Peninsula: Upaya Penyelamatan Diri di Semenanjung Harapan yang Penuh dengan Manusia Zombi


1
1 point

Sinopsis

Peninsula merupakan sebuah film sekuel (lanjutan) dari film sebelumnya, yaitu Train to Busan. Sama seperti sekuel pertama, Peninsula masih menceritakan tentang serangan mayat hidup (zombie) namun dengan cakupan yang lebih luas. Diceritakan bahwa zombie telah menyebar di seluruh penjuru negara Korea Selatan dan tidak ada wilayah yang tersisa untuk tempat hidup manusia biasa. Dan zombie ini menyerang lebih ganas serta berlari membentuk gerombolan zombie yang haus darah saat kehidupan mereka terganggu atau melihat cahaya dan suara.

Diawal cerita, menceritakan kondisi awal zombie yang telah menyebar di Korea Selatan dan para tentara masih berupaya melakukan penyelamatan dengan mengangkut manusia yang masih hidup untuk di bawa ke negara lain, yaitu Hongkong. Tokoh utama Jung-Seok, merupakan kapten tentara yang hendak mengantar kakak perempuannya, saudara iparnya (Chul-Min), dan keponakannya (Dong-Hwan) ke sebuah kapal yang meninggalkan Korea Selatan. Namun ternyata di kabin kapal, seorang pria yang terinfeksi berubah menjadi zombie dan menginfeksi banyak orang. Sayangnya, kakak perempuan beserta keponakannya tidak dapat selamat. Hanya ia dan Chul-Min yang masih bisa bertahan hidup di negara pengungsian, yaitu Hongkong.

Empat tahun kemudian, Jung-Seok bersama Chul-min dan dua orang Korea lainnya, diberi misi oleh seorang gangster Hongkong tentang operasi yang mengharuskan keempatnya kembali ke Korea Selatan, tepatnya di semenanjung Incheon, dan kemudian mengambil truk yang berisi uang dolar senilai 5juta dollar untuk dibawa ke Hongkong. Mulai dari sini ketegangan dimulai. Klakson mobil yang tidak sengaja dibunyikan Jung-Seok dan timnya membangunkan gerombolan zombie yang kelaparan. Pertarungan antara Jung-Seok beserta tim melawan gerombolan zombie pun terjadi. Serta dari sini pula mereka bertemu dengan sekelompok manusia yang bertahan hidup di Incheon, lingkungan yang dipenuhi zombie.

Para angkatan militer (unit 361) yang dulunya mempunyai misi untuk menyelamatkan masyarakat yang masih hidup ternyata menyerah dan membentuk suatu komunitas dan bertahan hidup menggunakan sisa-sisa makanan yang ada di Incheon. Keadaan ini membuat mereka menjadi manusia yang brutal dan sadis. Di sisi lain, ada 4 orang yang memisahkan diri dari unit 361 karena ketidakcocokan misi yang dijalankan unit 361, yaitu Min-Jeong beserta dua anaknya (Joon-I dan Yu Jin), serta seorang kakek-kakek bernama Kim. Singkat cerita, Jung-Seok berhasil diselamatkan oleh Joon-I dan Yu-Jin dari segerombolan zombie dan mereka berlima berafiliasi untuk menyelamatkan diri dari Incheon dengan membawa 50jt dollar. Namun, ternyata truk berisi 50juta dollar telah dibawa unit 361 ke markas mereka dan kapten Seo (pimpinan unit 361) juga ingin menyelamatkan diri dengan membawa uang tersebut. Disinilah terjadi persaingan antara dua kelompok dengan tujuan yang sama.

Pada dasarnya, Peninsula menyoroti permasalahan di antara manusia-manusia yang bertahan hidup dan terkungkung di satu negara atau kawasan penuh dengan mayat hidup. Film ini menampilkan permasalahan antar-manusia yang berupaya mendapat kehidupan lebih baik meski harus mengambil risiko. Peninsula membagi karakter protagonis dan antagonisnya dengan tujuan yang sama, yaitu menyelamatkan diri dari Incheon. Dan film ini juga menceritakan bagaimana berkumpulnya sekelompok orang yang kemudian perlahan menjadi keluarga karena situasi yang dihadapi. Film ini ingin menyajikan pesan bahwa untuk bertahan hidup bukan soal dimana kita berada, tetapi dengan siapa kita berada dan seberapa baik tim yang kita bentuk.

Dari sinopsis yang telah disebutkan di atas, dapat diperoleh permasalahan inti yang dihadapi oleh karakter utama di film tersebut. Dua tim yang berbeda berusaha menyelamatkan hidup dari kawasan penuh zombie dengan membawa uang senilai 50jt dollar untuk diserahkan ke gangster yang sekaligus akan mengantarkan mereka ke Hongkong. Tim pertama (karakter protagonis di Film) terdiri dari mantan tentara (Jung-Seok), seorang Ibu tangguh (Min-Jeong) beserta dua anaknya, dan seorang kakek. Tim kedua, dipimpin oleh Kapten Seo dan seorang asistennya di unit 361. Namun, karena karakternya yang egois, Kapten Seo tidak berusaha menyelamatkan seluruh tim nya, ia hanya akan kabur bersama asistennya.

trailer peninsula

Dari sinopsis yang telah disebutkan di atas, dapat diperoleh permasalahan inti yang dihadapi oleh karakter utama di film tersebut. Dua tim yang berbeda berusaha menyelamatkan hidup dari kawasan penuh zombie dengan membawa uang senilai 50jt dollar untuk diserahkan ke gangster yang sekaligus akan mengantarkan mereka ke Hongkong. Tim pertama (karakter protagonis di Film) terdiri dari mantan tentara (Jung-Seok), seorang Ibu tangguh (Min-Jeong) beserta dua anaknya, dan seorang kakek. Tim kedua, dipimpin oleh Kapten Seo dan seorang asistennya di unit 361. Namun, karena karakternya yang egois, Kapten Seo tidak berusaha menyelamatkan seluruh tim nya, ia hanya akan kabur bersama asistennya.

Pemimpin dari kedua tim tersebut, masing-masing yaitu Min-Jeong dan Kapten Seo, mempunyai karakter yang berbeda. Yang jelas terlihat adalah Min-Jeong berkarakter protagonis dan Kapten Seo berkarakter antagonis. Dari hasil penelitian yang dilakukan di Fakultas Psikologi, Universitas Paramadina Jakarta, menghasilkan suatu survei dengan gambaran seperti grafik di bawah ini:

Dari 443 koresponden menghasilkan beberapa karakter pemimpin yang baik. Deretan teratas diantaranya adalah karakter tegas, peduli, amanah, dan jujur. Apakah hasil survei ini dapat kita lihat dari karakter kedua pemimpin di film ini?



MANAGERS AND MANAGING (JG CHAPTER 1)

Dari penelitian di atas, pemimpin yang baik adalah yang memiliki sikap tegas, peduli, amanah, dan jujur. Untuk melihat apakah hal-hal tersebut dimiliki oleh kedua karakter pemimpin, maka dalam buku Contemporary Management (Jones dan George, 2020), dapat dilihat kemampuan keduanya dalam mengelola timnya.

Min-Jeong            dan          Kapten Seo


Selain itu, menurut Jones dan George, seorang pemimpin harus mempunyai 3 skill utama, yaitu conceptual skill, human skill, dan technical skill. Bagaimana hal ini tercermin di Min-jeong dan kapten Seo?

SARAN

Untuk Min-Jeong, ia perlu meningkatkan managerial roles yang ia miliki, yaitu dari sisi decisional  "resource allocator" karena ia tidak dapat mengoptimalkan kemampuan anggota tim nya dengan baik. walaupun itu adalah anaknya sendiri, namun jika mempunyai kemampuan yang baik dalam menghadapi zombie, sebaiknya ia percaya dan mendelegasikan tugas yang lebih menantang untuk anaknya.

Ketiga anggota tim Min-jeong, yaitu kedua anaknya dan seorang kakek

Sumber: The Jakarta Post

Untuk Kapten Seo, ia perlu meningkatkan managerial roles yang ia miliki, yaitu dari sisi interpersonal "leadership" karena sebagai pemimpin ia terlalu otoriter dan tidak memberikan arahan yang baik kepada anggota timnya, tidak mengayomi, dan memberikan contoh kepada anggota timnya.

Competitive advantage

Selain itu, Jones dan George (2020), juga menyampaikan 4 cara untuk mencapai keunggulan kompetitif pada sebuah tim. Yang dapat diambil untuk kedua tim ini adalah efficiency. kedua tim harusnya mengetahui situasi genting yang sedang tejadi sehingga perlu diambil keputusan agar lebih efisien, yaitu dengan bersatu untuk misi penyelamatan. Artinya, kedua tim dapat bersatu untuk menghemat waktu dan mempercepat misi penyelamatan masing-masing.


EFFECTIVE GROUPS AND TEAMS (JG CHAPTER 15)

Setelah membedah karakter para tokoh pemimpin dari kedua tim, selanjutnya mari kita bahas dari sisi kekuatan kedua tim. Kedua tim ini merupakan bentuk group yang informal karena bertujuan untuk kepentingan anggota grup itu sendiri, tidak pada suatu tujuan tertentu yang dimiliki oleh suatu organisasi. Sedangkan menurut Jones dan George, 2020, suatu group yang formal mempunyai tujuan tertentu yang ditentukan untuk kepentingan organisasi. Kemudian, kedua tim mempunyai tipe grup yang berbeda, yaitu:

Sedangkan berdasarkan ukuran grup dari kedua tim, dapat diulas sebagai berikut:

Dalam proses bekerja sama, kedua tim juga mempunyai cara yang berbeda. Tim Min-Jeong dengan Pooled task interdependence dan Tim Kapten Seo dengan Sequential task interdependence.

SARAN

Walaupun kedua tim mempunyai ukuran yang berbeda, namun di masing-masing group mempunyai kekurangan yang sama, yaitu alokasi sumber daya manusia yang mereka miliki. Berdasarkan teori dari Jones dan George, 2020, untuk mengurangi terjadinya social loafing, dua cara yang dapat dilakukan adalah dengan "making individual contributions to group identifiable and emphasizing the valuable contributions of individual members" maka kedua tim harus dapat meningkatkan kontribusi yang lebih dari anggota timnya dan membuat kontribusi dari anggotanya tersebut lebih bernilai. 

Tim Kapten Seok yang berjumlah banyak

Sumber: Polygon.com

Selaras dengan saran pada ulasan sebelumnya (JG Chapter 1), kedua tim harus melakukan inovasi dan meningkatkan performance untuk mendapatkan keunggulan kompetitif. Performance yang dapat dilakukan salah satunya adalah dengan meningkatkan performance, yaitu dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki keduanya seperti paragraf sebelumnya. Sedangkan untuk inovasi yang dapat dilakukan oleh kedua tim adalah dengan berkolaborasi menjadi satu tim untuk dapat bersama-sama menyelamatkan diri dari Incheon.

MANAGING CONFLICT, POLITICS, AND NEGOTIATION (JG CHAPTER 17)

Menurut Jones dan George, tipe konflik dapat dibagi menjadi 4 yaitu, Interpersonal conflict, Intragroup conflict, Intergroup conflict, dan Interorganizational
conflict. Diceritakan di dalam film, kedua tim mempunyai konflik yang berbeda yang dapat dijabarkan dengan kategori dari Jones dan George sebagai berikut:

konflik yang terjadi di dalam kedua tim hanya interpersonal conflict, yaitu konflik antar perseorangan. Sedangkan intragroup conflict, terjadi saat Min-Jeong masing ada di dalam unit 361. Ia beserta kakek dan kedua anaknya memisahkan diri karena terdapat perbedaan misi. Konflik tersebut terjadi karena sumber-sumber permasalahan. Masing-masing tim mempunyai sumber konflik yang berbeda, dan jika dijabarkan melalui teori dari Jones dan Geroge (2020) adalah sebagai berikut:

SARAN

Menurut Jones dan George, terdapat 5 strategi untuk bernegosiasi dan mendapatkan keuntungan yang lebih, dua diantaranya dapat digunakan oleh Min-jeong dan Kapten Seo, yaitu:



Solusi untuk kedua tim: "belajar dari Nemo"

Cuplikan film di atas, merupakan salah satu adegan di film "Finding Nemo". Diceritakan dalam adegan tersebut, teman dari Nemo (ikan kecil) yaitu Dori tertangkap oleh jaring bersama ikan-ikan lainnya. Dan Nemo berusaha menyelamatkan Dori dengan cara ikut masuk ke dalam jaring tersebut. Awalnya, ayah Nemo melarang karena ia takut anaknya akan ikut tertangkap oleh jaring. Namun, Nemo berhasil meyakinkan ayahnya dan ayahnya percaya terhadap Nemo dan memberikan dukungan dari luar jaring. Setelah Nemo masuk, ayah Nemo juga memberikan arahan kepada ikan-ikan lain untuk dapat mendorong ke bawah bersama-sama agar jaring tersebut jebol. Pada akhirnya, mereka berhasil menjebol jaring dan Nemo berhasil menyelamatkan Dori.

Dari kisah tersebut, tim Min-Jeong dapat belajar bahwa kepercayaan terhadap anggota tim (sekalipun itu anak ia sendiri) perlu dilakukan terutama apabila anaknya tersebut mempunyai kemampuan yang baik untuk menjalankan misinya. Yang kedua, yang perlu dipelajari dari kisah tersebut adalah bersatunya Nemo dan Dori beserta ikan-ikan yang lain untuk menjebol jaring dan bersama-sama selamat dari tangkapan nelayan. Tim Min-Jeong dan Kapten Seo dapat bersatu untuk bersama-sama menyelamatkan diri dari Incheon dan merebut kapal gangster. Sehingga upaya penyelamatan diri kedua tim dapat lebih efisien.


Referensi:

Gareth R. Jones, Jennifer M. George, Contemporary Management 11 Ed, McGraw Hill Education.

www.cnnindonesia.com/hiburan/20201023122253-220-561927/review-film-peninsula

https://tirto.id/train-to-busan-2-peninsula-2020-tayang-12-agustus-di-indonesia-fQob

www.researchgate.net/publication/320616525_KONSEP_PEMIMPIN_NASIONAL_YANG_BAIK_SURVEY_PADA_MASYARAKAT_JAKARTA

Handrix Chrisharyanto, Tia Rahmania dan Fatchiah E Kertamuda, Konsep Pemimpin Nasional yang Baik Survey pada Masyarakat Jakarta, Fakultas Psikologi, Universitas Paramadina Jakarta, 2014

https://www.polygon.com/2020/8/21/21377455/peninsula-review-train-to-busan-sequel-gang-dong-won

https://www.thejakartapost.com/life/2020/07/11/peninsula-sequel-to-train-to-busan-premieres-in-seoul.html


Artikel ini dibuat oleh:

Mentari Maharani (42P20072)

MM JKT SEMBA 42C

Juni, 2021


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
mentari

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format