The Pursuit of Happyness (2006): Kisah Perjuangan Kehidupan Seorang Ayah dan Anaknya Hingga Menjadi Pialang Saham Yang Sukses

Perjuangan Chris Gardner Dari Seorang Salesman Alat Medis Demi Mencukupi Kebutuhan Hidupnya Hingga Mencoba Untuk Menjadi Karyawan Magang di Perusahaan Pialang Saham.


1
1 point

The pursuit of happyness merupakan sebuah film biografi tahun 2006 dari Amerika Serikat yang disutradarai oleh Gabriele Muccino dengan dibintangi oleh aktor dan aktris terbaik seperti Will Smith, Jaden Smith, Thandie Newton dan Castellaneta.

Sumber: Channel Youtube Movieclips Classic Trailers

Sinopsis

Seorang ayah yang bernama chris gardner yang bekerja keras untuk mencari nafkah dengan menjual alat medis (alat pemindai kepadatan tulang), tetapi banyak pihak rumah sakit yang menolak dan tidak tertarik dengan alat medis tersebut disebabkan karena mahal dan tidak begitu diperlukan. Dia sering ribut dengan istrinya karna harus mengurus anak dan menjemput anak ke sekolah dengan biaya (150 dolar) dan banyak tagihan seperti pajak (650 dolar). Pada suatu waktu chris gardner harus dapat menjual minimal 2 alat medis perbulan untuk membayar sewa rumah dan membayar sekolah anaknya. serta harus dapat menjual 1 buah lagi untuk membayar surat tilang mobilnya dikarenakan tidak sengaja memarkir di pinggir rumah sakit saat menawarkan produknya tersebut.

Suatu hari ia bertanya kepada seseorang yang terlihat sukses dan kaya raya, “apa pekerjaanmu? Dan apa yang kamu lakukan hingga bisa menjadi seperti ini?” Lalu orang tersebut menjawab “ aku pialang saham” Kemudian chris bertanya lagi “apakah harus kuliah jika ingin menjadi pialang saham?” Lalu orang tersebut menjawab lagi “tidak perlu, hanya harus pintar menghitung dan menghadapi orang” Setelah itu orang tersebut bergegas pergi dengan melambaikan tangan dan memberikan senyuman pada chris.

Pada keesokan harinya chris pergi ke kantor Dean Witter Reynolds bagian departemen SDM dan bertemu dengan Tim Brophy untuk miminta formulir lamaran magang untuk program pelatihan pialang. Dan ia disuruh untuk menemui Jay Twistle di kantor pusat yang bertanggungjawab untuk mengawasi SDM. Program magang tersebut hanya merekrut 20 orang saja setiap 6 bulannya dan hanya akan di rekrut 1 orang saja untuk menjadi pekerja tetapnya. Setalah ke esokan harinya chris berhasil bertemu Tuan Jay Twistle dan menyerahkan surat lamaran maganganya, sebulan kemudian ia tidak sengaja bertemu Tuan Twistle dijalan dan chris berusaha untuk dapat meyakinkan tuan Twistle dengan semua kemampuannya, tetapi pada saat diajak berbicara tuan Twistle terlihat sangat sibuk dengan mainannya yaitu rubik, taun Twistle tidak dapat Menyusun sesuai dengan warna yang sesuai. Namun chris tidak berhenti untuk mencari akal supaya Tuan Twitle tertarik padanya, chris mencoba Menyusun rubik tersebut hingga selesai dan Tuan Twistle kagum padanya.

Karena istrinya tidak kuat dengan cobaan hidup yang semakin lama tidak semakin membaik, istrinya “Linda” pergi dan membawa anak laki-lakinya “Christopher” dari rumah. Namun chris meminta pada istrinya untuk menyerahkan Christopher kepadanya, dan Linda pergi untuk ke New York bekerja di restaurant adik iparnya.

Dan pada malam itu chris dihubungi oleh Tuan Twistle untuk besok datang ke Perusahaan Dean Witter Reynolds untuk melakukan wawancara calon pelamar magang. Namun keesokan harinya ia mendapat masalah karena surat tilang mobil yang tidak kunjung ia tebus dikantor polisi, membuat chris harus ditahan semalam hingga pagi jam 9;30 dikantor polisi untuk menunggu surat ajuan penembusan tilang keluar. Sedangkan jam 10:00 pagi ia harus melakukan wawancara di perusahaan Dean Witter, karena kejadian tersebut chris tidak sempat untuk pulang mengganti bajunya dari kantor polisi menuju perusahaan, ia hanya memakai kaos dilapisi jaket dan celana jeans. Sempainya ia di kantor ia menjelaskan kepada semua pewanwancara termasuk Tuan Twistle bahwa ia mengalami masalah dan jawaban ia saat ditanya sangat memukai pewawancara, chris selalu juara 1 saat ia berada di bangku SMA. 

Ia diterima menjadi karyawan magang tanpa di gaji selama 6 bulan, untuk mendapat pemasukan selama 6 bulan itu ia harus menjual alat medis yang masih tersisa dirumahnya. Magang hari pertama mendapatkan membekalan, semua pemagang harus mampun menghubungi calon klien dengan nomor telefon yang disediakan oleh perusahaan. Kemudian selama 6 bulan kedepan pemagang yang menghasilkan uang terbanyak (800.000 dolar) dari investasi klien mereka yang akan mendapat posisi menjadi karyawan tetap pada perusahaan Dean Witter. Chris sangat diremehkan oleh atasan dikantor ia sering disuruh untuk melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan jobdesk nya (seperti disuruh membuatkan kopi dan membelikan donat). Namun chris tidak patah semangat ia sangat gigih bahkan ia memiliki target 6 jam selesai sebelum 9 jam temannya menyelesaikan tugas-tugas tersebut.

Setelah 2 bulan ia bekerja chris masih belum mendapatkan klien dari daftar nomor telfon yang diberikan perusahaan. Lalu ia memberanikan diri untuk menghubungi CEO Dana Pensiun “Walter Ribbon” yang ada dalam daftarnya dan chris disuruh untuk datang dalam waktu 20 menit ke kantornya, namun saat chris akan pergi ia malah disuruh atasannya untuk memindahkan mobil ke tempat parkir lain. Sehingga membuat chris datang terlambat untuk menemui CEO Walter Ribbon. Tetapi Chris tidak menyerah ia mendatangi langsung rumah Tuan Ribbon Bersama dengan anaknya

Namun ia mendapatkan penolakan dari Tuan Ribbon.

Setelah 4 bulan ia berhasil menjual 6 alat medisnya dan ia berharap hidupnya akan lebih baik, tetapi keadaan berkata lain. Chris harus mendapat surat penagihan pajak, dan bila tidak segera membayar uang direkenin banknya akan langsung di ambil oleh pihak pemerintah. Tanggal 25 september uang direkeningnya hanya tersisa 21 dolar 33 sen saja.

Karena ia tidak dapat membayar sewa tempat tinggalnya, membuat ia dan anaknya diusir dari kontrakan. Sampai ia harus tidur di kamar mandi terminal karena tidak memiliki uang dan tidak tau harus kemana. Setiap hari ia harus mengantri sepulang magang untuk mendapatkan kamar penginapan setiap malamnya Bersama anaknya dan keesokan harinya harus berkemas dan membawa koper dan barang-barang ke kantor. 

Ujian magang telah diselesaikan Chris dengan baik dan tinggal menunggu hasil. Bahkan disaat ia tidak memiliki cukup uang dan ada bosnya didepan kantor yang lupa membawa dompet dan butuh uang 5 dolar untuk membayar taksi, ia tetap memberikan pinjaman pada bosnya tersebut.

Chris sampai harus melakukan menjual darahnya sendiri ke rumah sakit untuk mendapatkan uang dan untuk memperbaiki alat medisnya yang tinggal 1 dan rusak. Akhirnya setelah ia berusaha keras dan tidak tidur beberapa hari untuk memperbaiki alat medinya tersebut, alhasil alat medis dapat diberfungsi dengan baik Kembali. Sehingga ia dapat menjualnya ke dokter di rumah sakit yang telah ia janjikan. Ia mendapat 250 dolar dari penjualan alat medis tersebut untuk biaya hidup selama 1 bulan kedepan.

Setelah hari terakhir magang tiba chris dipanggil ke ruang rapat Bersama bos dan beberapa petinggi perusahaan bahwa ia diterima untuk menjadi pialang di perusahaan Dean Witter Reynolds, ia tidak bisa membendung air matanya sampai ia menetaskan air mat aitu didepan bos dan petinggi lainnya, serta tidak lupa bosnya mengembalikan uang yang dipinjamnya 5 dolar kepada Chris. Akhirnya ia menemukan apa itu arti “kebahagiaan/happiness”.

Konflik Dalam Film The Pursuit of Happiness  

Film ini menceritakan tentang perjuangan seorang ayah yang bernama Chris Gardner untuk melewati peliknya kehidupan Bersama anak laki-lakinya yang bernama Christopher dengan cara mencari nafkah dari hasil jual alat medis yang kurang diminati pihak rumah sakit karena harganya yang mahal dan fungsinya tidak terlalu penting untuk rumah sakit. Disaat ia menderita dan memperjuangkan hidupnya, ia harus tabah karena ditinggal oleh istrinya karena kekurangannya tersebut. Sampai akhirnya ia bertemu dengan pialang saham yang sangat sukses, lalu ia ingin mengikuti jejak karir orang tersebut dan berkeinginan untuk bangkit seperti orang tersebut dan orang lain, dengan bergabung menjadi karyawan magang di perusahaan Dean Witter Reynolds selama 6 bulan tanpa gaji, agar dapat menjadi karyawan tetap dan menjadi pialang saham yang sukses. 

Karakter Aktor

1. Chris Gardner

Self Management Skill | Bilal Nawaz

Seorang ayah yang sangat menyayangi keluarga kecilnya (anak dan istri), ia memiliki mimpi dan tekat yang kuat untuk berjuang mencari nafkah ditengah badai kehidupan. Chris Gardner tidak pernah sekalipun mengeluh walau ia selalu direndahkan dan dipandang sebelah mata oleh orang disekitarnya. Ia selalu ingin menjadi seorang ayah yang bertanggung jawab dan memberikan materi yang cukup kepada anak dan istrinya. Ia pintar dalam matematika dan saat masih duduk di bangku SMA ia selalu menjadi juara 1 dikelasnya, karena itu ia percaya dengan kemampuannya sampai gigih berani untuk memperjuangan mimpi-mimpi besarnya dengan menjadi seorang pialang saham yang sukses.

2. Christopher

The Pursuit of Happyness Characters List - FamousFix

Seorang anak laki-laki yang lucu dan dewasa sebelum waktunya, Christopher merupakan anak yang penurut dan tidak manja. Ia selalu mengerti keadaan sulit yang sedang di alami oleh kedua orang tuanya, seorang anak yang tidak pernah menuntut apapun walau teman-temannya memiliki kehidupan yang jauh lebih layak disbanding dirinya. Christopher selalu bangga pada pekerjaan ayahnya, ia tidak pernah merasa kesal ataupun marah pada ayahnya. Ia anak laki-laki yang sangat pengertian dan penyayang.

3. Linda

Linda - The Pursuit of Happyness Photo (14312706) - Fanpop

Linda merupakan istri yskaligus ibu yang sangat sayang dengan anaknya, ia type perempuan yang pekerja keras demi membantu perekonomian keluarganya. Linda cukup sabar menghadapi semua lika-liku kehidupan bersama suami dan anaknya, ia selalu ingin memberikan yang terbaik kepada anak laki-lakinya mulai dari gizi makanan dan pendidikan. Namun pada suatu waktu ia sudah tidak tahan membedung semua beban hidup keluarganya yang begitu-begitu saja dan akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke New York mencari pekerjaan lain dan meninggalkan suami dan anaknya.

4. Jay TwistleJay Twistle merupakan seorang pialang saham yang sukses dan ia bekerja pada perusahaan Dean Witter Reynolds. Ia merupakan orang yang kaya raya namun tidak sedikitpun memiliki sifat angkuh dan sombong kepada orang-orang kecil. Bahkan ia menjadikan Chris Gardner sebagai rekan kerjanya selama magang di perusahaan tempat ia bekerja. Jay Twistle salah satu orang yang selalu memberikan vibes positif dan semangat kepada Chris Gardner, ia menyasikan perjuangan Chris dari awal hingga menjadi pialang sukses sejajar posisinya dengannya.

JG CHAPTER 17 “Managing Conflict, Politics and Negotiation” 

Types of Conflict

Mengacu pada cerita film the pursuit of happiness diatas, film ini lebih merujuk pada jenis konfilk yaitu interpersonal conflict. Dimana terdapat konflik yang sangat banyak yang dihadapi oleh Chris Gardner kepada istri, anak, dan bahkan orang-orang disekitarnya. Lebih tepatnya Chris Gardner ke Linda istrinya yang sering rebut, karena perbedaan pendapat, tujuan dan misi hidup mereka. Sehingga akhirnya mereka cerai dan tidak tinggal bersama lagi dan sampai memperebutkan hak asuh anaknya. selain itu Chris Gardner juga sering mengalami konflik dengan orang lain, seperti pemilik sewa rumah yang sering menangih tanggihan sewa rumahnya karena sudah 2 bulan menunggak tidak dibayar. Chris juga mengalami dua kali konflik dengan kantor polisi karena surat tilang mobilnya akibat parker di pinggir rumah sakit karena ia terburu-buru untuk menjual  alat medisnya ke seorang dokter.

Sources of Conflict

-Different goals and time horizons

Sumber konflik ini bisa berasal dari perbedaan tujuan dan waktu dari pihak individu maupun kelompok. Sangat jelas dalam film the pursuit of happiness diceritakan bahwa tokoh Chris Gardner memiliki banyak konflik dengan orang disekelilingnya, terutama istri dan anaknya. perbedaan tujuan Chris dengan linda digambarkan sangat jelas dalam film tersebut, yang mana chris ingin selalu berusaha keras dalam melakukan pekerjaannya menjual alat medis dan ia ingin berjuang menjadi pialang saham seperti orang sukses lainnya, namun sang istri linda tidak mendukung akan tujuan chris tersebut. Perjuangan chris bahkan tidak mendapat respon baik dari istrinya, bahkan linda rela meninggalkan chris dalam keadaan sulit.

-Task Interdependencies

Sumber konflik task interdependencies ini berasal dari individu atau anggota kelompok yang gagal menyelesaikan tugasnya karena bergantung tugas tersebut dari individua tau kelompok lain. Dalam film tersebut chris dan linda sering mengalami keributan karena saling bergantung satu sama lain untuk menjemput anaknya ke sekolah, karena memang keduanya sama-sama sibuk bekerja untuk menyambung hidup dan membayar sewa, denda, dll. Hingga pada suatu waktu linda meninggalkan pekerjaannya untuk menjemput dan mengantar anaknya pulang lalu Kembali lagi untuk bekerja, karena memang chris ada janji dan pekerjaan yang tidak bisa ia tinggalkan. Selain konflik linda dan chris tersebut, chris juga pernah mengalami gagal janji temu dengan klien bisnisnya pada saat ia magang di Dean Witter, dikarenakan atasannya menyuruhnya memindahkan mobil ke tempat parker dalam dan seharusnya ia bertemu kliennya 20 menit. Akhirnya ia terlambat dan tidak mendapatkan investasi dari klien tersebut. hal itu dapat disimpulkan bahwa ketergantungan tugas antara individu satu dengan individu lain itu dapat menjadikan sumber kegagalan dan sumber terjadi konflik.

Conflict Management Strategies 

  • Compromise

Strategi manajemen konflik compromise ini lebih menekakan pada masing-masing pihak untuk tidak hanya memperhatikan tujuannya sendiri namun juga tujuan organisasi atau kelompoknya dalam mencapai solusi yang masuk akal. Sesuai dengan konflik yang dialami oleh Chris Gardner dengan Linda, bisa dikaji lebih dalam bahwa disaat mereka berdua akan cerai dan berpisah lalu Linda akan pergi ke New York, Chris meminta kepada Linda bahwa ia ingin meminta dan mengasuh anaknya untuk tetap tinggal bersamanya. Dengan beberapa persyaratan yang coba di ajukan oleh Linda dan memang Chris merasa sanggup melakukannya dengan sedikit berat Linda akhirnya memutukan untuk mempercayakan hak asuh Christopher kepada sang ayah.

  • Collaboration

Strategi manajemen konflik ini mengacu bahwa kedua belah pihak yang berkonflik mencoba untuk menerima pendekatan yang dibuat oleh keduanya untuk mencapai tujuannya. Dalam film tersebut dipaparkan, terdapat strategi kolaborasi antara Chris Gardner dengan Jay Twistle pada saat Chris ingin mencoba memperkenalkan diri kepada Twistle dengan meminta tumpangan taksi bersama, si Twistle menerima tawaran Chris. Hingga didalam mobil chris mencoba menyakinkan Twistle bahwa ia memang berpotensi untuk bisa masuk magang di perusahaan Dean Witter Reynolds.

  • Accommodation

Merupakan pendekatan strategi manajemen konflik yang dianggap kurang efektif, karena kebanyakan keputusan akan timbul disebabkan pihak yang lemah menyerah akan keputusan pihak yang kuat. Dalam film the pursuit of happiness juga terdapat pedekatan ini, dimana pemilik persewaan rumah yang mengambil keputusan tegas tanpa ada pembicaraan terlebih dulu dengan chris, langsung mengusir chris dan anaknya dengan semua barang-barangnya dikeluarkan dari rumah karena chris belum bisa membayar sewanya. 

Strategies Focused on Individuals

  • Increasing diversity awareness and skills

Strategi ini lebih berfokus pada perbaikan diri masing-masing individu. Mengacu pada film, Chris Gardner melakukan strategi tersebut untuk mencapai impian menjadi pialang saham yang sukses seperti Jay Twistle sosok yang ia kagumi saat itu, membuat Chris menyadari akan kemampuan dan tekad yang ia miliki. Chris sangat yakin dengan ia mencoba melamar magang menjadi pialang saham selam 6 bulan tanpa gaji, ia percaya bahwa usahanya tidak akan membuatnya rugi dan memiliki kehidupan yang buruk seperti yang sedang ia alami saat itu. Chris membulatkan tekadnya untuk tidak menyerah dan berbalik arah begitu saja.

  • Practicing job rotation or temporary assignments

Strategi yang lebih mengarah pada rotasi pekerjaan atau penugasan secara sementara. Dalam the pursuit of happiness dijelaskan pada saat Chris Gardner mendapatkan tugas untuk menghubungi dan mendapatkan investasi dari klien yang didata perusahaan. Chris Gardner menerapkan strategi ini, dengan cepat ia berpikir dalam tenggang waktu 9 jam perhari ia bekerja, ia harus mampu menyelesaikan pekerjaannya tersebut tidak lebih dari 6 jam, sisanya 3 jam dapat ia gunakan lagi untuk memperoleh klien lainnya. Chris bahkan pada saat bekerja dalam penetapan waktunya tersebut menghindari untuk banyak minum air agar tidak pergi ke kamar kecil, sehingga tidak membuat waktunya terbuang habis. 

Strategies Focused on the Whole Organization

  • Altering the source of conflict

Mengubah sumber konflik utamanya tujuan kelompok agar menuju kesepakatan dan keputusan yang terbaik dalam suatu organisasi. Dalam film ini terlihat dari sekelompok orang yang tidak memiliki tempat tinggal termasuk Chris Gardner dan anaknya setalah diusir dari rumah sewanya, setiap sore jam 5 harus mengantri untuk mendapatkan penginapan untuk setiap malamnya. Pada saat itu orang-orang berebut untuk mendapat kamar dan tersisa tinggal 3 kamar lagi, tiba-tiba ada orang mengambil antrian didepan Chris sehingga membuat Chris dan anaknya hampir tidak mendapat penginapan malam itu. Setelah Chris hampir bekelahi dan orang-orang membantu untuk memisahkannya diperolehlah kesepakatan itu bahwa orang yang menyelinap didepan Chris tadi harus mundur.

Saran Untuk Tipe Negosiasi

Integrative Bargaining

Negosiasi ini merupakan negosiasi kooperatif dimana pihak-pihak yang berkonflik bekerja sama untuk mencapai resolusi yang baik untuk mereka berdua, bisa dilakukan dengan kolaborasi atau kompromi. Sebaiknya Chris Gardner dan Linda dalam melalui konflik hidupnya harus tetap menguatkan satu sama lainnya, walau banyak masalah seperti harus melunasi uang sewa rumah, pajak, denda tilang mobil, biaya sekolah Christopher, dll. Seharusnya mereka lalui Bersama, Linda sebagai istri harus percaya dengan kerja keras suaminya, tidak malah pergi meninggalkan rumah dan menginginkan untuk bercerai. Dalam jenis negosiasi ini mereka bisa melakukan dengan cara focus ke satu tujuan serta focus ke satu permasalahan dulu baru ke lainnya, selesaikan satu persatu dan saling percaya itu kunci keberhasilan.

Political Strategies for Exercising Power

Strategies 

Explanation

Controlling Uncertainly

Chris gardner berusaha untuk mengurangi ketidakpastian bahwa ia sangat kesulitan untuk menjual produk alat medisnya tersebut, karena belum tentu 1 buah akan terjual dalam sebulan. Namun ia dengan gigih dan tegas meyakinkan kepada istri dan anaknya bahwa saat iya berangkat untuk memasarkan alat medisnya tersebut pada hari itu ia tidak akan membawanya pulang lagi.

Making Oneself Irreplaceable

Untuk mengembangkan keahlian dan kemampuannya, Chris gardner mencoba untuk tidak takut menghadapi hal baru yaitu menjadi pemagang selam 6 bulan tanpa gaji pada perusahaan Dean Witter tanpa kuliah terlebih dulu. Karena ia percaya terhadap kemampuannya yang pandai berhitung dan menghadapi orang banyak.

Being In a Central Position

Chris gardner bekerja keras untuk bisa menjadi yang terbaik diantara yang terbaik, seperti saat ia harus menghadapi ujian evaluasi magang, ia sangat teliti dan sungguh-sungguh sampai akhirnya menjadi satu-satunya pemagang dari 20 orang lainnya yang lolos menjadi karyawan tetap dan pialang saham PT Dean Witter Reynolds

Generating Resources

Chris gardner di saat ia sudah sukses menjadi pialang saham di PT Dean Witter Reynolds beberapa tahun kemuadian ia mampu membuat lapangan pekerjaan dan banyak memperkerjakan orang lain yang memiliki keterampilan dan kemampuan bagus, dengan mendirikan firma investasi Gardner Rich tahun 1987. Selain itu ditahun 2006 Chris mampu menjual saham minoritasnya dalam jutaan dollar.

Building Alliances

Pada saat Chris gardner diajak Tuan Ribbon ke pertandingan bola, disitu chris banyak bertemu dengan banyak orang yaitu rekan kerja tuan ribbon. Chris sangat pandai membangun aliansi pertemanan maupun kedepannya bisa menjadi rekan bisnisnya. Terbukti pada saat ia membutuhkan orang-orang baru tersebut chris mampu mengait rekan barunya ke bisnis pialang saham yang sedang jadikan tempat magang.

JG CHAPTER 1 “Managers and Managing”

Four Tasks of Management Chris Gardner

Planning

Ketika Chris Gardner dihadapkan dengan banyak konflik kehidupannya, terutama masalah materi yang bisa di bilang kurang untuk menyambung hidup sehari-hari. Hingga ia harus di kejar untuk bayar sewa rumah, bayar pajak, denda, biaya sekolah anak, dll. Chris gardner mampu berpikir secara logis dengan membuat planning untuk masa depan, ia bermimpi untuk bisa menjadi pialang saham yang sukses maka iya harus mengikuti program magang yang diadakan oleh perusahaan pialang saham besar seperti PT Dean Witter Reynords, ia mengikuti program tersebut selama 6 bulan lamanya. Selain planning tersebut, disaat ia terdesak keadaan karena uang direkeningnya habis karena di tarik pemerintah untuk melunasi tanggihan pajaknya, selanjutnya untuk mendapatkan penghasilan dan menghidupi anaknya, Chris gardner harus memperbaiki alat medis yang tinggal sesisa satu unit untuk dapat dijual kembali.

Organizing

Dalam membina keharmonisan keluarga kecilnya Chris gardner walaupun dalam keadaan susah keuangan, ia tidak pernah marah sekalipun atau berkata kasar kepada istrinya pada saat Linda selalu menuntutnya melakukan pekerjaan yang lebih baik. Chris selalu memberikan yang terbaik sesuai dengan yang ia bisa, disaat alat medisnya di bawa lari oleh pengamen ulung ia bersikeras untuk mengejar dan mengambilnya Kembali.

Leading

Pada Chris Gardner ditangkap polisi karena surat tilang mobilnya keesokan harinya akan di keluarkan ia harus ditahan sampek dengan jam 9:30 pagi, sedangkan jam 10:00 iya harus melakukan wawancara program magangnya. Tanpa ganti baju ia selesai dari kantor polisi langsung menuju perusahaan tempat ia melamar, sempainya ia disana saat di tanya oleh bos perusahaan “bagaimana kalau ada pelamar kerja tapi tidak mengunakan jas?” lalu chris menjawab “pasti ia menggunakan celana terbaiknya”. Dari situ dapat disimpulkan sebagai seorang pemimpin harus bisa menerima alasan bawahannya, karena memang keadaan yang tidak memungkinkan untuk melakukan yang terbaik, namun untuk kinerja memang harus maksimal.

Controlling

Chris gardner mendapat tanggihan sewa rumah, pajak, dan denda tilang dan masih banyak lagi. Salah satu control yang dilakukan Chris disaat ia di tanggih untuk membayar uang sewa rumah, ia menjanjikan kepada pemilik rumah untuk segera membayarnya dan pada suatu waktu ia pernah mendapat tenggang waktu 1 minggu dari pemiliki atas negosiasi yang ia lakukan tersebut, dan dengan syarat chris harus rela mengecat tembok rumah tersebut karena permintaan dari pemiliknya.



Managerial Roles Chris Gardner

Interpersonal Roles 

Figurehead

Chris gardner merupakan sosok ayah yang dapat di teladani sikap dan perilakunya oleh Christopher sang anak. Pada suatu waktu Chris gardner pernah berkata pada anaknya, disaat kita punya mimpi kejarlah mimpi itu sampai dapat lakukan yang terbaik sesuai dengan yang kamu bisa, jangan menyerah begitu saja. Dan Christopher memang anak yang ingin sekali menjadi seseorang yang seperti ayahnya, karena ayahnya yang pintar dan pekerja keras. 

Leader (pemimpin)

Chris gardner salah satu kepala rumah tangga yang bijaksana, ia mampu menenangkan istri dan anaknya disaat situasi tidak mendukung untuk ia melakukan hal yang lebih baik dalam pekerjaannya. Ia berusaha untuk bisa menjual alat medis miliknya sekeras mungkin agar segera mendapatkan uang dibarengi ia harus merencanakan masa depan dengan program magang yang diikutinya, sampai ia harus ditinggal istrinya Chris tetap mampu bertahan dengan anaknya, mengurus anaknya, bekerja, dan lain sebagainya.

Liaison (penghubung)

Chris gardner pada saat program magang diberikan tugas untuk mencari klien sebanyak-banyaknya. Ia mampu menjadi pialang saham yang baik waktu itu dengan melakukan negosiasi dengan banyak klien sampai ia harus mendatangi rumah kliennya dan dari situ ia menjadi orang yang berhasil menjadikan hubungan baik diantara perusahaan dan para investor saham yang ingin menanamkan modalnya.

Informational Roles

Monitor (pemantau)

Dalam tugasnya untuk mengubungi beberapa daftar klien yang di inginkan oleh perusahaan Dean Witter, Chris gardner memberanikan diri untuk menghubungi CEO dana pension yang bisnisnya sudah besar, ia berani mengambil risiko jika ia ditolak atau bahkan gagal dalam mendapatkan investasi tersebut. beberapa analisis pemilihan klien yang ia hubungi memang banyak yang berhasil pada akhirnya karena kepandaian Chris untuk membuat para investor percaya.

Disseminator (penyebar informasi)

Kepada para investor saham atau beberapa kliennya, Chris gardner dengan jelas dan teliti dapat memberikan informasi yang sangat baik akan program yang dilakukan oleh PT Dean Witter kedepan apabila mau bergabung bisnis dengannya dan keuntungan-keuntungan investasi masa depan cukup diberikan secara informastif oleh Chris.

Spokesperson (juru bicara)

Pada waktu ia menyakinkan Jay Twistle akan kemampuan dirinya dalam menghitung dan berhadapan dengan banyak orang, Chris sangat cerdas dengan mengambil perhatian Twistle dengan memainkan teka-teki rubik yang Twistle saja tidak bisa menyelesaikannya. Dari situ ia mendapatkan pujian akan potensinya dan mendapat panggilan untuk menjadi karyawan magang di Pt Dean Witter Reynolds.

Decisional Roles

Entreprenuer 

Chris gardner memiliki jiwa wirausaha yang sangat kental dengan diimbangi oleh kemampuan dirinya dalam akademis, saat ia SMA selalu mendapat juara 1 dikelas. Dan ia menginvestasikan uangnya untuk di belikan alat medis dan dijual lagi ke pihak rumah sakit dengan keuntungan yang lebih banyak per unit 250 dolar, selain mengandalkan penghasilan dari menjual alat medis Chris juga belajar untuk menjadi calon pialang saham yang sukses kedepan.

Disturbance Handler

Pada saat satu-satunya alat medisnya yang tersisa rusak untuk menyambung hidup dengan anaknya, Chris Gardner mencoba untuk menjual darahnya ke rumah sakit agar dapat imbalan uang untuk dibelikan alat untuk memperbaikin alat medisnya tersebut. sampai akhirnya berhasil dan ia mendapatkan uang dari hasil penjualannya tersebut.

Resource Allocator

Chris gardner mengarahkan dirinya untuk bisa belajar menjadi pialang saham yang sukses, dengan mengikuti program magang 6 bulan. Disitu ia belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh, ia mencurahkan semua kemampuannya untuk menjadi yang terbaik dari yang terbaik, pada saat ujian ia juga sangat teliti hingga sampai diterima menjadi karyawan tetap pada perusahaan Dean Witter Reynolds

Negosiator

Chris gardner menghadiri beberapa pertemuan dengan kliennya untuk bisa membicarakan tentang investasi saham yang akan dilakukan oleh klien dengan PT Dean Witter, seperti saat ia bertemu dengan Tuan Ribbon dan menegosiasikan bisnisnya.

Berdasarkan analisis mengenai Four Tasks of Management dan Managerial Roles pada table diatas Chris Gardner memiliki kepribadian sebagai seorang leader dalam dirinya walaupun ia belum memiliki bisnis yang besar sekalipun, kebijaksaan dan kerja kerasnya perlu di apresisasi oleh banyak orang. Perbedaan paling mendasar memang ia harus berhadapan dengan Linda sang istri yang tidak mampu untuk bertahan disaat keadaan ekonomi mereka susah. Namun Chris Gardner tetap dapat mengkontrol semua permasalahan yang terjadi dengan kemampuan yang ia miliki, semua dilakukan dengan sepenuh hati dan untuk masa depan anaknya dan juga dirinya sendiri maupun perusahaan tempat ia bekerja hingga ia menjadi seorang leader dalam firma yang didirikannya sendiri.

JG CHAPTER 13 “Motivation and Performance”

Dalam film the pursuit of happiness teori motivasi yang digambarkan oleh Chris Gardner kepada orang-orang di sekelilingnya maupun oleh perusahaan pialang saham Dean Witter Reynolds kepada para karyawannya tersebut, bisa di analisis bahwa menggunakan teori motivasi yaitu Equity Theory. Dimana equity theory dapat diartikan sebagai teori motivasi yang lebih mengutamakan anggapan orang lain mengenai kesetaraan antara pekerjaan yang meraka lakukan dengan hasil yang akan mereka dapatkan. Seperti yang dapat terlihat pada table dibawah ini mengenai analisis equity theory:

Terdapat motivasi dalam diri Chris Gardner bahwa ia yakin disaat ia melakukan semua usaha untuk mengapai impian menjadi pialang saham itu dilakukan dengan maksimal maka hasilnya juga tidak akan menghianati usahanya. Terbukti disaat Chris menghadapi kesulitan ekonomi dan harus setiap hari menjual alat medis dan ia juga harus mencoba hal baru dengan menjadi pemagang di perusahaan pialang saham, ia menngorbankan semua kemampuan yang ia punya dan memang hasil yang ia dapatkan dari hasil magang 6 bulan tanpa gaji tersebut membuat Chris gardner menjadi satu-satunya orang dari 20 orang yang terpilih menjadi karyawan tetap pada perusahaan Dean Witter Reynolds.Selain itu equity theory yang diterapkan oleh perusahaan tempat ia bekerja magang yaitu dengan memberikan pekerjaan tetap kepada satu orang saja yang bisa memperoleh klien terbanyak dan hasil ujian akhir terbaik dengan mendapat 800.000 dolar.

Chris Gardner juga perusahaan pialang tempat ia bekerja magang juga menerapkan equity and justice in organization, dimana ada keseimbangan yang adil yang diberikan oleh individu atau organisasi perusahaan kepada orang sekitar dan bawahannya. Ada tiga bentuk equity and justice in organization yaitu procedural justice, interpersonal justice dan informational justice. Berdasarkan analisis yang ada pada film the pursuit of happiness tiga bentuk itu telah didapatkan oleh Chris Gardner sebagai karyawan magang di perusahan tempat ia bekerja, muali dari cara perusahaan memberikan imbalan yang sesuai dengan kerja yang diberikan oleh karyawannya, perlakuan bos yang sangat baik kepada Chris Gardner, dan ilmu atau pengalaman yang diberikan oleh perusahaan kepada Chris gardner. 

Namun sangat disayangkan ada sedikit penyalahgunaan theory ini oleh salah satu pimpinan dalam perusahaan kepada Chris gardner, yang mana lebih mengarah pada interpersonal justice. Hal itu terbukti dari perlakuan salah satu pemimpin tersebut yang sering menyuruh Chris Gardner untuk membuatkan kopi dan membelikan donat, dan bahkan sampai menyuruh Chris untuk memindahkan mobil ke tempat parker, padahal itu bukan jobdesk dari Chris, dengan sangat berat chris tetap melakukan perintah atasan tersebut.

Saran

  • Managing Conflict, Politics and Negotiation

Alangkah lebih baiknya Chris Gardner sebagai pemimpin rumah tangga harus lebih tegas dalam menghadapi konflik ekonomi yang sedang ia alami dengan Linda sang istri. Hal itu bisa dilakukan dengan cara pembagian tugas dan kerja yang baik diantara Chris dengan Linda, selain itu juga bisa dengan memberikan kepastian kepada sang istri dengan menjelaskan pekerjaan yang ia lakukan pada hari itu, usaha apa saja yang telah ia perjuangan untuk mendapat perdolar uang sehari penuh. Keterbukaan diantaranya keduanya perlu di utamakan, serta intregrasikan tujuan dan target hidup yang akan dicapai ke depan agar lebih besar kepercayaan yang tumbuh antara Chris dan Linda.

  • Managers and Managing

Saran terkait kepemimpinan yang dimiliki oleh Chris Gardner yaitu lebih mengarah ke four task of management yaitu controlling yang dilakukan oleh Chris terhadap permasalahan hidupnya, mulai dari banyaknya tangihan yang diajukan oleh beberapa pihak kepada dirinya, harus mampu ia selesaikan satu persatu. Lakukan dengan orang-orang terdekatnya mungkin bisa meminta bantuan kepada teman atau saudaranya, dalam film ini chris memang tidak pernah ingin menyusahkan orang lain. Bahkan disaat ia kesulitan keuangan chris membantu bosnya yang meminjam uang 5 dolar kepadanya.

  • Motivation and Performance

Lebih mangarahkan kepada perusahaan pialang saham yaitu Dean Witter Reynolds yang terdapat karyawan departemen sumber daya manusia yang memperlakukan karyawan magangnya yaitu Chris Gardner dengan semena-mena, disuruh membuatkan kopi atau membelikan donat. Padahal itu bukan jobdesk Chris saat bekerja disitu, lebih baiknya semua pihak dalam perushaan lebih professional terhadap semua karyawan baik itu karyawan tetap ataupun karyawan magang.

Best Practices

Berpacu pada salah satu film Indonesia yang berjudul Tampan Tailor (2013) yang disutradarai oleh Guntur Soeharjanto dan dibintangi oleh aktor aktris terbaik Indonesia seperti Vino G Bastian, Marsha Timothy dan Ringgo Agus Rahman. Film ini juga mengisahkan perjuangan seorang ayah yang bernama Topan sebagai seorang penjahit untuk memperjuangkan kehidupan yang layak kepada istri dan anaknya. Best practices yang bisa diambil dari film Tampan Tailor yaitu “Komitmen” yang dipegang teguh oleh Topan dan Istrinya walau mereka kesulitan keuangan, Topan tetap melakukan usaha terbaiknya untuk menyekolahkan anaknya dengan gigih dan itu iya jelaskan pada salah satu dialognya yaitu keinginan untuk memberikan Pendidikan terbaik kepada anaknya memang bukan keputusannya sendiri, namun juga keputusan yang dibuat bersama dengan sang istri. Sehingga tekad Topan untuk masa depan anaknya memang yang terpenting walau dalam kondisi sulit sekalipun.

Sumber: Tribun Timur

Artikel ini telah di cek antiplagiarism via website https://www.duplichecker.com/

Penulis,

Bella Aprilia Saputri_78C_472007

Sumber: 

Jones, G.R., dan George, J.M. (2020). Contemporary Management. 11th Edition, McGraw-Hill, New York

Link film https://103.194.171.205/the-pursuit-of-happyness-2006/ dan https://www.youtube.com/watch?v=5xVuYhf8MvE&t=456s

https://www.google.com/search?q=motivasi+dalam+film+tampan+tailor&sxsrf=ALeKk01jed6Ou7cAgJXL5XzgeNiP0dNSQQ:1623229577048&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=2ahUKEwjLtdCymYrxAhW77XMBHTaBCfUQ_AUoAXoECAEQAw&biw=679&bih=647#imgrc=Ly6HHYH8aL5AcM


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
TheDreamTeam

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format