MENAKLUKAN SATU TWISTER DIIRINGI PERPECAHAN DUA PEMBURU

Karena Jo Bill versus Jonas tidak ada yang mau mengalah, maka tim laboratorium mereka pecah. Kedua tim padahal punya keahlian yang bisa dikolaborasikan.


0

SINOPSIS

Film tentang bencana angin kencang di Oklahoma, AS, yang dapat menelan obyek terdekat. Kisah ilmuwan, Jo terobsesi menyelamatkan penduduk dari gulungan twister dengan menciptakan alat peringatan dini.

Motivasi berawal dari pengalaman Jo kehilangan Ayahnya akibat twister level tertinggi F5 di tahun 1969.

Sedari kecil Jo memiliki sifat menolong tinggi, bahkan sering tidak memedulikan twister mendekat. Contohnya saat menyelamatkan anjingnya, kemudian saat dewasa membantu tantenya dan penduduk Oklahoma. 

Metode yang ia gunakan adalah menangkap sensor dari angin dan embun twister melalui bola metal.  Alat deteksi dimasukkan ke dalam twister untuk mencatat gerak angin, yang otomatis terekam radio, kemudian disiarkan.

Bertahun tahun Jo membuat mesin deteksi twister bersama suaminya Bill, kemudian ditinggalkan ke kota hingga bertemu wanita lain, Melissa.

Jo dan Bill berhubungan baik meski akan bercerai.  Saat Bill datang ke Oklahoma bersama Melissa untuk mengambil surat cerai, Jo memperlama waktu dengan menceritakan keberhasilan alat deteksi twister yang mereka dulu kerjakan bersama, dan diberi nama Dorothy.

Tiba tiba angin twister terpantau masuk Oklahoma, Jo, Bill dan tim bersemangat mengejar untuk menempatkan 4 set Dorothy ke dalam twister. Berbagai rintangan dihadapi.

Saat perburuan, Bill sempat terganggu dengan keberadaan teman satu laboratorium saat riset dan pengembangan, Jonas Miller.  Jonas membuat mesin deteksi tandingan yang sama persis metodenya namun lebih canggih karena disponsori oleh perusahaan teknologi. Bill menganggap Jonas tidak punya keahlian ilmu pengetahuan, motivasinya bisnis. 

Bill pintar membaca situasi alam hingga mampu memprediksi. Jo memahami permesinan dan berpengalaman. Jonas piawai promosi namun minim naluri gerak alam.

Dorothy pada akhirnya berhasil dimasukkan ke dalam twister, semua anggota Bill dan Jo selamat hingga mereka akhirnya rukun kembali.  Jonas tidak mau mengikuti masukkan Bill saat bergerak menuju twister, kemudian tewas terhisap twister

STRATEGI PENANGANAN KONFLIK, NEGOSIASI, POLITIK UNTUK KEKUATAN

Konflik

Tipe Konflik

Jo dan Bill

Jonas

Interorganizational Conflict

Kecewa inovasi tidak disponsori perusahaan  

Intragroup Conflict

Jonas beda pendapat dengan anak buah karena tidak bisa mengarahkan.

Jo Bill dan Jonas adalah 3 personil yang mementingkan keselamatan manusia dan pemberani.  Mereka mengalami intergroup Conflict, akhirnya Jonas terpisah karena memiliki ego untuk sukses dengan namanya sendiri.

Jo dan Bill adalah ilmuwan berpengalaman dan memahami teknis mesin maupun alam, namun tidak piawai dalam bisnis sehingga tidak membina hubungan dengan pihak luar, Interorganizational Conflict.

Jonas justru memiliki masalah di internal karena pendapatnya sering tidak dipercaya oleh anak buah, Intragroup Conflict.

             

Sumber Konflik

Jo dan Bill

Jonas

Overlapping Authority

Keduanya ingin mengkomando

Kelangkaan Sumber Daya

Termasuk Jonas, tidak ada yang bisa membaca alam dan berpengalaman

 

Jo dan Bill merasa bertanggung jawab untuk memimpin, sehingga masuk kategori Overlapping Theory.  Keduanya ingin mengarahkan anak buah dengan mengambil alat komunikasi dalam mobil bersamaan.  Bill mengalah karena paham ia baru bergabung lagi dengan tim.  Konflik masuk posisi moderat.

Sering terjadi perdebatan soal pengambilan keputusan dalam mobil Jonas karena langka sumber daya manusia yang paham situasi alam.  Semua bergantung kepada Jonas namun, ia tidak mengerti alam dan tidak didukung informasi ilmiah.

Manajemen Konflik

Jo dan Bill

Jonas

Competition

Berhasil dalam inovasi namun gagal sponsor dan publikasi 

Kalah dalam naluri dan ilmu pengetahuan. Namun unggul dapat sponsor inovasi

Avoidance

Jo tidak peduli konsep inovasi dicuri Jonas

Mencuri ide teman, tidak peduli hubungan rusak

Karena Jo Bill versus Jonas tidak ada yang mau mengalah, tim laboratorium pecah.Keduanya padahal punya keahlian untuk berkolaborasi tetapi akibat ego dan Jonas plagiat, hubungan pertemanan rusak dan menerapkan avoidance.

Strategi Fokus Pada Individu

Jo dan Bill

Jonas

Increasing Awarenss of the Sources of Conflict

Semua proaktif menjadi pemimpin

Ingin diakui sebagai penemu 

Permanent Transfers or Dismissal

Konflik dengan Jonas semakin sengit

Jonas tidak cocok, pisah

Strategi Fokus Pada Organisasi

Jo dan Bill

Jonas

Organization’s Structure and Culture

Tidak ada cross functional team

Kompetisi individu

Altering Source of Conflict

Jabatan tumpang tindih 

Ingin diakui sebagai pemimpin penemuan 

Ketiga nya merasa memimpin inovasi sampai tidak membentuk organisasi yang memiliki cross functional team yang bisa membuat kinerja efektif dan efisien.  Jo dan Bill bersatu dan berkompetisi dengan Jonas, padahal mereka kaya sumber daya keahlian yang berbeda.  Karakter pengambil resiko yang dimiliki ketiganya juga membuat mereka sering adu emosi sehingga memilih dismissal.

NEGOSIASI

Distributive Negotiation : Tidak peduli hubungan rusak karena kompetisi personal soal mencari pamor dari penemuan.

POLITIK

Strategi Politik untuk Mempertahankan Kekuatan

Jo dan Bill

Jonas

Making oneself irreplaceable

Bill ahli membaca alam, Jo paham mesin deteksi.

Mengikuti jejak Jo dan Bill dalam mencari twister. Berhasil menggerakkan media dan dapat sponsor

Being in central position

Andalan dan mampu menginstruksikan tim dengan jelas.

Dibutuhkan anak buah namun tidak ada intuisi dan dibanjiri pertanyaan anak buah.

  

  

Bill disebut si ekstrem dan barometer alam, karena mampu memahami karakter alam dan bisa membaca situasi jika bahaya datang.  Jo tidak pernah patah semangat dan paling paham mesin.  Kolaborasi mereka efektif saling mengingatkan kapan harus mundur dari bahaya dan harus memasukkan alat ke corong twister.  Sebelum bekerja, Jo dan Bill selalu memberikan instruksi jelas ke setiap anak buah.

Jonas seharusnya menjadi andalan tim, namun bingung menentukan arah maka pengambilan keputusan untuk anak buahnya mengikuti Bill dan Jo.

Strategi Politik untuk Memperoleh Kekuatan

Jo dan Bill

Jonas

Relying on Objective Information

Informasi tambahan dari analisa komputer, berita dan situasi alam.

Didukung berbagai informasi kecuali intuisi situasi alam.

Controlling the Agenda

Tidak mau percaya kecohan Jonas

Di titik genting, balas dendam tidak percaya arahan Jo dan Bill.

Jo dan Bill didukung informasi dari setiap anak buah yang berkonvoi di belakang mobil mereka, namun ditambah naluri kuat dari karakter alam. Jonas mengambil keputusan dari analisa komputer saja, akhirnya salah dan tewas.  Akibat kompetisi mereka sering tidak mau saling percaya dengan masukkan lawan yang sebetulnya untuk membantu karena asumsi Controlling the Agenda.

MOTIVATION AND PERFORMANCE

Nature of Motivation

Jo dan Bill

Jonas

Intrinsically Behaviour

Kepuasan menolong penduduk 

Extrinsically Behaviour

Bisnis dan pendanaan

Prosocially Behaviour

Menolong sesama

Didorong motivasi untuk membantu masyarakat agar cepat menyelamatkan diri dari twister, ketiganya menjalankan Intrinsically Behaviour dan Pro socially Motivation.  Jo akan melakukan apapun untuk menolong orang terdekatnya, karena pernah menyaksikan ayahnya terbawa badai. Jonas piawai pemasaran dan bisnis, sehingga ada motivasi, Extrinsically Behaviour untuk uang dan ketenaran karena inovasi ini bersejarah.

Expectancy Theory

Jo dan Bill

Jonas

Expectancy

Usaha dan keyakinan berhasil yang tinggi

Instrumentality

Ingin dibayar oleh perusahaan teknologi.

Valence

Promosi, nomor dua 

Motivasi Jo dan Bill dari Expectancy maupun Instrumentality tinggi, maka anak buah semangat dan yakin mesin Dorothy bisa terbang. Jonas dikuasai harapan atau valence terkenal sebagai penemu, ketidak tulusannya menyebabkan dirinya egosentris dan tidak memotivasi tim. 

Need Theory

Jo dan Bill

Jonas

Maslow

Tahap ingin membantu banyak orang. Setelah memperoleh kebutuhan dasar hidup lainnya bahkan kekompakan pertemanan.

Affiliation  Power

Pengakuan sebagai ilmuwan.

Jo dan Bill memenuhi kebutuhan tim dari makan, pertemanan hingga misi membantu orang banyak.  Terakhir mereka mendambakan aktualisasi untuk publikasi. Alur Need Theory tim Jo dan Bill cocok dengan konsep Maslow.  Sementara Jonas hanya memperlihatkan kebutuhan The Need for Power, Affiliation and Achievement, terlihat dari upayanya untuk dikenal sebagai penemu, dengan membawa media saat bekerja.

Goal Setting Theory

Jo dan Bill

Jonas

Operant Conditioning Theory

Tim saling mengingatkan kerja cepat.

Mencuri ide dimusuhi sosial.

Social Learning Theory

Bill sebagai role model

Ingin dikenal berhasil inovasi 

Dalam Operant Conditioning Theory, anggota Jo dan Bill menggunakan Identifying Behaviours for Reinforcement. Semua berjalan baik, hanya diingatkan untuk bekerja lebih cepat karena waktu penting dalam perburuan rumit dan menantang.  Jonas menghadapi Punishment dari mantan rekan karena mencontek ide rekan.

Terkait Social learning Theory, Bill adalah panutan karena pemberani dan punya intuisi tepat. Begitu juga Jo pantang menyerah dan pengalaman. Anggotanya selalu berani menghadapi twister karena Vicarious Learning.  Jonas mementingkan diri dengan self reinforcement untuk meraih prestasi, pujian dan sponsor.

                        EFFECTIVE GROUP AND TEAMS PROMOTING

Jenis kelompok

Jo dan Bill 

Jonas

Tim 

Intensif mulai riset, pengembangan hingga perburuan

Intensif mengejar twister 

Program lama penuh trial dan error yang dilakukan oleh tim laboratorium yang kemudian pecah, sehingga saat mengejar twister terbagi dua kelompok.  

GROUP, TEAMS and ORGANIZATIONAL EFFECTIVENESS

Kedua tim dibentuk untuk melakukan aktifitas menantang yang memerlukan fase riset dan pengembangan produk, pengolahan software hingga aktifitas marketing, namun soft skill pengorganisasian tidak terlaksana karena tim pecah, Jonas memiliki tim sendiri. 

Team Effectiveness

Jo dan Bill

Jonas

Responsiveness to Customer

Keahlian permesinan dan responsif

Tersedia biaya produksi dan berhasil di pemasaran

Team and Innovation

Pemimpin memberikan asistensi 

Pemimpin dikritik

Group and Teams as Motivator 

Kompak

Semua tim responsif cepat untuk penyelamatan penduduk. Jo dan Bill inovatif serta paham mengoperasikan alat apalagi saat tahu bahwa mesinnya sangat ringan dan harus dilepas ikatannya agar butiran bisa terangkut oleh twister.Tim Jo dan Bill juga kompak dan selalu dibekali instruksi jelas sebelum bekerja.  Keahlian utama Jonas adalah bisnis untuk mencari dana dan pemasaran, sehingga kurang cekatan dalam perburuan twister. Jonas sering dikritik oleh timnya.

TYPES OF TEAMS

Formal  Team

Jo dan Bill 

Jonas

Research and Development 

Dipimpin oleh Bill, dilanjutkan oleh Jo

Command group

Bawahan melapor kepada Jo dan Bill

Butuh komando Jonas

Bill adalah konseptor mesin Dorothy, namun karena sempat pergi, maka dilanjutkan oleh Jo.  Tiga tokoh dibutuhkan tim untuk memberikan asistensi pelaksanaan tugas. Bawahan melapor keadaan kepada pimpinan, sehingga keduanya masuk dalam Command Group.

Informal Team

Jo dan Bill 

Jonas

Friendship

Riang diluar pekerjaan.

Interest Groups

Butuh rubah haluan.

Saat tidak bekerja, tim Jo dan Bill santai bersama, pertemanan mereka erat, namun profesional saat bertugas.  Jonas dihadapkan dengan Interest Grups untuk mendengarkan arahan Bill agar tidak mendekat twister ke arah timur sesaat sebelum celaka. Namun disaat ini Jonas justru tidak percaya karena mengira dirinya dibohongi agar tidak berprestasi.

Group Dynamics

Jo dan Bill

Jonas

Group Size

Padat karya

Jumlah cukup

Group Task

Reciprocal Task Interdependance

Reciprocal Task Interdependance

Group Leadership

Sangat dihargai

Tidak dihargai

Group Development Over Time

Norming and Performing

Storming

Group Norm

Conformity 

Deviance

Group Cohesiveness

Partisipatif dan loyal

Patuh pada Jonas

Managing Teams for High Performance

Jo dan Bill

Jonas

Achieve Organizational Goal

Menuntaskan rintangan

Perangkat mewah

Jumlah tim tidak besar, cukup untuk kebutuhan, sehingga tidak ada yang bisa bermalasan atau menjadi Social Loafing.  Kedua tim yang bersaing menerapkan Reciprocal Task Interdependance, setiap anggota mengumpulkan data, intensif berinteraksi dan berkoordinasi soal titik koordinat, kondisi badai melalui radio penyambung untuk berhasil memasukkan mesin deteksi dini ke dalam corong badai.

Dalam kepemimpinan, Bill dihargai karena kemampuan menyelesaikan rintangan sehingga tampak sebagai role model, sementara Jonas sering dikritisi karena kerap bingung mengambil keputusan.  

Perilaku baik dari pimpinan membuat anak buah tim Jo dan Bill juga patuh terhadap semua komando, sementara Jonas timnya patuh karena terpaksa akibat pimpinan sering gamang dan emosi.  Latar belakang Jonas sendiri deviance atau menyimpang terhadap rekan lab, karena mengambil karya dan mengklaim sebagai miliknya.

Jonas sering dihadapkan dengan konflik karena ketidak yakinan anak buah terhadap masukkannya.  Dalam tim Jo dan Bill tumbuh pertemanan dan kepercayaan yang erat, ditambah mereka perform dalam tugas karena paham dan berpengalaman di bidang masing masing.Dalam hal Group Cohesiveness, anak buah kedua tim sebetulnya bersatu partisipatif, loyal dan sudah tepat menggunakan cara kerja Group Reciprocal Interdependence.  Keduanya ingin mencapai kesuksesan untuk memasukkan alat peringatan dini ke dalam badai dengan cara berbeda; Jo Bill melalui semangat, kekompakan, keyakinan sementara Jonas dengan perlengkapan mewah serta lengkap.

SOLUSI

Kedua tim yang berkompetisi memiliki tujuan sama dan keahlian bervariasi.  Seharusnya mereka berkompromi dan berkolaborasi dengan sistem cross functional kemudian menyelaraskan tujuan bersama menggunakan soft skill.

Hasrat memimpin ketiga tokoh dapat dipertahankan sesuai keahlian.  Masing masing akan semakin dihargai dan menjadi leader andalan setiap anak buah. Jo dapat mengembangkan produk, pengolahan software, Jonas menyusun strategi promosi dan marketing hingga pendanaan, Bill memimpin operasional lapangan karena cakap dalam menuntaskan masalah yang datang tiba tiba dan mampu membaca situasi alam.  Dengan demikian generating resources akan lengkap.

Apapun motivasi penggunaan mesin pendeteksi dini ini, kinerja akan unggul kompetitif karena disertai peralatan lengkap, nyaman, sehingga outputnya akan maksimal karena daya tanggap cepat.

                

Diperlukan ikatan aliansi antar ilmuwan, perusahaan swasta serta pemerintah untuk mempermudah pekerjaan, karena sinergitas akan membuat perusahaan semakin unggul dengan mendapatkan berbagai dukungan.  Terpenting, menerapkan Integrative Bargaining, diantaranya fokus pada interest bukan demand yang disertai ego.  Memahami penekanan pada superordinate, bahwa kepentingan lebih besar adalah penyelamatan penduduk bukan mencari prestasi.  Tidak habis energi memusuhi orangnya tetapi fokus pada problem sehingga meraih kesepakatan yang adil dan tetap bersama.

Seiring dengan posisi pioneer; pertama dalam sejarah bisa mendeteksi badai dengan cepat, maka seharusnya kekuatan finansial akan semakin baik karena tidak memiliki saingan.  Perusahaan akan bisa menggaji karyawan menggunakan expectancy dan goal setting theory untuk menaikkan motivasi.  Bahkan para pekerja yang ikut merintis dapat diberikan employee stock options agar semakin loyal dan merasa memiliki yang tinggi.  Keseluruhan Maslow Theory terpenuhi dengan baik.

Referensi:

Contemporary Management – Gareth R. Jones, Jennifer M. George

Chapter 13 Motivation and Perfomance.

Chapter 15 Effective Groups and Teams.

Chapter 17 Managing Conflict and Negotiation.

Penulis 

Femi Famela Fauzi 42P20063


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format