Tutupnya Start-Up Lokal Stoqo Akibat Terjangan Pandemi COVID-19


1
1 point

Video 1 Apa itu STOQO? (What is STOQO)?
Sumber:Kanal YouTube STOQO

Stoqo adalah perusahaan digital yang berfokus pada segmen Business-to-Business (B2B), di mana mereka menyediakan kebutuhan bahan pokok; mulai dari daging, sayur-mayur, hingga telur dan cabai, untuk berbagai jenis usaha kuliner; khususnya restoran, kafe, catering, warung makanan, usaha minuman, dan UMKM. Didirikan pada tahun 2017 oleh Aswin Andrison yang merupakan mantan rekan McKinsey & Co, serta Angky William yang merupakan mantan pengembang perangkat lunak di Amazon.com Inc, Stoqo bertujuan untuk memberdayakan usaha mikro & kecil dengan mempermudah akses mereka ke ke bahan-bahan berkualitas dengan harga bersaing, dan merampingkan operasi back-end—rantai pasokan makanan (Agung, 2020; Stoqo, n.d.; Taufik Fajar, 2020; Teknologi Yang Membantu Bisnis Kuliner Untuk Melangkah Maju, n.d.). Stoqo memberikan layanan pengiriman setiap hari (Syarat & Ketentuan, n.d.). Pengiriman dilakukan paling cepat keesokan harinya, untuk tiap pesanan yang masuk sebelum pukul 2 siang. Jika pelanggan memesan dengan nilai lebih dari Rp300.000,00, Stoqo menggratiskan biaya kirim. Kemudian, pengguna dapat melakukan pembayaran di muka ataupun saat barang sudah diterima (Eka, 2019). Hal ini untuk mendukung tujuan Stoqo, yaitu pemilik bisnis memiliki lebih banyak waktu untuk berfokus kepada pelanggan, dibandingkan menghabiskan waktu yang banyak untuk berbelanja bahan-bahan (Stoqo, n.d.).

Karena prospeknya yang dinilai menjanjikan, pada tahun 2018 Stoqo berhasil meraih investasi seri A dari Monk’s Hill Partners dan Accel Partners India pada akhir Desember 2018 (Agung, 2020). Adapun pendanaan lainnya yang diterima oleh Stoqo adalah pendanaan dari Alpha JWC Ventures dan Insignia Ventures Partners. Pada tahun 2019, bisnis ini tumbuh tujuh kali, melayani puluhan ribu outlet makanan di Jabodetabek (DP, 2020).

Namun, sejak kasus Covid-19 pertama muncul di Indonesia pada awal Maret tahun 2020, bisnis makanan dilaporkan terus menurun. Banyaknya tempat makan dan restoran yang tutup selama pandemi COVID-19 berpengaruh ke Stoqo (Deretan Startup Ecommerce Yang Tumbang Karena Bakar Uang, 2020).

Gambar 2 Pengumuman Penutupan Stoqo
Sumber: www.stoqo.com

Wakil Ketua Umum PHRI Bidang Restoran Emil Arifin mengatakan bahwa ada ribuan restoran yang berhenti beroperasi di seluruh Indonesia. Ia memperkirakan bisnis kuliner di Tanah Air sudah merugi sekitar Rp2,5 triliun/bulan dengan 200 ribu orang kehilangan pekerjaannya (Agung, 2020). Ini juga disebabkan tren preferensi makan masyarakat yang berubah, seperti dideskripsikan pada data berikut:

Gambar 3 Preferensi Makan Responden Sebelum & Setelah Pandemi Covid-19
Sumber: www.databoks.katadata.co.id

Berdasarkan data dari PT. Bank DBS Indonesia yang diolah oleh databoks.katadata.co.id (2020), masyarakat lebih sering memasak di rumah sejak pandemi COVID-19. Hal ini ditunjukkan dengan naiknya persentase masyarakat untuk memasak di rumah pada sebelum dan setelah merebaknya COVID-19, dari 42% ke 69%. Sementara itu, jumlah masyarakat yang makan di luar menurun drastis sebelum dan sesudah munculnya pandemi, dari 35% menjadi 5%. Selain itu, daripada makan di luar, karena adanya pandemi, masyarakat lebih memilih untuk menggunakan pesan-antar makanan dan membungkus makanannya.

Video 2 “Bakar Uang", Startup Pun Tumbang
Sumber: Kanal YouTube CNBC Indonesia

Stoqo dikabarkan berhenti beroperasi untuk sementara waktu, kemudian disusul dengan pengumuman bahwa mereka berhenti beroperasi secara permanen pada akhir April 2020 (Deretan Startup Ecommerce Yang Tumbang Karena Bakar Uang, 2020). Stoqo menyebutkan bahwa mereka mengalami penurunan pendapatan secara drastis yang dipicu oleh pandemi COVID-19 (STOQO Berhenti Beroperasi, n.d.).

Analisis I: Managers as a Planner and Strategist

Gambar 4 Formulasi Perencanaan dan Strategi (Planning and Strategy Formulation)
Sumber: Contemporary Management (11th ed.) oleh Gareth R. Jones & Jennifer M. George (2020)

Latihan perencanaan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan di dalam organisasi serta peluang dan ancaman di lingkungan. Setelah melakukan analisis SWOT, manajer dapat melanjutkan proses perencanaan dan menentukan strategi khusus untuk mencapai misi dan tujuan organisasi (Jones & George, 2020).

Tabel 1 Analisis SWOT Stoqo

Strengths (S)

  • Menyasar segmen B2B
  • Menerapkan harga grosir & bersaing dibanding membeli langsung ke pasar atau agen penjual
  • Kemudahan pembayaran (bisa dibayar di muka ataupun saat barang sudah datang)
  • Waktu layanan pengiriman 7 hari dalam seminggu
  • Pengiriman tepat waktu
  • Gratis biaya kirim untuk pemesanan dengan harga total di atas Rp300.000,00

Weaknesses (W)

  • Proses bisnis bergantung pada akses internet
  • Ketergantungan yang tinggi terhadap mitra restoran dan UMKM bisnis tempat makan
  • Membutuhkan modal yang besar untuk menjalankan bisnis

Opportunities (O)

  • Dapat melebarkan bisnis ke bidang lainnya, dengan masih menjadikan bahan pokok makanan sebagai bagian dari bisnis
  • Memiliki peluang untuk mendapatkan pelanggan dari berbagai macam kelompok demografi 

Threats (T)

  • Adanya masyarakat yang belum dan kesulitan untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi
  • Kompetitor berupa perusahaan yang lebih stabil, yang sudah lebih dulu menggunakan model bisnis mirip dengan Stoqo

Sumber: Hasil Analisis Penulis

  • Analisis Porter’s Five Forces

Tabel 2 Analisis Porter’s Five Forces

The level of rivalry among organizations in an industry

Tingkat kompetisi yang tinggi, mengingat ada beberapa perusahaan teknologi yang mirip; seperti Sayurbox, Eden Farm, Tanihub, dan Happy Fresh.

The potential for entry into an industry

Barrier to entry dalam bidang ini tergolong rendah, karena start-up bisa dimulai dengan modal yang tidak besar, juga tidak ada regulasi yang mempersulit orang lain untuk membuat perushaan start-up sejenis.

The power of large suppliers

Bargaining power yang dimiliki oleh Stoqo tinggi, karena mereka memiliki banyak pemasok bahan baku.

The power of large customers

Bargaining power yang dimiliki oleh pelanggan tinggi, karena pelanggan memiliki banyak opsi untuk membeli bahan pokok untuk bisnis makanan & minumanna selain dari Stoqo.

The threat of substitute products

Untuk membeli bahan-bahan baku makanan minuman, dan bahan lainnya untuk bisnis restoran, ada banyak substitusi yang bisa dipilih. Pelanggan dapat memesannya melalui perusahaan kompetitor, membelinya langsung ke pasar, atau membuat kontrak dengan vendor tetap.

Sumber: Hasil Analisis Penulis

  • Strategi Level Korporat, Level Bisnis, dan Level Fungsional Berdasarkan Analisis SWOT dan Porter’s Five Forces

Michael Porter dalam Jones & George (2020) menyatakan bahwa ada 3 jenis strategi yang dapat dirancang perusahaan setelah melakukan analisis SWOT dan five forces;yaitu strategi level korporat, bisnis, dan fungsional. Strategi level korporat adalah rencana tindakan yang melibatkan pemilihan di industri dan negara mana perusahaan harus menginvestasikan sumber dayanya untuk mencapai misi dan tujuannya. Sementara itu, strategi level bisnis menciptakan keunggulan kompetitif karena memungkinkan organisasi untuk melawan dan mengurangi ancaman dari five forces industri. Artinya, strategi tingkat bisnis yang berhasil dapat mengurangi persaingan, mencegah pesaing baru memasuki industri, mengurangi kekuatan pemasok atau pembeli, dan menurunkan ancaman substitusi, yang berdampak kepada mengingkatnya harga dan keuntungan. Terakhir, strategi level fungsional adalah sebuah rencana tindakan untuk meningkatkan kemampuan masing-masing fungsi organisasi untuk melakukan aktivitas tugas tertentu dengan cara yang menambah nilai barang dan jasa organisasi.

Tabel 3 Stategi Usulan untuk Level Korporat, Bisnis, dan Fungsional Stoqo

Strategi Level Korporat

Dalam hal ini, Stoqo dapat menerapkan low-cost strategy, dimana perusahaan mendorong biaya organisasi di bawah biaya para pesaingnya (Jones & George, 2020). Strategi ini cocok untuk diterapkan Stoqo karena selaras dengan tujuan organisasi, yaitu untuk merampingkan rantai pasokan makanan dan menjual bahan pokok dengan harga bersaing. Ditambah lagi, Stoqo menghubungkan langsung produsen dengan pelanggan. Dengan ini, Stoqo dapat menyentuh lebih banyak segmen, mulai dari restoran hingga rumah tangga.

Strategi Level Bisnis

Untuk strategi level bisnis, Stoqo dapat menggunakan related diversification. Related diversification adalah strategi memasuki bisnis atau industri baru untuk menciptakan keunggulan kompetitif di satu atau lebih divisi atau bisnis organisasi yang ada (Jones & George, 2020). Stoqo dapat menerapkan strategi ini untuk menjawab peluang yang mereka miliki, yaitu adanya peluang pelebaran bisnis dan adanya pelanggan dengan kelompok demografi yang baru. Stoqo bisa mulai merambah ke segmen B2C, seperti menjual frozen food dan bahan makanan untuk masakan rumah—mengingat tren preferensi makan saat pandemi, yaitu meningkatnya masyarakat yang memasak di rumah.

Strategi Level Fungsional

Stoqo dapat meningkatkan bidang fungsionalnya dengan menggunakan scenario planning. Scenario planning adalah pembuatan beberapa prakiraan kondisi masa depan diikuti dengan analisis tentang bagaimana merespon secara efektif untuk masing-masing kondisi tersebut (Jones & George, 2020). Dengan ini, setiap departemen di Stoqo akan menjadi lebih siap akan perubahan-perubahan yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Stoqo akan mempunyai rangkaian rencana jika perubahan tersebut benar terjadi, tidak terkecuali perubahan kondisi dan situasi yang drastis dan signifikan akibat pandemi. Salah satu contohnya adalah dengan memberikan literasi terus menerus kepada pengusaha makanan yang kurang adaptif terhadap teknologi (sesuai dengan analisis threats sebelumnya), agar mereka dapat dengan cepat beralih ke pelayanan online saat keadaan seperti pandemi datang.

Sumber: Hasil Analisis Penulis

Organizational Control and Change (JG-11)

  • Perubahan Evolusioner atau Revolusioner?

Jones & George dalam bukunya Contemporary Management (11th ed.) (2020) menyatakan bahwa manajer terus menghadapi pilihan tentang cara terbaik untuk menanggapi dorongan akan perubahan. Ada beberapa jenis perubahan yang dapat diadopsi oleh manajer untuk membantu organisasi mereka mencapai keadaan masa depan yang diinginkan. Secara umum, jenis perubahan terbagi dalam dua kategori besar, yaitu perubahan evolusioner dan perubahan revolusioner. Perubahan evolusioner adalah perubahan yang bertahap dan terfokus secara sempit. Sedangkan perubahan revolusioner adalah perubahan yang cepat, dramatis, dan terfokus secara luas.

Di sini, penulis menggunakan Start-up luar negeri yang memiliki mampu bertahan saat pandemi sebagai perbandingan. Start-up tersebut adalah ArtNight.

Profil Singkat Perusahaan Start-up ArtNight

Gambar 5 Logo ArtNight
Sumber: www.eu-startups.com

ArtNight didirikan pada tahun 2016 oleh Aimie-Sarah Carstensen dan David Neisinger di Berlin. Perusahaan ini menjual tiket untuk pesta lukisan kreatif yang berlangsung di bar & restoran, serta acara pribadi (Beberapa di antaranya adalah acara tim, acara mal, dan pesta Natal). Mereka menjual tiket di Jerman, Austria, Swiss, Belanda, dan Inggris. ArtNight bekerja sama dengan bar dan restoran lokal sebagai tempat penyelenggaraan acara workshop. Lokasi workshop tersebut kemudian mendapat manfaat dari pelanggan baru dan omset tambahan (Fact Sheet - About ArtNight, n.d.).

Tabel 4 Perbandingan Perubahan dalam Start-Up Stoqo dan ArtNight

Start-Up

Perubahan

Stoqo

Stoqo dalam hal ini menerapkan perubahan evolusioner dalam bertahan di ujung kebangkrutan, dimana penulis menilai perubahan dilakukan bertahap karena tidak adanya perubahan bisnis yang signifikan.

ArtNight

Setelah adanya lockdown, ArtNight harus membatalkan ribuan acara offline. Tetapi, dalam beberapa minggu terakhir perusahaan telah menjadi semacam platform 'edtech', menawarkan tutorial video online dan mengirimkan kit lukisan ke depan pintu pelanggan terlebih dahulu.

Sumber: Hasil Analisis Penulis

Gambar 6 Langkah-Langkah dalam Proses Perubahan Organisasi (Four Steps in the Organizational Change Process)
Sumber: Contemporary Management (11th ed.) oleh Gareth R. Jones & Jennifer M. George (2020)

Tabel 5 Perbandingan Langkah-Langkah Proses Perubahan Organisasi Stoqo dan ArtNight


Assess the need for change

Decide on the change to make

Implement the change

Evaluate the change

Stoqo

Pandemi yang menyebabkan banyak usaha makanan (yang merupakan pelanggan dan potensial pelanggan Stoqo) tutup, sehingga pendapatan Stoqo menurun drastis.

Stoqo tidak cepat memutuskan perubahan apa yang akan diimplementasikan perusahaan dalam merespon semakin banyaknya restoran atau usaha tempat makan yang tutup akibat Pandemi COVID-19.

Karena tidak berhasil menentukan kondisi ideal perusahaan di masa depan dengan memutuskan perubahan signifikan yang akan diterapkan, maka Stoqo pun tidak menerapkan perubahan yang berarti baik dengan perubahan top down atau bottom up.

Akibat dari tidak diterapkannya perubahan yang berarti, maka perusahaan tidak bisa membandingkan performa organisasi sebelum dan sesudah diterapkannya perubahan.

ABC

Lockdown akibat COVID-19 yang menyebabkan dibatalkannya ribuan acara offline.

Melihat peluang layanan acara dan workshop dapat dilakukan secara online.

Mengubah model bisnis perusahaan menjadi ‘edtech’.

Perusahaan mampu bertahan saat pandemi, yang sebelumnya dilanda kerugian akibat batalnya ribuan acara.

Sumber: Hasil Analisis Penulis

Solusi yang Ditawarkan untuk Stoqo

Berdasarkan perbandingan di atas, dalam kondisi yang luar biasa seperti saat ini, yaitu Pandemi COVID-19 yang mengubah segala kondisi secara drastis, Stoqo memerlukan perubahan yang revolusioner. Perubahan yang dibutuhkan adalah perubahan yang cepat, dramatis, dan terfokus secara luas. Manajer harus bisa mengidentifikasi peluang apapun yang memungkinkan perusahaan untuk tetap terus hidup dalam keadaan sulit. Manajer dapat melihat kondisi perusahaan dalam helicopter view dan berdasarkan data, sehingga peluang-peluang baru dapat teridentifikasi. Selanjutnya, perusahaan dapat melakukan analisis terhadap data yang relevan dan terbaru, sehingga kemudian dapat membuat berbagai macam alternatif perubahan di tengah keadaan yang sangat mudah berubah seperti saat ini.

Decision Making, Learning, Creativity, and Entrepreneurship (JG-7)

Pengambilan keputusan adalah proses dimana manajer menanggapi peluang dan ancaman dengan menganalisis pilihan dan membuat penentuan tentang tujuan organisasi tertentu dan tindakan (Jones & George, 2020).

Figure 7 6 Tahap dalam Pembuatan Keputusan
Sumber: Contemporary Management (11th ed.) oleh Gareth R. Jones & Jennifer M. George (2020)

Seperti gambar di atas, dalam proses pembuatan keputusan, setidaknya ada 6 tahapan yang bisa ditempuh. Mulai dari mengenali kebutuhan akan keputusan hingga belajar dari umpan balik. Dalam hal ini, analisis dilakukan untuk membandingkan pengambilan keputusan Stoqo dan Deliveroo dalam situasi pandemi.

Profil Singkat Perusahaan Start-Up Deliveroo

Gambar 8 Deliveroo
Sumber: www.bbc.com

Deliveroo PLC adalah perusahaan makanan online. Ini memberikan makanan melalui pasar online tiga sisi hyperlocal. Perusahaan terutama menghasilkan pendapatan dari komisi, biaya konsumen, dan biaya pendaftaran restoran dan toko kelontong. Ini beroperasi dalam dua segmen: Segmen Inggris dan Irlandia dan Segmen Internasional (Deliveroo General Information, n.d.).

Karena lockdown coronavirus telah menutup restoran, bisnis pengiriman makanan online di Eropa seperti Deliveroo, Uber Eats, Just Eat Takeaway, dan Delivery Hero telah berkembang pesat. Deliveroo telah mendaftarkan beberapa supermarket, termasuk Waitrose, Sainsbury's, Aldi dan Carrefour, memperluas jangkauannya di luar restoran menjadi pengiriman bahan makanan. Itu telah membantu meningkatkan jumlah orang yang menggunakan Deliveroo dan juga pelanggan sering membuat pesanan, sementara 140.000 restoran sekarang terdaftar di aplikasinya di hampir 800 kota besar dan kecil. Perusahaan menambahkan 46.000 restoran baru pada tahun 2020, dibandingkan dengan 62.000 pada tahun 2019. Deliveroo mengatakan bahwa perusahaan mengalami keuntungan secara operasi di kuartal kedua dan ketiga tahun 2020 (Deliveroo’s Losses Soared before Recovery Due to Pandemic, 2020).

Tabel 6 Tahapan Pembuatan Keputusan pada Stoqo dan ABC


Recognize the Need for a Decision

Generate Alternatives

Assess Alternatives

Choose among Alternatives

Implement the Chosen Alternative

Learn from Feedback

Stoqo

Pendapatan yang menurun akibat banyaknya restoran yang tutup.

Pada tahap ini, seharusnya manajer menghasilkan tindakan alternatif yang layak untuk diambil dalam menanggapi opportunities atau threats.

Dalam tahap ini, seharusnya perusahaan menilai alternatif yang dihasilkan, dari aspek legality, ethicalness, economic feasibility, dan/atau practicality.

Dalam masa pemberhentian operasi sementara, kemungkinan Stoqo sudah memilih di antara alternatif-alternatif.

Alternatif yang dipilih Stoqo adalah melakukan likuidasi.

Karena perusahaan sudah menutup operasionalnya, maka umpan balik tidak lagi dibutuhkan untuk keberlangsungan perusahaan.

Deliveroo

Kerugian Deliveroo membengkak menjadi £317,7 juta (€348 juta) pada 2019, naik sepertiga dari tahun sebelumnya, karena perusahaan pengiriman makanan bergulat dengan persaingan dan pengawasan peraturan (Deliveroo’s Losses Soared before Recovery Due to Pandemic, 2020).

Menghasilkan tindakan alternatif atas respon terhadap kerugian yang dihadapi.

Menilai alternatif-alternatif.

Memilih untuk memperluas jangkauannya di luar restoran menjadi pengiriman bahan makanan (groceries).

Mengimplementasikan pengantaran bahan makanan.

  • Meningkatkan jumlah orang yang menggunakan Deliveroo
  • Pelanggan sering membuat pesanan
  • Perusahaan menambahkan 46.000 restoran baru pada tahun 2020, dibandingkan dengan 62.000 pada tahun 2019
  • Perusahaan mengalami keuntungan secara operasi di kuartal kedua dan ketiga tahun

Sumber: Hasil Analisis Penulis

Solusi yang Ditawarkan untuk Stoqo

Berdasarkan perbandingan di atas, Stoqo dinilai harus lebih cepat lagi dalam mengenali atau mengidentifikasi kebutuhan akan keputusan serta membuat alternatif solusi. Dengan begitu, perusahaan dapat dengan cepat memilih alternatif keputusan untuk kebutuhan tersebut. Dalam keadaan pandemi, tahapan pembuatan keputusan dapat lebih dipercepat sebagai respon terhadap cepatnya perubahan situasi yang terjadi. Saat tidak mendapatkan cukup data dalam mengevaluasi alternatif-alternatif, manajer dapat menggunakan intuisi dibandingkan dengan reasoned judgement (Jones & George, 2020).

Best Practice

Contoh best practice yang bisa dijadikan salah satu solusi adalah bekerja sama dengan perusahaan yang sudah memiliki lebih banyak pelanggan. Perusahaan dengan model bisnis mirip dengan Stoqo, yaitu Tanihub dan Sayurbox, bekerja sama dengan Grab Indonesia—aplikasi dengan 187 juta jumlah unduhan, untuk menyediakan pengiriman pasokan pada hari berikutnya ke 100.000 pedagang di tujuh kota (Rahman, 2020).

Kesimpulan dan Saran

Untuk dapat bertahan saat pandemi, perusahaan start-up sebaiknya dengan cepat mengidentifikasi kebutuhan perubahan, aktif mencari peluang, dan sebaiknya selalu menyiapkan scenario plans. Dari sana kemudian perusahaan dapat menentukan dengan cepat tentang keputusan apa yang akan diambil; apakah pemberlakuan omni-channel, diversifikasi bisnis, atau bahkan melakukan pivot. Dilansir dari Forbes.com, pivot terkait virus corona yang paling sukses memiliki beberapa ciri, yaitu: memanfaatkan sumber daya dan keterampilan yang sudah dimiliki perusahaan, menciptakan produk atau layanan yang diminati, dan menemukan cara untuk melayani populasi yang membutuhkan (Wingard, 2020).

Dalam kasus Stoqo, penulis menyarankan beberapa solusi agar perusahaan sejenis dapat bertahan saat pandemi:

  1. Mempersiapkan scenario plan yang detail untuk mengantisipasi perubahan, seperti pemberian literasi teknologi kepada pengusaha tempat makan yang kurang adaptif terhadap kemajuan teknologi.
  2. Mengidentifikasi peluang bisnis dengan meliat perusahaan dengan sudut pandang helicopter view.
  3. Memperluas segmen pasar. Dalam hal ini, Stoqo dapat mempertimbangkan dan merencanakan kemungkinan perluasan bisnis ke segmen B2C, dengan dasar tren di saat pandemi dimana terjadi peningkatan jumlah masyarakat yang memasak di rumah dibandingkan dengan datang ke restoran. Dengan begini, Stoqo dapat gencar menjual bahan-bahan pokok makanan lebih menyasar ke pelanggan perorangan, seperti menjual frozen food, menjual bahan pokok segar untuk dimasak di rumah, atau menjualnya dalam kemasan kalengan.
  4. Terus menerus mengumpulkan dan menganalisis data dan tren terkini (contoh: dengan memanfaatkan big data) untuk keberlanjutan bisnis perusahaan.
  5. Bekerja sama dengan perusahaan yang lebih besar dan stabil.
  6. Mempertimbangkan pivot bisnis.

Referensi:

“Bakar Uang", Startup Pun Tumbang. (2020). https://www.youtube.com/watch?v=_7eCes015JE

Agung, B. (2020). Tutupnya Stoqo dan Siasat Bertahan Pelaku B2B Commerce. Dailysocial.Id. https://dailysocial.id/post/stoqo-tutup-siasat-b2b-commerce-bertahan

Apa itu STOQO? (What is STOQO)? (2018). https://www.youtube.com/watch?v=S-eLT07Tgzk

ArtNight. (n.d.). https://www.eu-startups.com/directory/artnight/

Deliveroo’s losses soared before recovery due to pandemic. (2020). The Irish Times. https://www.irishtimes.com/business/retail-and-services/deliveroo-s-losses-soared-before-recovery-due-to-pandemic-1.4443299

Deliveroo General Information. (n.d.). https://pitchbook.com/profiles/company/64334-26#overview

Deliveroo unveils plans for “$7bn” London listing. (n.d.). https://www.bbc.com/news/business-56279094

Deretan Startup Ecommerce yang Tumbang karena Bakar Uang. (2020). https://aqi.co.id/blog/deretan-startup-ecommerce-yang-tumbang-karena-bakar-uang

DP, Y. A. (2020). Startup Lokal Ini Tumbang Gara-Gara Corona. Bisnis.Com. https://teknologi.bisnis.com/read/20200429/266/1234696/startup-lokal-ini-tumbang-gara-gara-corona

Eka, R. (2019). Layanan Stoqo Mudahkan Pebisnis Kuliner Belanja Bahan Baku. https://dailysocial.id/post/e-commerce-stoqo

Fact Sheet - About ArtNight. (n.d.). https://www.artnight.co.uk/wp-content/uploads/2019/12/Presspack-Dec-2019.pdf

Jones, G. R., & George, J. M. (2020). Contemporary Management (Eleventh E). McGraw-Hill Education.

Kharisma, G. (2020). Startup Kuliner Stoqo Tutup, Pendapatannya Turun Drastis karena Pandemi. Tech in Asia. https://id.techinasia.com/stoqo-tutup-karena-pandemi

Lidwina, A., & Ridhoi, M. A. (2020). Masyarakat Lebih Sering Memasak di Rumah sejak Pandemi Covid-19. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/10/07/masyarakat-lebih-sering-memasak-di-rumah-sejak-pandemi-covid-19

Rahman, D. F. (2020). Start-ups help SMEs digitalize during pandemic. The Jakarta Post. https://www.thejakartapost.com/news/2020/06/12/start-ups-help-smes-digitalize-during-pandemic.html

Stoqo. (n.d.). https://www.linkedin.com/company/stoqo-technologies/. https://www.linkedin.com/company/stoqo-technologies/

STOQO berhenti beroperasi. (n.d.). https://www.stoqo.com/

Syarat & Ketentuan. (n.d.). https://www.stoqo.com/terms

Taufik Fajar. (2020). Stoqo Tutup, Startup Sembako Jadi Korban Baru Virus Corona. Okefinance. https://economy.okezone.com/read/2020/05/08/320/2210863/stoqo-tutup-startup-sembako-jadi-korban-baru-virus-corona?page=2

Teknologi yang membantu bisnis kuliner untuk melangkah maju. (n.d.). https://www.stoqo.com/about

Wingard, J. (2020). Pandemic Pivots: These 3 Companies Are Making It Work. https://www.forbes.com/sites/jasonwingard/2020/04/17/pandemic-pivots-these-3-companies-are-making-it-work/?sh=35702fa6f448

Oleh:
Nadya Shafirah (NIU: 472082)
JOG-MBA-78C


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format