Tanya Jawab

Jawaban seorang ibu muda menyusui bayinya melakukan ibadah puasa sehingga produksi asinya menjadi berkurang…

Halo semua sobat blog Matawanita, kali ini postingan ini akan berbagi jawaban dari pertanyaan: seorang ibu muda menyusui bayinya melakukan ibadah puasa sehingga produksi asinya menjadi berkurang…. Buat sahabat yang sedang mencari jawaban atas pertanyaan lainnya boleh mencari di menu categori Tanya jawab ya atau klik link ini. Ayo kita lihat rangkumannya. Di halaman ini ada pilihan jawaban mengenai pertanyaan tersebut. Silakan baca lebih jauh.

Pertanyaan

seorang ibu muda menyusui bayinya melakukan ibadah puasa sehingga produksi asinya menjadi berkurang dan membuat bayinya mudah rewel atau menangis, Bagaimana yang harus dilakukan ibu tersebut menurut syariat Islam? jelaskan!

Jawaban

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: seorang ibu muda menyusui bayinya melakukan ibadah puasa sehingga produksi asinya menjadi berkurang dan membuat bayinya mudah rewel atau menangis, Bagaimana yang harus dilakukan ibu tersebut menurut syariat Islam? jelaskan!

Jawaban:

lebih baik tidak menjalankan ibadah puasa terlebih dahulu sampai selesai masa penyapihan bayinya, setelah selesai bulan Ramadhan, puasa dapat diganti/dilunasi di bulan lain sekaligus dengan membayar fidyah.

#semoga membantu

#maaf kalo salah

__selamat lebaran bujank__ (meskipun lebarannya besok pagi :v)

Jawaban

Jawaban #2 untuk Pertanyaan: seorang ibu muda menyusui bayinya melakukan ibadah puasa sehingga produksi asinya menjadi berkurang dan membuat bayinya mudah rewel atau menangis, Bagaimana yang harus dilakukan ibu tersebut menurut syariat Islam? jelaskan!

Jawaban:

pada dasarnya ibu menyusui itu tidak di perbolehkan untuk berpuasa bila khawatir pada bayi yang ia sapih. Perempuan yang sedang hamil atau yang harus menyusui maka boleh meninggalkan puasa. Namun, dikutip dari buku Tuntunan Ibadah pada Bulan Ramadhan yang diterbitkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah (2018:15), mereka harus menggantinya dengan membayar fidyah 1 mud (kurang lebih sama dengan 0,6 kg) setara dengan ukuran dan harga makanan yang ia makan sehari-hari.  Namun, apabila membayar fidyah tersebut memberatkan karena harus mengeluarkan biaya, sedangkan wanita yang menyusui tersebut kurang mampu, maka puasa yang ditinggalkan karena menyusui itu dapat diganti dengan puasa pada hari lain di luar Ramadan.   dan Namun, jika ibu hamil dan menyusui hanya mengkhawatirkan pada kondisi mereka saja, tidak khawatir pada kandungan atau anaknya, maka mereka hanya wajib qadha’ saja tanpa membayar fidyah.  

Demikian beberapa jawaban dari pertanyaan: seorang ibu muda menyusui bayinya melakukan ibadah puasa sehingga produksi asinya menjadi berkurang…. Semoga bermanfaat ya guys. Jangan lupa like dan share blog Matawanita di bawah ya. Thanks Sekian tanya-jawab tentang seorang ibu muda menyusui bayinya melakukan ibadah puasa sehingga produksi asinya menjadi berkurang…, semoga dengan kumpulan jawaban ini dapat membantu menyelesaikan permasalahan kamu.

Bella

Hi, saya Bella Sungkawa. Saya suka menulis artikel terutama tentang Fashion dan Kecantikan. Please contact me if you want to suggest something or just to say Hi!

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button