terjadi stuck di meeting karena adanya prioritas kepentingan masing2 divisi. bagaimana cara mengatasi hal tsb dan inisiatif dapat diselesaikan dgn on schedule? terimakasih

  9. Terima kasih atas penyajian materinya.
    Ijij bertanya, langkah konkrit apa yg bisa dilakukan oleh manajemen untuk meningkatkan rasa berinovasi dalam sebuah grup yg cenderung nyaman di zona nya? Terima kasih.

  10. terima kasih atas pemaparannya tim no monkey business. ijin bertanya, salah satu kemampuan komunikasi yang harus dimiliki oleh seorang manajer adalah menjadi pendengar yang baik. JIka ada manajer yang tidak mempunyai keahlian tersebut, atau tidak mempunyai empati, tidak dapat mendengar masukan dari bawahannya, maka apa yang sebaiknya dilakukan oleh stafnya?
    terima kasih..

  11. Keren sekali mas mba, saya ingin bertanya di saat sekarang ini kan banyak sekali turnover pegawai di suatu divisi dan juga banyak yang merangkap jabatan. Bagaimana menyiasati suatu tim yang sedang dalam posisi itu untuk tetap menjadi tim yang solid dan bagaimana agar komunikasi tetap terjaga dengan baik sehingga load pekerjaan yang sebenrnya makin banyak bisa terasa lebih ringan. Terima kasih

  12. Selamat atas rangkumannya yang menarik sekali untuk tim No Monkey Business! Dan semangat untuk presentasinya. Mohon pendapat mengenai tim dan group yang menjadi fenomena di organisasi belakangan ini. Yaitu group Toxic. Dimana sebuah group biasanya efektif membangun komunikasi, dan komunikasi yang dibangun adalah komunikasi yang negatif, memberatkan perusahaan, menekan efektivitas kerja dan cenderung menjadi detractor. Apayang harus dilakukan untuk mencegah dan menangani hal ini? Mengingatketerbatasan manajemen dalam mengawasi terbentukny group yang ada disuatu lingkungan.

    Terima kasih

  13. Bagus banget penyampaian materi dan artikelnya Pak Heru, Mas Vincent dan Mbak Stefani dari Grup No Monkey Business. Terima kasih atas pemaparannya.

    Saya mau tanya sedikit ya.. Bagaimana solusi dalam mengelola sebuah konflik di dalam sebuah grup, dan menjaga agar komunikasi yang terbangun terhindar dari persepsi negatif?

    Karena dalam sebuah grup yang terdiri dari beberapa individu, jelas diperlukan cara agar konflik yang mungkin terjadi bisa dikendalikan dengan sebaik-baiknya, dan harus memiliki komunikasi yang sehat dan konstruktif.

    Terima kasih

  14. terima kasih mas Heru, Mba Stephanie dan mas Vincent atas penjelasannya yang mudah dipahami.
    saya mau bertanya, apakah kita dapat mengubah sebuah grup yang tadinya informal menjadi formal ? dan langkah apa yang dapat kita ambil bila kita ingin mengubahnya? terima kasih

  15. terimakasih utk tim no monkey business atas pemaparannya. tanya donk… Bagaimana seorang manajer memanfaatkan teknologi informasi dalam usahanya meningkatkan efektivitas dan performa sebuah organisasi? untuk mendukung hal itu, apakah diperlukan sebuah aplikasi android / ios sebagai alat bantu utk meningkatkan efektifitas organisasi?
    Terimakasih

  16. Bagus sekali team No Monkey Business dalam pemaparannya, mudah dipahami.. mohon ijin bertanya, bagaiman cara nya agar dalam perusahaan bisa meningkatkan strong team dengan menghindarkan dari kekompakan yang bersifat negatif, seperti ke egoisan antar team.. dan bagaimana membedakan perilaku dan penilaian2 individu yang bersifat subjektif.. terima kasih mas & mba.. sukses selalu

  17. Materi mudah dipahami melalui presentasi tertulis maupun video! Salut! Bagaimana memprogram prosedur baku agar setiap komunikasi untuk problem solving yang membutuhkan waktu cepat dalam perusahaan jasa bisa mencakup 4 faktor kegunaan? Terima kasih

  18. Terimakasih team No Monkey Bussiness atas materinya, sangat bermanfaat. Izin bertanya terkait komunikasi di dalam suatu perusahaan, apakah kita dapat mengubah suatu budaya komunikasi dalam suatu perusahaan ? Dengan bagaimana dan apa saja resiko yang dapat terjadi ketika budaya komunikasi perusahaan dirubah ? terimakasih

  19. Penyajian yang keren dan sangat jelas dari kelompok No Monkey Business. saya ingin bertanya, bagaimana cara menjaga sebuah group yang besar untuk tetap termotivasi jika kita tidak dapat memperkecil ukuran group. terima kasih

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format